Home
>
News
>
Publication
>
Spekulasi Penurunan Suku Bunga The Fed Menguat, Dongkrak Kinerja Euro
Spekulasi Penurunan Suku Bunga The Fed Menguat, Dongkrak Kinerja Euro
Monday, 15 January 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0953

0.05%

GBPUSD

1.2747

0.01%

AUDUSD

0.6679

0.25%

NZDUSD

0.6236

0.05%

USDJPY

144.9000

-0.03%

USDCHF

0.8518

-0.06%

USDCAD

1.3408

-0.13%

GOLDUD

2047.19

0.18%

USD/IDR

15545.00

0.03%

Fokus EURUSD:

  1. PPI AS Desember turun
  2. Menjelang rilis data ekonomi Zona Euro

Senin, 15 Januari 2024 - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.0953. Kinerja mata uang USD yang lebih lemah memberikan dukungan kepada mata uang Euro. Liburnya data ekonomi AS karena Martin Luther King Jr Day menjadikan sentiment resiko menjadi pendorong utama pada kinerja mata uang ini. Mata uang Euro mengalami kenaikan didukung oleh meningkatnya spekulasi pasar mengenai potensi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) AS pada bulan Maret. Spekulasi ini mendapatkan momentum, terutama setelah Barclays merevisi perkiraan penurunan suku bunga pertama Federal Reserve (Fed) pada hari Jumat, dan menaikkannya ke bulan Maret dari bulan Juni. Disisi Data, Indeks Harga Produsen (PPI) untuk permintaan akhir di AS turun sebesar 0,1%, menandai kelanjutan tren penurunan yang diamati sejak bulan Oktober. Penurunan ini kontras dengan kenaikan indeks sebesar 1,0% yang tidak disesuaikan pada tahun 2023, menyusul kenaikan sebesar 6,4% pada tahun 2022. Indeks Harga Produsen AS (PPI) secara tidak terduga turun pada bulan Desember, semakin meningkatkan kemungkinan bahwa Federal Reserve (Fed) akan mulai memangkas suku bunganya tahun ini.

Disisi Euro, para pelaku pasar akan memperhatikan, harga grosir Jerman dan angka PDB untuk tahun 2023. Kinerja Euro dapat menghadapi tekanan jika perekonomian Jerman mengalami kontraksi lebih dari yang diharapkan. Namun, data produksi industri dan perdagangan Zona Euro juga perlu dipertimbangkan. Penurunan harga grosir yang terus berlanjut akan menandakan kondisi permintaan yang lemah. Pedagang grosir menurunkan harga karena permintaan yang rendah. Namun, angka PDB bisa mempunyai dampak yang lebih besar. Meskipun pasar memperkirakan akan terjadi kontraksi, kontraksi yang lebih buruk dari perkiraan dapat membuat investor takut. Para ekonom memperkirakan penurunan harga grosir sebesar 0,3% pada bulan Desember dan kontraksi perekonomian sebesar 0,3%.

Disisi lain, Pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) menekankan perlunya menunggu data ekonomi tambahan sebelum mengambil keputusan mengenai normalisasi suku bunga. Pada hari Sabtu, kepala ekonom ECB Philip Lane menyatakan bahwa bank sentral akan memiliki data penting pada bulan Juni untuk memutuskan kemungkinan serangkaian penurunan suku bunga, namun tindakan yang terlalu dini mungkin akan merugikan diri sendiri. Sebelumnya, Presiden ECB Christine Lagarde mengatakan bahwa 'masa tersulit dan terburuk' mengenai inflasi kemungkinan besar telah berlalu, dan suku bunga akan dipotong jika ECB yakin bahwa inflasi telah turun di bawah 2%.

Harga pada pasangan mata uang EURUSD Naik. Support terdekatnya di zona 1.0920 dan resistance terdekatnya di zona 1.1020. Support lanjutan di zona 1.0880 dan dilanjutkan ke zona 1.0840. Resistance lanjutan di zona 1.1050 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.1090.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke areal 1.2747. Menguatnya kinerja mata uang Poundsterling ditopang oleh lemahnya kinerja mata uang AS akibat berkurangnya permintaan Dolar AS karena ekspektasi pasar tentang penurunan suku bunga The Fed pada bulan Maret pasca rilis angka CPI AS. Disisi Inggris, aktivitas sektor industri Britania Raya (UK) pulih kembali, menurut data dari Kantor Statistik Nasional (ONS) yang dirilis pada hari Jumat. Total Produksi Industri (MoM) tetap konsisten sesuai ekspektasi dan kontras dengan penurunan sebelumnya. Secara tahunan, Produksi Manufaktur Inggris meningkat di bulan November. Namun, Total Output Industri turun 0,1% pada periode yang sama. Selain itu, pada hari Senin, Indeks Harga Rumah Rightmove (MoM) bulan Januari meningkat sebesar 1,3% dibandingkan penurunan sebelumnya sebesar 1,9%. Sedangkan year-over-year menurun dengan penurunan 0,7% dibandingkan penurunan bulan Desember sebesar 1,1%. Support terdekatnya di areal 1.2690 dan resistance terdekatnya di zona 1.2800.

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6679. Mata uang Australia mengalami dukungan kenaikan karena meningkatnya spekulasi pasar mengenai potensi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) AS pada bulan Maret. Dari dalam negeri, Iklan pekerjaan Australia yang dirilis oleh Australia and New Zealand Banking Group Limited (ANZ) menunjukkan peningkatan sebesar 0,1% pada bulan Desember, berayun dari penurunan sebelumnya sebesar 4,6%. Pelaku pasar diperkirakan akan mencermati Kepercayaan Konsumen Westpac untuk bulan Januari dan Inflasi TD Securities untuk bulan Desember, keduanya dijadwalkan untuk dirilis pada hari Selasa. Sebelumnya, Surplus perdagangan Australia meningkat menjadi 11,437 juta MoM di bulan Desember, melampaui ekspektasi pasar sebesar 7,500 juta dan melampaui angka sebelumnya sebesar 7,129 juta. Indeks Harga Konsumen Bulanan (YoY) Australia bulan November menunjukkan sedikit penurunan menjadi 4,3%, sedikit di bawah ekspektasi pasar sebesar 4,4% dari angka sebelumnya sebesar 4,9%. Support terdekatnya di zona 0.6650 dan resistance terdekatnya di zona 0.6720.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke areal 0.6236.  Kenaikan pada kinerja mata uang Kiwi masih ditopang oleh penurunan yang terjadi pada kinerja Indeks Dolar AS yang melemah akibat semakin kuatnya spekulasi penurunan suku bunga The Fed. Disisi lain, turunnya inflasi negara rekanan utama Selandia Baru turut mendukung kinerja mata uang Kiwi. Indeks Harga Konsumen Tiongkok (YoY) turun 0,3% di bulan Desember, dibandingkan perkiraan penurunan 0,4%. Indeks Harga Konsumen bulanan turun sebesar 0,1%, dibandingkan dengan ekspektasi pasar sebesar 0,2%. Indeks Harga Produsen tahunan turun sebesar 2,7%, sedikit melebihi perkiraan penurunan sebesar 2,6%. Selain itu, Neraca Perdagangan Tiongkok USD untuk bulan Desember meningkat menjadi $75,34 miliar dari sebelumnya $68,39 miliar, melebihi perkiraan $74,75 miliar. Angka ekspor (YoY) menunjukkan pertumbuhan sebesar 2,3% dibandingkan 1,7% seperti yang diperkirakan. Sementara itu, CNY Impor tahunan meningkat sebesar 1,6% dari 0,6% sebelumnya. Support terdekatnya di areal 0.6260 dan resistance terdekatnya di zona 0.6190.

USDJPY - Pasangan mata uang Yen turun ke zona 144.90. Penurunan kinerja Yen ditekan oleh kinerja Dolar AS yang melemah pasca rilis angka PPI AS untuk bulan Desember. Indeks Harga Produsen AS (PPI) secara tidak terduga turun pada bulan Desember, meningkatkan kemungkinan bahwa Federal Reserve (Fed) akan mulai memangkas suku bunganya tahun ini. Disisi lain, BOJ diperkirakan akan mempertahankan proyeksinya bahwa tren inflasi akan tetap mendekati target 2% di tahun-tahun mendatang, meskipun terdapat ketidakpastian ekonomi global dan belanja yang lesu. Proyeksi ini akan menjadi bagian dari laporan prospek triwulanan bank yang akan dirilis pada tinjauan suku bunga berikutnya pada tanggal 22-23 Januari. Support terdekatnya di zona 144.60 dan resistance terdekatnya di zona 145.90

USDCAD - Pasangan mata uang Loonie turun ke areal 1.3408. Penurunan kinerja mat aini ditekan oleh penguatan ekspektasi bahwa The Fed akan melakukan pemangkasan suku bunganya, sehingga melemahkan kinerja mata uang USD. Disisi minyak, kinerja minyak menguat karena kekhawatiran akan memperdalam kekhawatiran pasokan minyak karena meningkatnya ketegangan bagi kapal dagang melalui Laut Merah. Pada hari Senin malam ini, Survei Prospek Bisnis BoC akan memulai data ekonomi Kanada untuk minggu ini. Survei yang optimis dapat memungkinkan Bank of Canada untuk menunda penurunan suku bunga. Namun, angka inflasi pada hari Selasa bisa menjadi sangat penting. Angka yang lebih rendah dari perkiraan dapat meningkatkan pertaruhan terhadap penurunan suku bunga Dewan Komisaris pada kuartal pertama. Support terdekatnya di areal 1.3350 dan resistance terdekatnya di zona 1.3440.

USDCHF - Pasangan mata uang Franc turun ke zona 0.8518. Penurunan pada kinerja mata uang ini sejalan dengan penurunan kinerja mata uang USD. Hal ini diakibatkan oleh Indeks Harga Produsen (PPI) untuk permintaan akhir di AS turun sebesar 0,1%, menandai kelanjutan tren penurunan yang diamati sejak bulan Oktober. Penurunan ini kontras dengan kenaikan indeks sebesar 1,0% yang tidak disesuaikan pada tahun 2023, menyusul kenaikan sebesar 6,4% pada tahun 2022. Penurunan pada bulan Desember terutama berasal dari penurunan permintaan akhir barang sebesar 0,4%, terutama dipengaruhi oleh penurunan harga energi permintaan akhir sebesar 1,2%. Namun, layanan permintaan akhir tetap tidak berubah. Khususnya, indeks permintaan akhir setelah dikurangi makanan, energi, dan jasa perdagangan naik sebesar 0,2% pada bulan Desember, menyusul sedikit kenaikan pada dua bulan sebelumnya. Di sisi lain, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah mungkin akan menguatkan mata uang safe haven seperti Franc Swiss. Support terdekatnya di zona 0.8470 dan resistance terdekatnya di zona 0.8560.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

6:50

JPY - M2 Money Stock y/y

2.3%

2.2%

2.3%

7:01

GBP - Rightmove HPI m/m

1.3%

-

-1.9%

7:13

AUD - MI Inflation Gauge m/m

1.0%

-

0.3%

7:30

AUD - ANZ Job Advertisements m/m

0.1%

-

-5.1%

13:00

JPY - Prelim Machine Tool Orders y/y

-

-

-13.60%

14:00

EUR - German WPI m/m

-

0.2%

-0.2%

16:00

EUR - Italian Trade Balance

-

5.20B

4.70B

Day 1

All - WEF Annual Meetings

-

-

-

17:00

EUR - Industrial Production m/m

-

-0.3%

-0.7%

17:00

EUR - Trade Balance

-

11.2B

10.9B

All Day

EUR - Eurogroup Meetings

-

-

-

All Day

USD - Bank Holiday

-

-

-

20:30

CAD - Manufacturing Sales m/m

-

0.9%

-2.8%

22:30

CAD - BOC Business Outlook Survey

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788