Home
>
News
>
Publication
>
Solidnya Data Retail Sales Inggris dan Komentar Dovish Pejabat The Fed Dorong GBP Menguat
Solidnya Data Retail Sales Inggris dan Komentar Dovish Pejabat The Fed Dorong GBP Menguat
Monday, 19 February 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0775

0.04%

GBPUSD

1.2599

0.09%

AUDUSD

0.6527

0.15%

NZDUSD

0.6119

0.23%

USDJPY

150.08

-0.08%

USDCHF

0.8802

-0.02%

USDCAD

1.3485

-0.05%

GOLDUD

2012.90

0.36%

USD/IDR

15630

-0.10%

Fokus GBPUSD:

  1. Pengaruh data Retail Sales Inggris terhadap Keputusan BoE
  2. Rilis data ekonomi AS yang solid

Senin, 19 Februari 2024 – Pasangan mata uang Pound naik ke areal 1.2599. Penguatan kinerja mata uang Inggris didukung oleh rilis data Penjualan Ritel Inggris yang solid. Penjualan ritel Inggris melonjak sebesar 3,4% di bulan Januari setelah turun sebesar 3,3% di bulan Desember. Para ekonom memperkirakan penjualan ritel akan meningkat sebesar 1,5% di bulan Januari. Volume penjualan toko makanan meningkat sebesar 3,4% di bulan Januari, membalikkan penurunan 3,1% dari bulan Desember. Penjualan toko non-makanan naik 3,0% setelah turun 3,9% di bulan Desember Meskipun terjadi rebound di bulan Desember, penjualan ritel turun 0,2% dalam tiga bulan hingga bulan Januari dibandingkan dengan tiga bulan sebelumnya. Secara tahunan, penjualan ritel naik 0,7% namun tetap 1,3% di bawah tingkat sebelum pandemi yaitu pada Februari 2020.

Disisi lain, Rebound dalam penjualan ritel Inggris dapat mempengaruhi diskusi Bank of England mengenai penurunan suku bunga. Tren peningkatan belanja konsumen dapat memicu inflasi yang didorong oleh permintaan. Kondisi pasar tenaga kerja Inggris yang lebih ketat menambah ketidakpastian kebijakan moneter minggu ini. Tingkat pengangguran di Inggris secara tak terduga turun dari 3,9% menjadi 3,8% di bulan Desember. Tren penurunan pengangguran dapat mendukung pertumbuhan upah, yang menjadi kendala Bank of England dalam mengatasi inflasi. Bank of England bertemu pada 21 Maret mendatang dan akan mencoba memahami ke mana arah perekonomian Inggris. BoE telah mempertahankan suku bunganya tidak berubah sejak bulan Agustus dan ada tekanan pada bank sentral untuk memberikan keringanan kepada rumah tangga dan dunia usaha serta menurunkan suku bunga. Pada saat yang sama, inflasi masih tetap stabil dan BoE bertekad untuk menghentikan inflasi yang tinggi dan mendekatkannya pada target 2% sebelum menurunkan suku bunga.

Disisi USD, pada Jumat pekan lalu, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) mengungkapkan bahwa Produser Indeks Harga (PPI) untuk bulan Januari meningkat 0,3% MoM, melebihi perkiraan, sementara PPI inti juga melebihi perkiraan dan melonjak tajam menjadi 0,5% MoM dari -0,1% di bulan Desember. Dalam angka 12 bulan hingga Januari, PPI naik sebesar 0,9%, lebih rendah dibandingkan bulan Desember, namun PPI inti naik sebesar 2%, di atas perkiraan 1,6% dan bulan Desember sebesar 1,8%. Dari data yang lain, Universitas Michigan merilis Laporan Sentimen Konsumen Michigan untuk bulan Februari. Laporan tersebut mengindikasikan bahwa Sentimen Konsumen membaik dari 79 di bulan Januari menjadi 79,6 di bulan Februari, dibandingkan dengan konsensus analis sebesar 80.  Data yang lebih kuat menunjukkan peningkatan tekanan inflasi pada awal tahun 2024. Namun, Federal Reserve (Fed) memerlukan lebih banyak data untuk dipertimbangkan sebelum mulai menurunkan suku bunga. Di sisi lain, mantan pejabat Federal Reserve James Bullard, berbicara pada konferensi National Association for Business Economics (NABE), menyarankan agar Federal Reserve mempertimbangkan untuk menurunkan suku bunga pada pertemuan bulan Maret untuk mencegah terhambatnya aktivitas ekonomi karena suku bunga yang lebih tinggi.

Harga pada pasangan mata uang GBPUSD naik. Support terdekatnya di areal 1.2560 dan resistance terdekatnya di zona 1.2640. Support lanjutan di zona 1.2520 dan dilanjutkan ke zona 1.2490. Resistance lanjutan di zona 1.2660 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.2690.

EURUSD - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.0775. Kenaikan kinerja mata uang Euro disebabkan oleh penurunan yang terjadi pada Indeks Dolar AS akibat pasar yang Bersiap menunggu pengumuman FOMC pada pekan ini, serta menunggu rilis data PMI Zona Euro dalam rangka mencari dukungan baru. Disisi lain, Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde menyatakan bahwa proses disinflasi harus dilakukan lebih jauh agar bank sentral dapat memastikan keberlanjutannya. Gubernur Lagarde memperingatkan agar tidak menurunkan suku bunga terlalu cepat karena upah mungkin akan menaikkan inflasi lagi pada akhir tahun ini. Pasar telah memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 113 basis poin (bps) tahun ini, turun dari 150 bps pada beberapa minggu lalu. Pada Jumat pekan lalu, Pejabat ECB Isabel Schnabel mengatakan,  Pertumbuhan produktivitas yang lamban di Eropa dapat memperlambat penurunan inflasi ke target 2% Bank Sentral Eropa, ia  menunjuk sejumlah faktor di balik kinerja ekonomi zona euro yang buruk dibandingkan Amerika Serikat, termasuk investasi yang lebih rendah di bidang teknologi, birokrasi yang lebih ketat, dan energi yang lebih mahal dan  berargumentasi bahwa hal ini dapat menunda kemenangan ECB dalam menghadapi inflasi yang tinggi dan waktu penurunan suku bunga yang pertama. Support terdekatnya di zona 1.0730 dan resistance terdekatnya di zona 1.0820.

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6527. Penguatan kinerja mata uang ini didukung oleh penurunan kinerja mata uang USD. Penurunan dari mata uang AS juga tertekan oleh oleh pernyataan dovish dari mantan presiden Federal Reserve (Fed) St. Louis, James Bullard. Dolar Australia juga mendapatkan dukungan kenaikan karena indeks S&P/ASX 200 mencapai titik tertinggi sepanjang masa, didorong oleh peningkatan saham pertambangan di tengah penguatan harga logam. Lebih-lebih lagi , sentimen pasar menguat dengan keyakinan bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) akan mempertahankan kebijakan moneternya saat ini sepanjang tahun 2024, didorong oleh ekspektasi Westpac terhadap perekonomian Australia yang tangguh didukung oleh rendahnya pengangguran dan neraca sektor korporasi yang sehat. Di sisi optimisme selanjutnya, berasal dari negara rekanan utama Australia yaitu negara Tiongkok akan menjadi titik fokus ketika pasar dibuka kembali setelah liburan Tahun Baru Imlek. Laporan mengenai perjalanan liburan Tahun Baru Imlek dan belanja konsumen yang optimis, menandakan peningkatan terhadap perekonomian Tiongkok.Membaiknya perekonomian Tiongkok dapat mempengaruhi selera terhadap dolar Aussie. Tiongkok menyumbang sepertiga ekspor Australia. Australia memiliki rasio perdagangan terhadap PDB di atas 50%, dengan 20% angkatan kerjanya melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan perdagangan.  Support terdekatnya di zona 0.6490 dan resistance terdekatnya di zona 0.6570.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke areal 0.6119. Kenaikan dari kinerja mata uang Kiwi didukung oleh data dalam negeri Selandia Baru yang optimis. Indeks Kinerja Jasa (PSI) Bisnis Selandia Baru naik ke wilayah ekspansi, meningkat menjadi 52,1 pada bulan Januari dari pembacaan sebelumnya sebesar 48,8, menurut Business NZ. Indeks Kinerja Jasa (PSI) Bisnis NZ, yang diterbitkan oleh Business NZ setiap bulan, merupakan indikator utama yang mengukur aktivitas bisnis di sektor jasa Selandia Baru. Data tersebut diperoleh dari survei terhadap eksekutif senior di perusahaan sektor swasta. Respons survei mencerminkan perubahan, jika ada, pada bulan ini dibandingkan bulan sebelumnya dan dapat mengantisipasi perubahan tren dalam rangkaian data resmi seperti Produk Domestik Bruto (PDB), produksi industri, atau lapangan kerja. Support terdekatnya di zona 0.6100 dan resistance terdekatnya di zona 0.6140.

USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 150.08 terseret oleh kinerja Dolar AS setelah pernyataan dovish mengenai kebijakan Federal Reserve (The Fed) dari James Bullard, mantan presiden The Fed St. Louis. Disisi Jepang, Pesanan Mesin Jepang (MoM) naik 2,7% dibandingkan ekspektasi 2,5% di bulan Januari, dan dibanding sebelumnya sebesar 4,9%. Sementara YoY membaik menjadi -0,7% dibandingkan dengan antisipasi -1,4% dan penurunan sebelumnya sebesar -5,0%. Angka-angka ini menunjukkan peningkatan kepercayaan bisnis di industri manufaktur Jepang. Support terdekatnya di zona 149.80 dan resistance terdekatnya di zona 150.20.

USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 1.3485 akibat penurunan harga minyak mentah pasca laporan peningkatan stok minyak mentah AS yang lebih besar, hal ini melemahkan kinjera Loonie, mengingat Kanada adalah eksportir minyak terbesar ke konsumen minyak mentah terbesar Amerika Serikat (AS). Di sisi Dolar AS, Data ekonomi hari Jumat melaporkan IHP naik 0,9% YoY dari kenaikan 1,0% pada pembacaan sebelumnya. Sementara itu, Pembangunan Perumahan Baru (Housing Starts) AS turun -14,8% dari 1.562 juta menjadi 1,331 juta, sementara Building Permits merosot -1,5%. Selain itu, pasar mengantisipasi The Fed untuk memangkas suku bunga tahun ini. Support terdekatnya di areal 1.3470 dan resistance terdekatnya di zona 1.3522.

USDCHF - Pasangan mata uang Franc turun ke zona 0.8802. Kinerja mata uang Swiss melemah sejalan dengan penurunan yang terjadi pada mata uang USD. Dimana data PPI yang lebih tinggi belum menopang pergerakan mata uang ini. Disisi dalam negeri, Franc Swiss (CHF) mungkin berkinerja buruk secara moderat pada tahun 2024. Ekonom di Scotiabank memperkirakan beberapa pelonggaran dalam lintasan suku bunga Swiss National Bank (SNB). Pasar mungkin akan menyaksikan sedikit koreksi pada status CHF yang dinilai terlalu tinggi. Pada hari Jumat pekan lalu, Statistik Swiss merilis laporan Produksi Industri (YoY) untuk kuartal keempat tahun 2023. Data tersebut menunjukkan penurunan sebesar 0,4% pada produksi pabrik dan manufaktur. Angka-angka ini bersama dengan melambatnya harga konsumen Swiss dapat berkontribusi terhadap tekanan terhadap Franc Swiss. Support terdekatnya di zona 0.8750 dan resistance terdekatnya di zona 0.8840.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

4:30

NZD - BusinessNZ Services Index

52.1

-

48.8

6:50

JPY - Core Machinery Orders m/m

2.7%

2.7%

-4.9%

7:01

GBP - Rightmove HPI m/m

0.9%

-

1.3%

18:00

EUR - German Buba Monthly Report

-

-

-

All Day

CAD - Bank Holiday

-

-

-

All Day

USD - Bank Holiday

-

-

-

20:30

CAD - IPPI m/m

-

-0.1%

-1.5%

20:30

CAD - RMPI m/m

-

0.7%

-4.9%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788