Home
>
News
>
Publication
>
Spekulasi Penurunan Tidak Agresif oleh The Fed Mendorong USDCAD
Spekulasi Penurunan Tidak Agresif oleh The Fed Mendorong USDCAD
Monday, 28 October 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0826

-0.03%

GBPUSD

1.2973

-0.04%

AUDUSD

0.6639

-0.14%

NZDUSD

0.6007

-0.05%

USDJPY

151.82

0.92%

USDCHF

0.8657

0.29%

USDCAD

1.3854

0.02%

GOLDUD

2735.65

0.08%

USD/IDR

15580

0.38%

Fokus USDCAD:

  1. Penjualan ritel meningkat 0,4% di bulan Agustus
  2. Menunggu data ekonomi AS lainnya 

Senin, 28 Oktober 2024 – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 1.3854 di tengah sentimen penurunan tingkat suku bunga lebih lanjut oleh BoC. Sementara itu, pergerakan pasangan mata uang ini terdorong oleh penguatan kinerja Dolar AS akibat ekspektasi pasar terhadap penurunan tingkat suku bunga The Fed yang tidak terlalu agresif.

Pada pertemuan sebelumnya Dewan Komisaris menurunkan suku bunga acuannya sebesar setengah poin persentase menjadi 3,75% untuk mendukung perekonomian, yang merupakan pemotongan pertama sebesar itu dalam 15 tahun di luar era pandemi. Setelah merilis laporan kebijakan moneter, Dewan Komisaris, memproyeksikan PDB tahun depan akan sebesar 2,1% dan 2,3% pada tahun 2026. Pelaku pasar tetap memperkirakan bahwa Bank of Canada (BoC) kemungkinan melanjutkan sikap pelonggaran kebijakan yang agresif dalam pertemuan kebijakan berikutnya pada bulan Desember.

Data domestik pada hari Jumat menunjukan penjualan eceran naik 0,4% di bulan Agustus dari bulan Juli, sedikit lebih rendah dari perkiraan, sementara perkiraan awal menunjukkan penjualan naik 0,4% di bulan September. Selain itu, Gubernur Tiff Macklem mengatakan bahwa target pengurangan imigrasi Kanada yang diumumkan minggu ini kemungkinan akan berdampak pada perkiraan pertumbuhan bank sentral.

Di sisi Dolar AS, kinerja Dolar AS, didorong oleh meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mengambil pendekatan yang tidak terlalu agresif terhadap penurunan suku bunga dari pada yang diperkirakan sebelumnya. Fokus pasar selanjutnya pada laporan ketenagakerjaan AS pada tanggal 1 November muncul ketika pelaku pasar mempertimbangkan apakah perekonomian yang lebih kuat dari perkiraan dapat menyebabkan lebih sedikit penurunan suku bunga oleh Federal Reserve dibandingkan perkiraan awal. Para ekonom memperkirakan laporan ketenagakerjaan menunjukkan bahwa perekonomian menciptakan 140.000 lapangan kerja pada bulan Oktober.

Harga pada pasangan mata uang ini meningkat. Support terdekatnya di zona 1.3835 dan resistance terdekatnya di zona 1.3870. Support lanjutan di zona 1.3790 dan dilanjutkan ke zona 1.3720. Resistance lanjutan di zona 1.3915 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.3985.

EURUSD - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.0790. Turunnya kinerja mata uang ini tertekan oleh penguatan mata uang USD yang didorong oleh serangkaian data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan, seperti indeks Sentimen Konsumen Michigan yang meningkat dan angka Nonfarm Payrolls (NFP) yang solid. Meskipun pesanan barang tahan lama AS menurun sebesar 0.8% pada September, angkanya tetap lebih baik dari perkiraan, memberikan dampak positif pada Dolar. Katalis utama dari sisi Euro adalah data ekonomi yang menunjukkan tekanan berlanjut dalam aktivitas bisnis di kawasan Eropa. Data PMI Oktober yang dilaporkan oleh Hamburg Commercial Bank (HCoB) menyoroti penurunan dalam aktivitas manufaktur yang telah berada di bawah 50 selama 28 bulan, menandakan kontraksi ekonomi. Spekulasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) mungkin mempertimbangkan pemotongan suku bunga lebih besar pada bulan Desember semakin memperburuk sentimen terhadap Euro. Harapan pemotongan suku bunga 50 bps didukung oleh komentar beberapa pejabat ECB yang memperingatkan risiko pertumbuhan yang lambat dan inflasi yang mungkin berada di bawah target. Support terdekatnya di zona 1.0730 dan resistance terdekatnya di zona 1.0830.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke area 1.2950. Pasangan mata uang Poundsterling menghadapi penurunan dihadapan performa mata uang US yang menguat pasca rilis data ekonomi yang optimis sehingga memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan mempertahankan pendekatan penurunan suku bunga yang lebih berhati-hati. Disisi GBP, mata uang Poundsterling tertekan oleh ekspektasi pasar bahwa Bank of England (BoE) mungkin akan mengambil langkah pemotongan suku bunga tambahan di November dan Desember. Hal ini didukung oleh data inflasi Inggris yang merosot ke level terendah sejak April 2021, di bawah target BoE sebesar 2%. Selain itu, indikator PMI Inggris yang dirilis pekan lalu menunjukkan penurunan aktivitas di sektor jasa dan manufaktur, yang menambah kekhawatiran terhadap prospek ekonomi Inggris. PMI sektor jasa turun ke 51,8 di Oktober, sementara PMI manufaktur hanya menunjukkan sedikit ekspansi di 50,3, mencerminkan lemahnya permintaan dan sentimen bisnis yang suram. Support terdekatnya di area 1.2900 dan resistance terdekatnya di zona 1.3010.

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6590. Penurunan mata uang ini diakibatkan oleh penguatan mata uang USD imbas dari rilis data terbaru dari Amerika Serikat menunjukkan ekonomi yang tetap kuat, dengan Indeks Sentimen Konsumen Michigan naik menjadi 70.5 pada Oktober dan pesanan barang tahan lama menurun lebih sedikit dari perkiraan, hanya 0.8% dibandingkan dengan ekspektasi penurunan 1%. Ini meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mengadopsi pendekatan yang lebih hati-hati dalam pemotongan suku bunga. Dari sisi domestik, perhatian pasar tertuju pada kebijakan moneter yang diambil oleh Reserve Bank of Australia (RBA). Meskipun terdapat kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global, RBA belum memberikan sinyal kuat untuk menurunkan suku bunga dalam waktu dekat. Kebijakan suku bunga yang lebih stabil ini memberikan sedikit dukungan bagi Dolar Australia, meskipun ketidakpastian global masih menjadi tantangan. Support terdekatnya di zona 0.6550 dan resistance terdekatnya di zona 0.6630

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke area 0.5960. Penguatan Dolar AS, yang didukung oleh data ekonomi AS yang positif dan sikap yang kurang dovish dari Federal Reserve, memberikan tekanan pada pasangan ini. Di sisi lain, Bank Sentral Selandia Baru (RBNZ) baru-baru ini menurunkan suku bunga acuannya pada Agustus dan Oktober, dan diperkirakan akan menurunkan lagi sebesar 50 basis poin dalam kebijakan terakhir tahun ini pada 27 November, dengan beberapa ekspektasi mencapai penurunan 75 basis poin. Langkah ini menambah tekanan pada Dolar Selandia Baru. Support terdekatnya di area 0.5930 dan resistance terdekatnya di zona 0.6010.

USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 151.82. Disisi Jepang, pada hari Jumat, Biro Statistik Jepang melaporkan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) utama Tokyo naik 1,8% YoY di bulan Oktober dibandingkan dengan 2,2% di bulan sebelumnya.Rincian lebih lanjut mengungkapkan bahwa IHK Inti, yang tidak termasuk harga makanan segar yang bergejolak, tumbuh 1,8% di bulan Oktober, turun dari 2% di bulan sebelumnya namun sedikit di atas ekspektasi pasar sebesar 1,7%. Fokus pasar beralih ke kebijakan moneter yang akan diambil oleh BOJ di tengah pasar tetap memperkirakan bahwa BoJ tetap mempertahankan suku bunga yang sangat rendah pada minggu depan, dan mungkin menandakan prospek kebijakan yang kurang dovish karena berkurangnya kekhawatiran resesi AS dan kebutuhan untuk menjaga spekulan agar tidak menekan yen terlalu banyak. Support terdekatnya di zona 151.60 dan resistance terdekatnya di zona 152.15.

USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 0.8657 terdorong oleh kinerja Dolar AS. Di sisi Swiss, menghadapi tantangan di tengah meningkatnya ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga oleh Swiss National Bank (SNB) pada pertemuan bulan Desember mendatang pasca inflasi baru-baru ini, yang mencapai 0,8% di bulan September, menandai level terendah dalam tiga tahun terakhir dan turun dari 1,1% di bulan sebelumnya. Support terdekatnya di zona 0.8630 dan resistance terdekatnya di zona 0.8680.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

All Day

NZD

Bank Holiday

-

-

-

6:00pm

GBP

CBI Realized Sales

-

-9

4

8:00pm

CNY

CB Leading Index m/m

-

-

-0.20%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788