Home
>
News
>
Publication
>
Tensi Geopolitik Timur Tengah Kian Meningkat, Harga Emas Konsisten Menguat
Tensi Geopolitik Timur Tengah Kian Meningkat, Harga Emas Konsisten Menguat
Wednesday, 25 September 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1,1179

0,09%

GBPUSD

1,3412

0,02%

AUDUSD

0,6892

0,00%

NZDUSD

0,6339

0,06%

USDJPY

143,22

-0,03%

USDCHF

0,8433

-0,08%

USDCAD

1,3431

-0,04%

GOLDUD

2655,45

0,23%

USD/IDR

15090

-0,03%

Fokus Emas: 

  1. Tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah meningkat pasca serangan Israel menewaskan komandan senior Hizbullah
  2. Meningkatnya kekhawatiran akan terjadinya konflik berskala besar antara Israel dan Hizbullah yang berpotensi melibatkan sekutu dari kedua pihak

Rabu, 25 September 2024 – Harga emas terus konsisten menguat ke zona $2655 per troy ons akibat tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang kian meningkat pasca memanasnya pertempuran antara Israel dan Hizbullah. Dalam beberapa waktu ke belakang, Israel terus melancarkan serangan udara terhadap Hizbullah di wilayah Selatan Lebanon, sementara Hizbullah membalas Israel dengan menyerang pangkalan-pangkalan militer menggunakan pesawat tak berawak dan roket.

Sebuah serangan udara Israel ke pinggiran kota Beirut pada hari Selasa (24/9) menewaskan seorang komandan senior Hizbullah, Ibrahim Qubaisi. Serangan tersebut merupakan bagian dari pertempuran panas yang telah berlangsung selama beberapa waktu terakhir dan telah memakan korban dalam jumlah yang signifikan, seperti yang dilaporkan oleh Menteri Kesehatan Lebanon, Firass Abiad, bahwa sebanyak 569 orang telah terbunuh dan 1.835 lainnya terluka sejak Israel melancarkan serangan berat pada Senin (23/9) pagi lalu. Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, menyatakan bahwa operasi militer Israel akan terus berlanjut sampai dengan daerah perbatasan Israel dianggap aman dari ancaman Hizbullah, mengingat serangkaian serangan Israel selama beberapa waktu terakhir telah membuat Hizbullah menjadi lebih lemah. Tensi geopolitik yang kian memanas ini kembali meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya konflik berskala besar antara Israel dan Hizbullah, dan berpotensi melibatkan Amerika Serikat, sebagai sekutu Israel, serta Iran, sebagai proksi Hizbullah yang juga dikabarkan bersekutu dengan kelompok Houthi di Yaman dan organisasi-organisasi bersenjata di Irak. Konflik yang telah berlangsung selama beberapa waktu ke belakang ini mendorong harga emas mengingat emas cenderung dianggap investor sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik.

Dari sisi data ekonomi AS terkini, tingkat kepercayaan konsumen AS turun secara signifikan menjadi 98,7 di bulan September. Penurunan tersebut merupakan yang terbesar dalam tiga tahun terakhir, utamanya disebabkan oleh meningkatnya kekhawatiran terkait pasar tenaga kerja. Penurunan tingkat kepercayaan konsumen paling besar terjadi pada kelompok usia 35-54 tahun dan kelompok berpenghasilan rendah, yaitu konsumen dengan penghasilan kurang dari $50.000 per tahun. Pemangkasan suku bunga oleh The Fed baru-baru ini bertujuan untuk mendorong tingkat pengangguran ke level yang lebih rendah, di mana tingkat pengangguran AS pada saat ini berada di level 4,2%. Dengan tekanan inflasi yang cenderung mereda dan semakin mendekati target The Fed sebesar 2%, pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin ditujukan untuk mendukung pasar tenaga kerja mengingat tingkat pengangguran AS masih relatif tinggi.

Harga emas meningkat dengan support saat ini beralih ke area $2620 dan resistance terdekat berada di area $2670. Support terjauhnya berada di area $2605 hingga ke area $2590, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area $2690 hingga ke area $2700.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

21:00

US - New Home Sales

-

699K

739K

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788