Home
>
News
>
Publication
>
Sikap Dovish The Fed dan Keputusan BoJ Untuk Menaikan Suku Bunga Tekan USDJPY
Sikap Dovish The Fed dan Keputusan BoJ Untuk Menaikan Suku Bunga Tekan USDJPY
Thursday, 01 August 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0826

0.04%

GBPUSD

1.2856

0.03%

AUDUSD

0.6538

0.09%

NZDUSD

0.5950

0.13%

USDJPY

149.97

-0.41%

USDCHF

0.8780

-0.08%

USDCAD

1.3806

-0.04%

GOLDUD

2447.73

0.04%

USD/IDR

16240

0.00%

Fokus USDJPY:

  1. Fed mengisyaratkan penurunan suku bunga
  2. BOJ menaikkan suku bunga kebijakan jangka pendek menjadi 0,25% dari 0-0,1%

Kamis, 1 Agustus 2024 – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 149.47 di tengah sikap dovish Federal Reserve (The Fed) dan kenaikan suku bunga yang mengejutkan oleh Bank of Japan (BoJ) pada pertemuan semalam.

Keputusan BoJ yang menaikan tingkat suku bunga jangka pendek menjadi 0,25% dari 0-0,1%, terbesar sejak 2008. Selain itu, bank sentral Jepang menyatakan bahwa mereka akan mengurangi obligasi pemerintah Jepang menjadi sekitar 3 triliun yen ($19,64 miliar) per bulan pada kuartal Januari hingga Maret 2026. Kenaikan tingkat suku bunga menghancurkan ekspektasi pasar yang memperkirakan tidak adanya perubahan terhadap tingkat suku bunga Jepang, yang merupakan terbesar sejak 2007 sejak BoJ keluar dari kebijakan tingkat suku bunga negatif. Gubernur BOJ Kazuo Ueda tidak mengesampingkan kenaikan lagi tahun ini dan menekankan kesiapan bank untuk terus menaikkan biaya pinjaman ke tingkat yang dianggap netral terhadap perekonomian. "Jika ekonomi dan harga bergerak sesuai dengan proyeksi kami, kami akan terus menaikkan suku bunga. Faktanya, kami tidak banyak mengubah proyeksi kami dari bulan April. Kami tidak melihat 0,5% sebagai penghalang utama dalam menaikkan suku bunga." Kata Ueda pada hari Rabu pada konferensi pers pasca rapat. Selain itu, data resmi pada hari Rabu menunjukan bahwa otoritas Jepang menghabiskan 5,53 triliun yen ($36,8 miliar) untuk melakukan intervensi dipasar valuta asing bulan ini untuk menarik yen dari posisi terendah dalam 38 tahun.

Di sisi Dolar AS, pada pertemuan Rabu, The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah antara 5,25% dan 5,50%. Namun, Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan “Jika kita melihat inflasi bergerak turun kurang lebih sesuai dengan ekspektasi, pertumbuhan tetap cukup kuat, dan pasar tenaga kerja tetap konsisten dengan kondisi saat ini, maka saya pikir penurunan suku bunga dapat dilakukan pada pertemuan bulan September.” Pada pertemuan sebelumnya, pasar telah sepenuhnya memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada bulan September selama beberapa waktu sehingga dengan tambahan komentar The Fed pada pertemuan semalam, ekspektasi pasar bertambah ke taruhan The Fed kemungkinan menjadi besar bahkan setelah Powell mengatakan para pengambil kebijakan tidak memikirkan penurunan suku bunga 50 basis poin.

Harga pada pasangan mata uang USDJPY menurun. Support terdekatnya di zona 149.23 dan resistance terdekatnya di zona 149.65 Support lanjutan di zona 148.80 dan dilanjutkan ke zona 148.50 Resistance lanjutan di zona 150.10 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 150.60

EURUSD - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.0826. Pasangan mata uang Euro menguat di tengah penurunan kinerja mata uang US setelah Keputusan The Fed sesuai dengan ekspektasi pasar. Dari sisi UE, Data inflasi Zona Euro hari ini menunjukkan sedikit kenaikan harga. Peningkatan Indeks Harga Konsumen Harmonisasi (HICP) tahun-ke-tahun naik menjadi 2,6% di bulan Juli dari 2,5% di bulan Juni, di atas perkiraan konsensus sebesar 2,5%. Inflasi inti, tidak termasuk barang-barang yang mudah berubah seperti energi dan makanan, tetap stabil di angka 2,9%, juga melebihi ekspektasi. Inflasi energi meningkat menjadi 1,3%, namun fokus ECB adalah pada inflasi jasa, yang mencerminkan kondisi perekonomian domestik dan sensitivitas terhadap perubahan upah. Inflasi jasa sedikit turun menjadi 4,0% dari 4,1% di bulan Juni namun tetap tinggi, kemungkinan membuat para pengambil kebijakan ECB tetap waspada. Sekalipun inflasi Eropa menurun lebih cepat dalam beberapa bulan mendatang, dampaknya terhadap euro masih belum pasti. Sebagian besar risiko penurunan dari menurunnya indikator kepercayaan dan lemahnya data ekonomi Zona Euro sudah diperhitungkan. Data ekonomi perlu memburuk secara tajam agar euro dapat melemah secara signifikan. Data pasar kerja Jerman hari ini menunjukkan peningkatan tak terduga sebesar 18.000 pengangguran di Jerman pada bulan Juni, dan harga impor Jerman secara tak terduga naik sebesar 0,4% bulan ke bulan, sehingga meningkatkan risiko inflasi. Support terdekatnya di zona 1.0790 dan resistance terdekatnya di zona 1.0870.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.2856. Pasangan mata uang Poundsterling terdorong naik pasca Federal Reserve (Fed) mencapai ekspektasi pasar yang luas untuk mempertahankan suku bunga terakhirnya di bulan Juli, dengan ekspektasi penurunan suku bunga di bulan September. Disisi GBP, Bank of England tampaknya berada dalam posisi untuk memangkas suku bunga pada hari Kamis setelah mempertahankan suku bunga pada level tertinggi dalam 16 tahun sebesar 5,25% pada tahun lalu, meskipun pasar dan ekonom masih belum yakin dengan bank sentral Inggris. namun masih ada banyak ruang untuk kekecewaan karena perkiraan median pasar memperkirakan MPC akan memberikan suara mendukung penurunan suku bunga 5 banding 4. Pemungutan suara MPC sebelumnya menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan di Inggris setuju untuk mempertahankannya suku bunga stabil dalam split 7 banding 2. Support terdekatnya di areal 1.2820 dan resistance terdekatnya di zona 1.2940.

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6538. Kenaikan pada pasangan mata uang Aussie ditopang oleh katalis risalah pertemuan FOMC dan katalis dalam negeri. Disisi AUD, Biro Statistik Australia melaporkan surplus perdagangan sebesar 5.589 juta pada bulan Juni, melampaui perkiraan sebesar 5.000 juta namun masih di bawah angka sebelumnya sebesar 5.773 juta. Disisi hambatan, suramnya rilis angka Manufaktur Tiongkok akan memberi dampak negatif pada pasangan mata uang ini. Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur Caixin Tiongkok mencatat angka 49,8 untuk bulan Juli, jauh dari perkiraan sebelumnya sebesar 51,5 dan angka sebelumnya sebesar 51,8. Karena kedua negara adalah mitra dagang yang erat, perubahan dalam perekonomian Tiongkok dapat berdampak signifikan pada pasar Australia. Support terdekatnya di zona 0.6480 dan resistance terdekatnya di zona 0.6570.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.5950. Kenaikan pada pasangan mata uang Kiwi terdorong oleh lemah nya kinerja mata uang USD pasca keputusan suku bunga stabil oleh The Fed. Disisi Di Selandia Baru, Izin Mendirikan Bangunan turun sebesar 13,8% bulan ke bulan di bulan Juni, menyusul revisi naik sebesar 1,9% di bulan sebelumnya. Hal ini menandai penurunan paling tajam sejak Februari 2021. Selain itu, indeks Keyakinan Bisnis ANZ melonjak menjadi 27,1 pada bulan Juli dari 6,1 pada bulan Juni, menandai kenaikan pertama dalam enam bulan dan mencapai level tertinggi sejak Februari. Spekulasi mengenai penurunan suku bunga lebih awal oleh Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mungkin membatasi potensi kenaikan pasangan NZD/USD. Investor memperkirakan potensi penurunan suku bunga dari RBNZ, dengan para pedagang saat ini menunjukkan kemungkinan 44% dari langkah tersebut karena lemahnya data inflasi dan tenaga kerja baru-baru ini. Support terdekatnya di areal 0.5900 dan resistance terdekatnya di zona 0.6020.

USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 1.3806. Di sisi Kanada, data ekonomi Kanada pada pertemuan Rabu menunjukan produk domestik bruto Kanada tumbuh sebesar 0,2% pada bulan Mei, di atas perkiraan kenaikan sebesar 0,1%, sementara perkiraan awal untuk bulan Juni menunjukkan perekonomian tumbuh sebesar 0,1%, menjadikan tingkat pertumbuhan ekonomi triwulanan menjadi 2,2%. Pada pertemuan BoC sebelumnya, BoC telah memangkas suku bunga untuk kedua kalinya sejak bulan Juni, menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,50%. Support terdekatnya di areal 1.3785 dan resistance terdekatnya di zona 1.3825.

USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 0.8780 terseret oleh komentar dovish ketua The Fed Jerome Powell yang mengatakan dalam konferensi pers bahwa penurunan suku bunga pertama dapat dilakukan "secepatnya" pada pertemuan suku bunga The Fed berikutnya di bulan September jika data "terus menunjukkan arah yang kita inginkan.". pada pertemuan The Fed semalam The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya di kisaran 5,25%-5,50%. Support terdekatnya di zona 0.8761 dan resistance terdekatnya di zona 0.8820.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

1:00

USD - Federal Funds Rate

5.50%

5.50%

5.50%

1:00

USD - FOMC Statement

-

-

-

1:30

USD - FOMC Press Conference

-

-

-

7:30

JPY - Final Manufacturing PMI

49.1

49.2

49.2

8:30

AUD - Goods Trade Balance

5.59B

5.08B

5.05B

8:30

AUD - Import Prices q/q

1.0%

-0.9%

-1.8%

All Day

CHF - Bank Holiday

-

-

-

13:00

GBP - Nationwide HPI m/m

-

0.1%

0.2%

13:30

AUD - Commodity Prices y/y

-

-

-4.1%

14:55

EUR - German Final Manufacturing PMI

-

42.6

42.6

15:00

EUR - Final Manufacturing PMI

-

45.6

45.6

15:00

GBP - Final Manufacturing PMI

-

51.8

51.8

18:00

GBP - BOE Monetary Policy Report

-

-

-

18:00

GBP - Monetary Policy Summary

-

-

-

18:00

GBP - MPC Official Bank Rate Votes

-

0-6-3

0-2-7

18:00

GBP - Official Bank Rate

-

5.00%

5.25%

18:30

GBP - BOE Gov Bailey Speaks

-

-

-

19:30

USD - Unemployment Claims

-

236K

235K

20:45

USD - Final Manufacturing PMI

-

49.5

49.5

21:00

USD - ISM Manufacturing PMI

-

48.8

48.5

21:00

USD - ISM Manufacturing Prices

-

51.9

52.1

23:15

GBP - MPC Member Pill Speaks

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788