Home
>
News
>
Publication
>
Sentimen Dovish The Fed, Masih Beri Pengaruh Pada Kenaikan Mata Uang AUDUSD
Sentimen Dovish The Fed, Masih Beri Pengaruh Pada Kenaikan Mata Uang AUDUSD
Wednesday, 28 August 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1183

0.04%

GBPUSD

1.3255

0.03%

AUDUSD

0.6792

0.15%

NZDUSD

0.6247

0.13%

USDJPY

143.95

-0.04%

USDCHF

0.8414

-0.07%

USDCAD

1.3446

-0.05%

GOLDUD

2522.44

0.06%

USD/IDR

15490

0.03%

Fokus AUDUSD:

  1. Spekulasi penurunan suku bunga The Fed
  2. Data CB Consumer Confidence AS membaik

Rabu, 28 Agustus 2024 - Pasangan mata uang AUDUSD naik ke zona 0.6792. Pasangan mata uang Aussie masih mengalami penguatan di tengah ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve (Fed) AS kemungkinan akan membatasi kenaikan Dolar AS (USD) dan memberikan beberapa dukungan kepada AUDUSD.

Disisi data optimis, Kepercayaan konsumen di Amerika Serikat terus membaik pada bulan Agustus, dengan Indeks Keyakinan Konsumen Conference Board (CB) naik menjadi 103,3 pada bulan Agustus dari 101.9 (direvisi dari 100,3) pada bulan Juli. Meskipun demikian, data ini hanya memberikan dampak kecil atau tidak sama sekali terhadap penilaian USD. Disisi lain, ditakutkan adanya hambatan pada asset AUDUSD di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mungkin meningkatkan arus safe haven, sehingga menguatkan kinerja mata uang USD dan melemahkan kinerja AUD.

Disisi AUD, Indeks Harga Konsumen (CPI) bulanan Australia melonjak sebesar 3,5% pada tahun ini hingga bulan Juli, dibandingkan dengan kenaikan 3,8% yang terlihat pada bulan Juni. Mengomentari data inflasi bulan Juli, Bendahara Australia Jim Chalmers mengatakan pada hari Rabu bahwa harga-harga konsumen yang naik pada laju paling lambat dalam empat bulan terakhir merupakan hasil yang menjanjikan. Namun, ia menambahkan bahwa “kami tidak berpuas diri karena kami tahu bahwa masyarakat masih berada di bawah tekanan.” Sebelumnya, Gubernur RBA Michele Bullock baru-baru ini memperingatkan bahwa RBA tidak akan ragu menaikkan suku bunga jika inflasi tidak mereda. Tingkat inflasi di bawah 3,4% mungkin cukup bagi RBA untuk beralih dari sikap hawkishnya.

Selanjutnya, Produk Domestik Bruto Angka (PDB) AS Q2 dijadwalkan untuk dicetak pada hari Kamis, dan diperkirakan akan tetap stabil di 2,8% secara tahunan. Namun, data utama minggu ini adalah pembacaan inflasi Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS untuk bulan Juli pada hari Jumat, yang diperkirakan akan meningkat YoY menjadi 2,7% dari 2,6% dan tetap datar di 0,2% MoM. Pelaku pasar yang benar-benar ragu dengan harapan penurunan suku bunga akan memperkirakan data inflasi berada di bawah ekspektasi, sementara data yang di atas perkiraan dapat menimbulkan kegelisahan baru bagi pelaku pasar.

Harga pada pasangan mata uang AUDUSD menguat. Support terdekatnya di zona 0.6770 dan resistance terdekatnya di zona 0.6840. Support lanjutan di zona 0.6740 dan dilanjutkan ke zona 0.6790. Resistance lanjutan di zona 0.6870 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.6920.

EURUSD - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.1183. Kinerja mata uang Euro masih didukung oleh semakin pastinya penurunan suku bunga oleh ECB ditengah ekspektasi pelaku pasar. Namun, disisi hambatan berasal dari rilis data Konsumen Jerman yang pesimistis terhadap kondisi perekonomian di negara dengan perekonomian terbesar di zona euro tersebut. Indeks iklim konsumen GfK turun menjadi -22,0 pada bulan September, turun dari revisi -18,6 pada bulan Agustus dan lebih rendah dari estimasi pasar sebesar -18,0. Angka ini merupakan angka terendah sejak bulan Mei dan lemahnya sentimen konsumen bukan merupakan pertanda baik bagi pemulihan ekonomi yang berkelanjutan. Perekonomian Jerman mengalami kontraksi sebesar 0,1% q/q pada kuartal kedua tahun 2024, yang mengkonfirmasi perkiraan awal tersebut. Angka ini turun dari kenaikan kecil sebesar 0,2% di Q1. Secara tahunan, perekonomian tidak menunjukkan pertumbuhan, dibandingkan dengan kontraksi 0,1% pada kuartal pertama. Artinya, perekonomian nyaris terhindar dari resesi teknis, yang didefinisikan sebagai pertumbuhan negatif selama dua kuartal berturut-turut. Support terdekatnya di zona 1.1130 dan resistance terdekatnya di zona 1.1210.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.3255. Pasangan mata uang Poundsterling mendapat dukungan dari melemahnya kinerja mata uang USD imbas isyarat dovish dari The Fed. Federal Reserve AS (Fed) Ketua Jerome Powell menyatakan pada Simposium Jackson Hole pada hari Jumat lalu, "Waktunya telah tiba bagi kebijakan untuk melakukan penyesuaian." Namun, Powell tidak merinci kapan penurunan suku bunga akan dimulai atau seberapa besar potensi penurunan suku bunga tersebut. Disisi Inggris, Indeks harga BRC Shop turun 0,3% tahun-ke-tahun di bulan Agustus dibandingkan dengan kenaikan sebelumnya sebesar 0,2% di bulan Juli. Harga toko di Inggris turun secara tahunan pada bulan ini untuk pertama kalinya sejak Oktober 2021, didorong oleh penjualan pakaian dan barang-barang rumah tangga pada musim panas. Disisi lain, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyatakan pekan lalu bahwa mengatasi berbagai tantangan yang ada di Inggris akan memakan waktu, dan memperingatkan bahwa "segala sesuatunya akan menjadi lebih buruk sebelum menjadi lebih baik" dalam pidatonya yang digambarkan sebagai sebuah kesempatan untuk berterus terang kepada publik. Support terdekatnya di areal 1.3180 dan resistance terdekatnya di zona 1.3290.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.6247. Kinerja mata uang Kiwi masih terdukung oleh suasana ekspektasi atas penurunan suku bunga The Fed pada September mendatang. Disisi Kiwi, setelah penurunan suku bunga yang mengejutkan oleh Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) pada pertemuan bulan Agustus, terdapat spekulasi di antara anggota komite kebijakan moneter untuk mempercepat penurunan suku bunga di masa depan jika data ekonomi menunjukkan peningkatan risiko penurunan terhadap aktivitas dan inflasi. Pedagang memperkirakan bank sentral Selandia Baru akan memangkas suku bunganya sebesar 25 bps pada bulan Oktober dan November. Support terdekatnya di areal 0.6200 dan resistance terdekatnya di zona 0.6270.

USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 143.95 di tengah perlemahan kinerja Dolar AS, meskipun data ekonomi AS menunjukan data kepercayaan konsumen yang lebih baik dari perkiraan, yang dilaporkan oleh Conference Board pada hari Selasa, mencerminkan peningkatan persepsi terhadap kondisi bisnis selama enam bulan ke depan. Namun kegelisahan pasar saat ini terhadap pasar tenaga kerja. Disisi Jepang, Bank of Japan (BOJ) mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya akan memulai penelitian awal dengan memasukkan item-item terkait upah dalam survei bisnis triwulanan "tankan" agar lebih akurat mencerminkan tren upah dalam kebijakan moneter negara tersebut. Pada pertemuan sebelumnya, sebagai upaya dalam menghapus kebijakan radikal terhadap tingkat suku bunga, BoJ telah menaikan tingkat suku bunga pada bulan lalu yang didorong oleh keyakinan bahwa Jepang telah membuat kemajuan dalam mencapai target inflasi 2% secara berkelanjutan, didukung oleh pertumbuhan upah yang solid. Support terdekatnya di zona 143.75 dan resistance terdekatnya di zona 144.33.

USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 1.3446 di tengah spekulasi pasar yang kuat terhadap kemungkinan penurunan tingkat suku bunga AS pada pertemuan mendatang. Fokus pasar ke depan tertuju pada rilisnya data ekonomi Kanada untuk produk domestik bruto yang akan dirilis pada hari Jumat. Pasar memperkirakan perekonomian tumbuh pada laju tahunan sebesar 1,6% pada kuartal kedua. Perkiraan terbaru Dewan Komisaris adalah kenaikan sebesar 1,5%. Support terdekatnya di areal 1.3427 dan resistance terdekatnya di zona 1.3465.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

8:30

AUD - CPI y/y 

3.5%

3.4%

3.8%

8:30

AUD - Construction Work Done q/q

0.1%

0.8%

-2.9%

0:15

USD - FOMC Member Waller Speaks

-

-

-

15:00

CHF - UBS Economic Expectations

-

-

940.0%

15:00

EUR - M3 Money Supply y/y

-

2.7%

2.7%

15:00

EUR - Private Loans y/y

-

0.5%

0.3%

19:15

GBP - MPC Member Mann Speaks

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788