Home
>
News
>
Publication
>
Rilisnya Data Retail Sales AS Membebani Kinerja Emas
Rilisnya Data Retail Sales AS Membebani Kinerja Emas
Wednesday, 18 September 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1,1113

-0,03%

GBPUSD

1,3160

-0,06%

AUDUSD

0,6754

-0,06%

NZDUSD

0,6185

-0,21%

USDJPY

142,41

0,06%

USDCHF

0,8471

0,08%

USDCAD

1,3594

0,04%

GOLDUD

2571,28

-0,08%

USD/IDR

15300

0,20%

Fokus Emas: 

  1. Rilisnya data retail sales untuk bulan Agustus mengindikasikan bahwa perekonomian AS tetap kuat
  2. Ekspektasi investor cenderung mengarah pada pemangkasan tingkat suku bunga akan dilakukan dalam level yang lebih kecil

Rabu, 18 September 2024 – Harga emas turun ke zona $2571 per troy ons pasca tertekan oleh Dolar AS yang menguat setelah data retail sales untuk bulan Agustus secara tak terduga naik sebesar 0,1% (m/m), melebihi perkiraan sebelumnya yang menyatakan adanya penurunan sebesar 0,2% (m/m).

Rilisnya data retail sales untuk bulan Agustus oleh U.S. Census Bureau pada hari Selasa (17/9) kemarin menunjukkan bahwa penjualan ritel naik sebesar 0,1% (m/m) pasca data untuk bulan Juli direvisi naik sebesar 1,1% (m/m). Hal tersebut menandakan tingkat belanja konsumen masih relatif kuat meskipun tingkat suku bunga AS saat ini masih berada dalam level tertinggi selama lima tahun terakhir. Sementara itu, core retail sales, yang merepresentasikan level penjualan ritel selain mobil, bensin, bahan bangunan, dan layanan makanan, dilaporkan turun sebesar 0,1% (m/m) untuk bulan Agustus, utamanya karena penurunan harga di sektor-sektor tertentu meskipun volume pembelian masih relatif terjaga. Kondisi ini mengindikasikan bahwa daya beli masyarakat AS masih relatif besar dan individu ataupun rumah tangga cenderung masih melakukan belanja diskresioner. Kinerja Dolar AS pada hari ini kembali meningkat pasca rilisnya data retail sales mengindikasikan bahwa perekonomian AS tetap kuat, sehingga membuat ekspektasi investor cenderung mengarah pada pemangkasan tingkat suku bunga oleh The Fed pada pertemuan bulan September mendatang akan dilakukan dalam level yang lebih kecil. Hal ini membuat harga emas menurun setelah mengalami peningkatan yang cukup drastis pada akhir pekan lalu.

Sementara itu, ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang masih memanas pada awal pekan ini kembali menjadi perhatian internasional. Kandidat calon presiden AS dari Partai Demokrat, Kamala Harris, menyerukan dukungannya untuk mengakhiri konflik yang sedang berlangsung di Gaza dan menekankan bahwa Israel tidak boleh menduduki kembali wilayah tersebut. Dalam wawancaranya pada hari Selasa (17/9) di Philadelphia, meskipun Harris tetap mendukung hak Israel untuk mempertahankan diri, Ia menegaskan bahwa diperlukannya resolusi damai atas konflik Gaza. Harris juga menekankan bahwa diperlukannya solusi yang dapat mengadvokasi perdamaian jangka panjang antara Israel dan Palestina serta memastikan stabilitas geopolitik di kawasan Timur Tengah. Pernyataan ini muncul di tengah-tengah meningkatnya keprihatinan internasional atas meningkatnya kekerasan dan ketegangan yang meningkat di wilayah tersebut, mengingat konflik yang ada telah mengakibatkan setidaknya 41.252 orang meninggal dan 95.497 orang terluka menurut data dari Kementerian Kesehatan Gaza.

Harga emas menurun dengan support saat ini beralih ke area $2555 dan resistance terdekat berada di area $2590. Support terjauhnya berada di area $2540 hingga ke area $2520, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area $2600 hingga ke area $2620.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

US - Building Permits

-

1.41M

1.40M

19:30

US - Housing Starts

-

1.31M

1.24M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788