Home
>
News
>
Publication
>
Selat Hormuz Masih Lumpuh, Tren Bullish Minyak Berpotensi Bertahan
Selat Hormuz Masih Lumpuh, Tren Bullish Minyak Berpotensi Bertahan
Thursday, 05 March 2026

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1626

0.18%

GBPUSD

1.3363

0.18%

AUDUSD

0.7064

0.35%

NZDUSD

0.5933

0.25%

USDJPY

157.09

-0.41%

USDCHF

0.7799

-0.27%

USDCAD

1.3647

-0.12%

GOLDUD

5,152.48

0.70%

COFU

76.15

-0.22%

USD/IDR

16,906

0.00%

Fokus Crude Oil:

  • Arab Saudi jamin penuhi permintaan Pakistan untuk memfasilitasi pengiriman minyak mentah melalui pelabuhan Yanbu di Laut Merah.
  • Sekitar 300 kapal tanker minyak masih mengantri di luar Hormuz, ungkap data pelacakan kapal Vortexa dan Kpler.

************************************************************

Kamis, 05 Maret 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi bearish dipicu oleh sentimen dari jaminan Saudi terkait pengiriman melalui pelabuhan Laut Merah, dan rilisnya laporan stok EIA. Meski demikian, potensi harga kembali menguat masih cukup kuat didukung oleh situasi di Timur Tengah yang terus memanas, terutama yang berdampak pada gangguan di jalur Selat Hormuz.

Otoritas Saudi telah menjamin keamanan pasokan minyak untuk disalurkan melalui Pelabuhan Yanbu di Laut Merah, ungkap Menteri Perminyakan Federal Ali Pervaiz Malik pada hari Rabu pasca bertemu dengan Duta Besar Arab Saudi Nawaf Saeed Al-Maliki. Berita tersebut mengisyaratkan potensi alternatif pengiriman selain melalui Selat Hormuz yang saat ini masih ditutup seiring dengan eskalasi konflik AS - Iran.

Turut membebani harga, persediaan minyak mentah AS dilaporkan meningkat sebesar 3,5 juta barel untuk pekan yang berakhir 27 Februari, melebihi ekspektasi awal yang memperkirakan stok akan naik sebesar 2,3 juta barel, ungkap EIA dalam laporan yang dirilis Rabu malam. Laporan EIA tersebut mengindikasikan permintaan yang lesu di pasar minyak AS.

Sementara itu, jalur pelayaran Selat Hormuz pada hari Rabu terpantau masih lumpuh untuk lima hari berturut-turut. AS meluncurkan serangan via kapal selam pada hari Rabu yang menghantam kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka, dan menewaskan 80 orang, yang berpotensi memperlama penutupan jalur Hormuz.

Masih dari Timur Tengah, pasukan Israel pada hari Rabu melancarkan serangan "skala besar" baru terhadap beberapa pusat komando rezim Islam dan situs-situs militer Iran di Teheran.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $78 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $73 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

20:30

USA - Export Prices MoM

 

0.3%

0.3%

20:30

USA - Import Prices MoM

 

0.2%

0.1%

20:30

USA - Initial Jobless Claims

 

215K

212K

20:30

USA - Continuing Jobless Claims

 

1850K

1833K

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788