Home
>
News
>
Publication
>
Spekulasi Kenaikkan Suku Bunga The Fed Dan BoE Membebani Poundsterling
Spekulasi Kenaikkan Suku Bunga The Fed Dan BoE Membebani Poundsterling
Thursday, 26 October 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0568

-0.16%

GBPUSD

1.2111

-0.19%

AUDUSD

0.6307

-0.43%

NZDUSD

0.5800

-0.33%

USDJPY

150.19

0.07%

USDCHF

0.8965

0.07%

USDCAD

1.3794

0.10%

GOLDUD

1979.47

0.33%

USD/IDR

15880

0.26%

Fokus:

  1. Rilis data optimis Amerika Serikat
  2. BoE akan mempertahankan suku tidak berubah pada 5,25%

Kamis, 26 Oktober 2023 – Pasangan mata uang Pound turun ke areal 1.2080. Kinerja mata uang Poundsterling melemah akibat data ekonomi AS yang terus menunjukkan perekonomian yang solid di negara tersebut. Biro Sensus AS mengungkapkan bahwa Penjualan Rumah Baru berada di atas angka bulan Agustus, dengan penjualan bulan September naik 12,3%, dibandingkan dengan penurunan sebelumnya -8,2%. Pada hari Selasa, S&P Global mengungkapkan bahwa aktivitas bisnis di bidang manufaktur dan jasa terus berkembang meskipun ada pengetatan sebesar 525 bps oleh Federal Reserve. Pada hari Kamis, angka PDB AS untuk kuartal ketiga akan menjadi fokus utama para pelaku pasar. Para ekonom memperkirakan ekonomi AS akan tumbuh sebesar 4,2% pada kuartal ketiga vs. 2,1% pada kuartal kedua. Perekonomian AS yang panas kemungkinan akan menunda kenaikan suku bunga Fed pada bulan Desember sebelum angka inflasi pada hari Jumat. Indikator-indikator ekonomi terkini, termasuk PMI Jasa AS, menunjukkan penurunan yang lemah (soft landing), sehingga menawarkan ruang bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga lebih tinggi.

Disisi Inggris, spekulasi yang berkembang bahwa Bank Inggris (BoE) akan mempertahankan suku tidak berubah pada 5,25% pada pertemuan 2 November mendatang meningkat dan hal tersebut membebani  kinerja mata uang Poundsterling. Pertaruhan tersebut terangkat oleh data pasar tenaga kerja Inggris yang lebih lemah dan data PMI awal, sehingga memungkinkan BoE untuk mempertahankan suku bunganya. Hal ini berkontribusi pada nada penawaran jual di sekitar pasangan GBPUSD dan mendukung prospek depresiasi jangka pendek lebih lanjut. Dengan tidak adanya rilis ekonomi penggerak pasar yang relevan dari Inggris, para pedagang sekarang menantikan data makro AS untuk arah gerak mata uang Poundsterling.

Harga pada pasangan mata uang GBPUSD turun. Support terdekatnya di areal 1.2010 dan resistance terdekatnya di zona 1.2170. Support lanjutan di zona 1.1970 dan dilanjutkan ke zona 1.1930. Resistance lanjutan di zona 1.2210 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.2260.

EURUSD - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.0550. Kinerja Euro melemah akibat Uni Eropa diperkirakan masuk ke dalam fase resesi, hal ini ditunjukkan dari data ekonomi Zona Euro yang menunjukkan hal negatif di pada kawasan ini dan memberikan tekanan pada EURUSD. Pada hari Selasa, PMI Komposit awal untuk zona Euro turun menjadi 46,5 di bulan Oktober dari 47,2 di bulan September. Angka tersebut merupakan angka keenam berturut-turut dibawah 50, yang mengindikasikan penurunan yang sedang berlangsung. Sementara itu, PMI Manufaktur turun menjadi 43,0 dari 43,4 pada pembacaan sebelumnya, dan PMI Jasa turun dari 48,7 dibandingkan 47,8 sebelumnya. Investor akan mengawasi pertemuan kebijakan moneter ECB pada hari Kamis, yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah. Pasar mengantisipasi bahwa ECB kemungkinan tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Perhatian akan beralih ke panduan ke depan Presiden ECB Christine Lagarde setelah pertemuan tersebut. Support terdekatnya di zona 1.0490 dan resistance terdekatnya di zona 1.0610.

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6280. Turunnya kinerja mata uang Aussie disebabkan oleh komentar hawkish dari Gubernur RBA pada pagi ini. Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Michele Bullock menyatakan bahwa IHK sedikit lebih tinggi dari perkiraan, namun kami memperkirakan hal tersebut akan terjadi. Bullock menambahkan bahwa bank sentral bertujuan untuk memperlambat perekonomian tanpa membawanya ke dalam resesi. Indeks Harga Konsumen (CPI) Australia mencapai 1,2% QoQ pada kuartal ketiga tahun 2023 dibandingkan kenaikan 0,8% yang terlihat pada kuartal kedua. Konsensus pasar adalah kenaikan 1,1% pada periode yang dilaporkan. Secara tahunan, inflasi IHK naik menjadi 5,4% pada kuartal ketiga tahun 2023, dibandingkan perkiraan kenaikan sebesar 5,3% dan angka sebelumnya sebesar 6,0%. Support terdekatnya di zona 0.6240 dan resistance terdekatnya di zona 0.6380.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke areal 0.5780. Kinerja Kiwi terbebani oleh mata uang USD yang solid akibat rilis data ekonomi yang optimis. Namun disisi lain yang menjadi berita optimis untuk mata uang Kiwi adalah ketika Presiden Xi Jinping mengunjungi Bank Rakyat Tiongkok (PBoC), bank sentral Tiongkok yang bertujuan untuk menerbitkan utang negara tambahan, seiring dengan bertambahnya jumlah utang negara dan berjuang untuk pulih dari tindakan pandemi Covid-19. Namun demikian, pemulihan tersebut tidak berlangsung lama karena sentimen yang berubah suram. Support terdekatnya di areal 0.5730 dan resistance terdekatnya di zona 0.5870.

USDJPY - Pasangan mata uang Yen naik ke zona 150.30. Kinerja mata uang Yen kembali menembus level 150 untuk pertama kalinya sejak 3 Oktober. Ancaman intervensi untuk meningkatkan Yen telah membuat kinerja mata uang ini naik. Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki memperingatkan investor agar tidak menjual yen lagi pada hari Kamis, dengan mengatakan pihak berwenang mengawasi dengan cermat pergerakannya. “Saya mengamati pergerakan pasar dengan rasa urgensi, seperti sebelumnya,”. Di luar ancaman intervensi, Bank of Japan (BoJ) dan suku bunga negatif masih menjadi perdebatan. Angka inflasi Tokyo yang stagnan pada hari Jumat dapat memicu spekulasi bahwa BoJ akan menjauh dari suku bunga negatif. BoJ telah mengartikulasikan perlunya pertumbuhan upah dan tekanan inflasi yang didorong oleh permintaan. Support terdekatnya di zona 149.70 dan resistance terdekatnya di zona 151.10

USDCAD - Pasangan mata uang Loonie naik ke areal 1.3810. Kinerja mata uang ini ditopang oleh sentimen dari AS yang merilis Data ekonomi baru-baru ini dengan menunjukkan perekonomian AS memperoleh daya Tarik sehingga menopang naik kinerja mata uang USD. Dari dalam negeri, Bank of Canada akan mengadakan pertemuan hari ini dan pasar secara luas memperkirakan Bank Sentral akan mempertahankan suku bunga acuan sebesar 5,0%. Dewan Komisaris secara agresif menaikkan suku bunga ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak tahun 2001 untuk mengendalikan inflasi. Perekonomian telah melambat karena kenaikan suku bunga terus mempengaruhi perekonomian dan inflasi turun menjadi 3,8% pada bulan September. Namun, angka ini masih mendekati dua kali lipat target inflasi Dewan Komisaris sebesar 2%, dan bank sentral telah menyadari bahwa ‘percepatan’ terakhir untuk mengembalikan inflasi ke targetnya mungkin merupakan fase tersulit dalam upaya mengendalikan inflasi. Support terdekatnya di areal 1.3730 dan resistance terdekatnya di zona 1.3850.

USDCHF - Pasangan mata uang Franc naik ke zona 0.8970. Pasangan mata uang Swiss terdorong oleh data Indeks Manajer Pembelian (PMI) positif dari Amerika Serikat dan data Penjualan Rumah Baru berada di atas angka bulan Agustus. Namun, mata uang Franc Swiss mungkin akan mengalami kesulitan dengan Survei ZEW tersebut. Penurunan tercatat dalam ekspektasi dari 27,6 menjadi 37,8 di bulan Oktober. Penurunan ini menandakan memburuknya kondisi bisnis dan pasar tenaga kerja di Swiss. Support terdekatnya di zona 0.8920 dan resistance terdekatnya di zona 0.9000.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

12:00

EUR - ECB President Lagarde Speaks

-

-

-

3:35

USD - Fed Chair Powell Speaks

-

-

-

5:00

AUD - RBA Gov Bullock Speaks

-

-

-

6:50

JPY - SPPI y/y

2.1%

2.0%

2.1%

7:30

AUD - Import Prices q/q

0.8%

0.2%

-0.8%

17:00

GBP - CBI Realized Sales

-

-16

-14

19:15

EUR - Main Refinancing Rate

-

4.50%

4.50%

19:15

EUR - Monetary Policy Statement

-

-

-

19:30

USD - Advance GDP q/q

-

4.50%

2.10%

19:30

USD - Unemployment Claims

-

208K

198K

19:30

USD - Advance GDP Price Index q/q

-

2.7%

1.7%

19:30

USD - Core Durable Goods Orders m/m

-

0.2%

0.4%

19:30

USD - Durable Goods Orders m/m

-

1.90%

0.10%

19:45

EUR - ECB Press Conference

-

-

-

20:00

USD - FOMC Member Waller Speaks

-

-

-

21:00

USD - Pending Home Sales m/m

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788