| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1816 | 0.13% |
GBPUSD | 1.3694 | 0.12% |
AUDUSD | 0.7020 | 0.23% |
NZDUSD | 0.6044 | 0.12% |
USDJPY | 155.71 | 0.30% |
USDCHF | 0.7765 | -0.28% |
USDCAD | 1.3645 | -0.10% |
GOLDUD | 4,959.76 | 1.89% |
COFU | 63.80 | 0.42% |
USD/IDR | 16,795 | -0.18% |
Rabu, 04 Februari 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bullish didukung oleh serangan AS terhadap drone Iran yang berpotensi memicu eskalasi tensi lebih lanjut antara AS dengan Iran. Selain itu, laporan stok API juga turut menjadi katalis positif bagi harga minyak.
Militer AS menembak jatuh sebuah drone yang mendekati kapal perang USS Abraham Lincoln di Laut Arab pada hari Selasa, ungkap pernyataan dari juru bicara Komando Pusat AS, Kapten Tim Hawkins. Di hari sama, sebuah kapal perusak Angkatan Laut datang membantu sebuah kapal tanker berbendera AS yang diganggu oleh beberapa kapal kecil Iran saat melintasi Selat Hormuz. Berita tersebut memicu kekhawatiran akan kembali meningkatkan ketegangan antara AS dengan Iran yang berpotensi mengarah pada konflik baru.
Dukungan lainnya datang dari laporan terbaru grup industri API untuk pekan yang berakhir 30 Januari, yang menunjukkan persediaan minyak mentah AS anjlok sebesar 11,1 juta barel, yang sekaligus menandai penurunan paling tajam sejak Agustus 2023. Laporan API tersebut mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar minyak AS. Meski demikian, pelaku masih menantikan laporan stok resmi versi pemerintah yang akan dirilis oleh EIA pada Rabu malam.
Sementara itu, kilang minyak di Pantai Teluk AS kesulitan menyerap lonjakan pengiriman minyak mentah Venezuela yang cepat pasca kesepakatan antara Caracas dan Washington bulan lalu, menurut para pedagang dan data pengiriman. Situasi tersebut menyebabkan beberapa volume tidak terjual dan menekan harga. Muatan minyak Venezuela untuk pengiriman di Pantai Teluk ditawarkan dengan harga sekitar $9,50 per barel di bawah patokan Brent, dibandingkan dengan diskon antara $6 dan $7,50 per barel pada pertengahan Januari.
Turut membebani harga, pemerintah AS sedang berupaya menerbitkan lisensi umum paling cepat minggu ini yang memungkinkan perusahaan untuk memproduksi minyak dan gas di Venezuela, ungkap tiga sumber yang dekat dengan masalah tersebut.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $66 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $61 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
21:45 | USA - S&P Global Composite PMI Final |
| 52.8 | 52.7 |
21:45 | USA - S&P Global Services PMI Final |
| 52.5 | 52.5 |
22:00 | USA - ISM Services PMI |
| 53.5 | 54.4 |
22:30 | USA - EIA Crude Oil Stocks Change |
|
| -2.296M |
22:30 | USA - EIA Gasoline Stocks Change |
|
| 0.224M |