Home
>
News
>
Publication
>
Rusia dan Arab Saudi Adakan Pertemuan Imbas Penurunan Harga Minyak
Rusia dan Arab Saudi Adakan Pertemuan Imbas Penurunan Harga Minyak
Thursday, 07 December 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0767

-0.01%

GBPUSD

1.2559

-0.01%

AUDUSD

0.6547

-0.05%

NZDUSD

0.6138

-0.03%

USDJPY

147.28

0.03%

USDCHF

0.8745

0.03%

USDCAD

1.3592

0.02%

GOLDUD

2025.09

0.17%

COFU 

69.49

-0.16%

USD/IDR

15500

0.27%

Fokus Crude Oil:

  • Data Ekonomi Impor China
  • Pertemuan Arab dan Rusia

***************************************************************

Kamis, 7 Desember 2023 - Penutupan harga minyak terpantau turun ke angka $69.49. Penurunan harga minyak disebabkan oleh rilisnya data dari EIA terkait stok minyak dan data ekonomi impor China.

Data dari EIA merilis stok bensin secara tak terduga melonjak naik drastis sebesar 5.421 juta barel, dibanding prediksi awal yang memperkirakan stok akan naik sebesar 1.027 ribu barel. Data yang bertolak belakang ini memberikan gambaran akan kondisi permintaan pasar AS. 

Data ekonom China yang menunjukkan penurunan Impor (YoY) pada -0.6%, di bawah ekspektasi pasar yang sebelumnya diharapkan mencapai 3.3%. Hal ini dapat menyebabkan melambatnya ekonomi China yang menyebabkan turunnya pasokan bahan baku dari China.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (6/12). Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyampaikan pertemuan ini berfokus pada upaya untuk mengelola pasokan minyak global dan menjaga stabilitas minyak dunia. Dalam hal ini, kedua pemimpin tersebut sepakat akan terus bekerja sama guna menjaga keseimbangan dan kestabilan harga minyak dunia. Seperti yang telah direncanakan sebelumnya pemotongan produksi oleh kedua belah negara pada kuartal satu sebesar 1,3 juta barel untuk menaikan harga minyak dapat terealisasikan.

Badan statistik pemerintah, Energy Information Administration (EIA) pada Rabu malam melaporkan stok minyak mentah AS dalam sepekan turun sebesar 4,632 juta barrel. Melebihi ekspektasi pasar yang ada di angka1.354 juta barrel. 

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $71 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $67 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

10:00

CNY - Balance of Trade

$68.39B

$58B

$56.53B

10:00

CNY - Imports YoY

-0,6

-3,3M

3

20:30

US - Initial Jobless Claims

-

222K

218K

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter


Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788