Home
>
News
>
Publication
>
Rilisnya Data Ekonomi China dan Penambahan Stok Minyak Buat Harga Merosot
Rilisnya Data Ekonomi China dan Penambahan Stok Minyak Buat Harga Merosot
Wednesday, 08 November 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0697

-0.04%

GBPUSD

1.2298

-0.05%

AUDUSD

0.6431

-0.05%

NZDUSD

0.5933

-0.02%

USDJPY

150.34

0.08%

USDCHF

0.9000

0.04%

USDCAD

1.3766

-0.04%

GOLDUD

1968.69

-0.08%

COFU 

77.11

-0.52%

USD/IDR

15610

0,01%

Fokus Crude Oil:

  • Stok minyak API yang melonjak sebesar 11.9M.
  • Trade of Balance China menurun sebesar 56.53B.

***************************************************************

Rabu, 08 November 2023 - Pergerakan harga minyak mentah terus mengalami penurunan kembali ke harga $77,11. Disebabkan oleh perilisan data Trade of Balance China dan rilisnya stok minyak mentah oleh API yang meningkat serta pergerakan dari minyak stok OPEC.

Penurunan harga ditandai dengan perilisan data Trade of Balance yang menurun sebanyak 21B yaitu menjadi 56.53B. Angka ekspor ekonomi China juga mengalami penurunan menjadi 6,4% membuat kekhawatiran pelaku pasar terhadap berkurangnya pembelian minyak mentah, perlu diingat bahwa China merupakan salah satu konsumen minyak terbesar. Data perdagangan China juga menyebutkan bahwa impor pada saat ini mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun lalu, tetapi hal itu tetap tergolong rendah dikarenakan terdapat pembatasan virus corona di wilayah tersebut

Penurunan harga minyak bukan hanya disebabkan oleh rendahnya permintaan China, tetapi juga dipengaruhi oleh peningkatan stok minyak oleh API yang mencapai 11.9M yang sebelumnya hanya 1.347M. Penambahan stok minyak API kurang diimbangi oleh permintaan impor minyak. Selain itu, data terbaru dari OPEC menunjukkan bahwa stok minyak pada bulan Oktober meningkat sebanyak satu juta barel tiap harinya melebihi yang dijanjikan sebelumnya yang menyebabkan over supply pada negara konsumen minyak. Hal ini berimbas pada bulan-bulan selanjutnya, pelaku pasar meminta OPEC mengurangi pasokan minyak agar dapat mempertahankan harga dan menjaga penurunan harga yang terlalu drastis.

Sementara itu, pada pertemuan sebelumnya Arab Saudi telah menegaskan kembali untuk melanjutkan pemotongan sukarela minyak mentah sebesar 1 juta barel per hari (bph) hingga akhir tahun. Bersamaan dengan itu, Rusia juga melanjutkan upaya pengurangan pasokan sukarela tambahan sebesar 300.000 barel per hari. Hal ini dapat mengurangi jumlah pasokan minyak mentah secara global.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $83.00 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $74.50 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

4:30

US - API Crude Oil Stock Change 

11.9M

-

1.347M

21:15

US - FED Chair Powell Speech

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788