| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.08930 | -0.04% |
GBPUSD | 1.29670 | -0.03% |
AUDUSD | 0.67590 | -0.18% |
NZDUSD | 0.60730 | -0.25% |
USDJPY | 158.060 | 0.32% |
USDCHF | 0.89570 | 0.02% |
USDCAD | 1.36820 | 0.02% |
GOLDUD | 2,422.320 | 0.16% |
COFU | 81.92 | -0.32% |
USD/IDR | 16,175 | 0.19% |
Selasa, 16 Juli 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish tertekan oleh sinyal pesimis pertumbuhan ekonomi China yang membebani sisi permintaan. Meski demikian, harapan penurunan suku bunga AS, situasi geopolitik di Timur Tengah, dan komentar positif Novak memberikan dukungan pada harga minyak.
Bank sentral China pada hari Senin memutuskan untuk mempertahankan suku bunga jangka menengah tidak berubah di level 2,50%, ketika menggulirkan pinjaman jangka menengah sebesar 3 miliar yuan yang jatuh tempo. Keputusan hati-hati bank sentral yang mengindikasikan langkah-langkah stimulus terbatas pemerintah, menyusul rilisnya data PDB Kuartal II sebelumnya, menambah pesimisme pasar akan pertumbuhan ekonomi di negara importir minyak terbesar pertama dunia itu.
Sementara itu, Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada hari Senin mengatakan bahwa tiga data yang merefleksikan inflasi AS selama kuartal kedua tahun ini menambah keyakinan untuk mencapai target inflasi bank sentral di angka 2%. Komentar Powell tersebut mengindikasikan potensi penurunan suku bunga dapat terlaksana dalam waktu dekat. Suku bunga yang lebih rendah akan menurunkan biaya pinjaman, sehingga dapat memicu pertumbuhan ekonomi di negara konsumen minyak terbesar pertama dunia itu.
Turut mendukung pergerakan harga, Juru bicara militer Houthi Yahya Saree pada hari Senin mengatakan bahwa serangan intens yang dilakukan dalam beberapa hari terakhir, termasuk serangan yang menargetkan tiga kapal di Laut Merah, merupakan respon atas serangan Israel di kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan pada hari Sabtu pekan lalu. Israel sendiri dilaporkan menyerang Jalur Gaza bagian selatan dan tengah pada hari Senin, yang turut membuat harapan tercapainya kesepakatan gencatan senjata kian meredup.
Sentimen positif lainnya datang dari komentar optimis Wakil Perdana Menteri Alexander Novak yang pada hari Senin mengatakan bahwa pasar minyak global akan seimbang pada paruh kedua tahun ini dan setelahnya, berkat kesepakatan OPEC+ mengenai pasokan produksi. Selain itu, Novak juga mengisyaratkan potensi Rusia untuk menerapkan kembali larangan ekspor bensin mulai bulan Agustus jika terjadi kekurangan pasokan dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar domestik.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $83 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $79 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
19:30 | USA - Retail Sales MoM |
| 0% | 0.1% |
21:00 | USA - Business Inventories MoM |
| 0.3% | 0.3% |
21:00 | USA - NAHB Housing Market Index |
| 44 | 43 |