Home
>
News
>
Publication
>
Stabilitas Hilir, Kekuatan Hulu, Sawit Indonesia Tutup Januari dengan Nada Optimis
Stabilitas Hilir, Kekuatan Hulu, Sawit Indonesia Tutup Januari dengan Nada Optimis
Wednesday, 28 January 2026

Rabu, 27 Januari 2026 - Pada penutupan perdagangan 27 Januari 2026, komoditas Crude Palm Oil (CPO) dan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Indonesia menunjukkan dinamika positif yang memberi optimism bagi pelaku industri hulu hingga petani sawit. Data terkini mencatat adanya penguatan harga TBS di sejumlah sentra produksi utama, yang mencerminkan permintaan pabrik yang solid dan dukungan pasar global terhadap minyak nabati.


Beberapa daerah produksi utama di Indonesia mencatat kenaikan harga TBS periode 28 Januari – 3 Februari 2026 dibanding periode sebelumnya:

  • Provinsi Riau – TBS Mitra Plasma: Harga TBS naik mencapai sekitar Rp3.611,39/kg, terutama pada kelompok umur tanaman 9 tahun naik sebesar sekitar Rp68/kg dari periode sebelumnya. Kenaikan ini dipicu oleh penguatan harga CPO dan kernel yang memicu indeks rendemen lebih tinggi.
  • Riau – TBS Mitra Swadaya: Harga juga meningkat di kisaran Rp3.544/kg, menunjukkan tren positif yang merata di kawasan.
  • Sumatera Utara: Harga TBS sawit naik sekitar Rp22,93/kg dibanding periode 21–27 Januari 2026, dengan harga tertinggi mencapai sekitar Rp3.517/kg untuk umur 10–20 tahun.
  • Sumatera Selatan: Di wilayah ini, harga TBS juga menguat menjadi sekitar Rp3.469/kg, menandakan tren positif di wilayah Sumsel di penghujung Januari 2026.


Tren kenaikan ini secara nasional mencerminkan sentimen pasar yang lebih sehat, di mana permintaan TBS tetap stabil dan daya serap pabrik pengolahan yang tinggi memberi kontribusi pada harga yang lebih kuat di tingkat petani.


Di sisi hilir industri, harga CPO nasional menunjukkan pergerakan yang relatif stabil dengan kecenderungan positif di pasar domestik. Laporan pasar mencatat harga CPO domestik berada pada kisaran Rp14.690–Rp14.800 per kilogram, sedikit berfluktuasi namun tetap dalam rentang yang sehat bagi industri inti sawit Indonesia. Pergerakan ini didukung oleh permintaan minyak nabati global serta sentimen positif dari penggunaan biodiesel dan energi terbarukan.


Beberapa faktor yang memberi dorongan positif terhadap harga TBS dan CPO antara lain:

  • Permintaan minyak nabati global yang tetap kuat, terutama dari negara-negara importir besar di Asia.
  • Stabilitas permintaan pabrik sawit domestik, yang mendorong penyerapan TBS dari petani secara konsisten.
  • Penguatan indeks rendemen (Indeks K) dan upaya tata kelola harga yang baik di tingkat daerah, terutama di sentra sawit Riau.


Memasuki perdagangan 28 Januari 2026, pasar sawit diperkirakan akan mempertahankan tren harga yang relatif kuat, bahkan dengan potensi peningkatan tipis di beberapa segmen. Faktor global seperti permintaan minyak nabati yang stabil dan dorongan kebijakan biofuel diperkirakan tetap memberi dukungan terhadap harga CPO, sehingga secara tidak langsung menguatkan harga TBS di tingkat petani. Secara teknikal, tren ini menunjukkan optimisme pasar di awal minggu perdagangan baru.


Secara keseluruhan, pasar sawit nasional pada periode 27 Januari 2026 menunjukkan tren yang memberi harapan baik bagi petani dan pelaku industri, dengan sinyal positif yang berpeluang terus bertahan pada 28 Januari 2026.


Penulis: Yohanes Ferdinan Silaen

 

 Disclaimer On:

Tulisan ini disusun berdasarkan data pasar, laporan lapangan, dan analisis independen. Informasi disajikan untuk tujuan edukatif dan tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi investasi. Penulis tidak bertanggung jawab atas keputusan bisnis atau finansial yang diambil berdasarkan artikel ini. Data dan kebijakan dapat berubah sesuai dinamika pasar dan keputusan pemerintah.

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788