| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.21900 | 0.07% |
GBPUSD | 1.41780 | 0.13% |
AUDUSD | 0.77010 | 0.31% |
NZDUSD | 0.72570 | -0.06% |
USDJPY | 109.82000 | -0.16% |
USDCHF | 0.89990 | -0.12% |
USDCAD | 1.207 | 0.04% |
GOLDUD | 1903.090 | 0.25% |
USD/IDR | 14280 | 0.11% |
Fokus AUDUSD:
Senin, 31 Mei 2021 - Pagi ini AUDUSD mencoba upayakan pemantulan setelah koreksi di akhir pekan kemarin, di tengah tawaran fokus yang datang dari rilis data aktivitas resmi China, meski katalis campuran untuk sentimen pasar dan minimnya volatilitas di AS cenderung menguji. Didukung data yang datang dari China, rilis data yang menunjukan penguatan Manufacturing PMI pada 51.0 dengan sedikit meleset dari perkiraan di angka pembacaan 51.3, menunjukan stabilitas kesehatan ekonomi yang membawa reaksi cepat terhadap pasar. Di sisi lain, dari dalam negeri, MI Inflation Gauge yang menugukur perubahan harga dan jasa pembelian konsumen dibuka melemah dari ekspektasi dan pembacaan sebelumnya ke angka -0.2%, lebih lanjut keraguan masa depan bisnis konsumen masih dikonfirmasi dengan penurunan perubahan pemberian kredit bagi konsumen dan bisnis yang dirilis di angka 0.2%.
Risk appetite berjuang untuk arah yang jelas di tengah hari libur yang berlanjut terutama di Inggris dan AS, berujung pada kehati-hatian pasar di tengah berkurangnya volatilitas dan arah yang beragam. Anggaran dan rencana pengeluaran Presiden AS Joe Biden yang bernilai miliaran USD dan rencana pembelanjaan bergabung dengan surutnya infeksi COVID di Victoria, kini masih direspon positif dan tetap menjaga daya tarik AUD. Sebaliknya, kekhawatiran refleksi, didukung oleh data AS baru-baru ini, bergabung dengan sinyal negatif perdagangan dari AS dan Selandia Baru, belum lagi hubungan memburuk terbaru Australia dan China, patut diwaspadai untuk ancaman pembalik suasana. Selanjutnya, AUDUSD mungkin tetap bergerak minim di tengah kehati-hatian pra- acara RBA, sambil memperhatikan barometer risiko pasar.
Pada saat penulisan, AUDUSD masih coba rebound dengan fokus zona support penting terdekat di level 0.77100 dengan resistance terdekatnya berada di areal 0.77400. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 0.77600 dan support terjauhnya di 0.76900.
EURUSD – Gagal melanjutkan penguatannya sejak awal pekan, EURUSD berbalik turun di hari Rabu dan melanjutkan sesi pekan kemarin di dalam fase konsolidasi untuk tetap di sekitar 1.2200. Sebelumnya, anggota Dewan Pemerintahan ECB Pablo Hernandez de Cos mengatakan bahwa kenaikan inflasi di kawasan Eropa bersifat sementara tetapi komentar ini gagal memicu reaksi pasar yang berarti. Di tengah rilis data yang beragam di beberapa penjuru terutama AS, kenaikan imbal hasil obligasi Treasury AS membantu USD tetap tangguh terhadap para pesaingnya. Terbaru sebelumnya dalam kalender Eropa Keyakinan Konsumen akhir yang dilacak oleh Komisi Eropa dirilis di -8.1 untuk bulan Mei. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.21600 dan resistance di 1.22200.
GBPUSD – Barometer risiko melonjak ke level tertinggi sejak awal 2018 pada hari Kamis, tetapi sentimen kehati-hatian seputar GBP bergabung dengan katalis beragam, cenderung menahan pasangan pada level resistance mingguannya. Selain itu, komentar dari Ketua negosiator Brexit UE Maros Sefcovic, yang memperingatkan Inggris atas protokol Irlandia Utara (NI) menjelang pembicaraan kunci minggu depan juga menambah kehati-hatian pasar. Sebelumnya, pada report hearings di hari Rabu dini hari, pejabat BoE Cunliffe menyebutkan bahwa mereka belum akan melakukan perubahan kebijakan moneter ke arah yang lebih ketat hingga bukti-bukti yang menunjukan perkembangan ekonomi terlihat terutama perbaikan pada sektor tenaga kerja Inggris. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.41600 dan resistance di 1.42100.
NZDUSD – NZDUSD turun kembali ke sekitar 0.721 pada hari Jumat di tengah reli Dolar AS, meski sempat coba rebound untuk naik kembali ke area 0.7250. Pasanngan Kiwi cenderung mempertahankan kenaikan mingguan yang didukung oleh pertemuan RBNZ sebelumnya. Pasar merespon baik sikap RBNZ yang menawarkan kejutan hawkish dalam pernyataan mereka, menunjukkan bahwa mereka berencana untuk menaikkan suku bunga pada awal semester kedua 2022. Untuk sesi pagi ini, didak hanya data yang lesu di Asia-Pasifik untuk membatasi pergerakan pasangan, tetapi sentimen hati-hati juga membebani harga pasangan - seperti tajuk hubungan NZ yang dinilai memburuk baru-baru ini dengan China. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.72400 dan resistance di 0.73000.
USDCAD – Tema utama untuk fluktuasi USDCAD dalam sepekan masih berfokus pada USD yang terbaru disumbangkan oleh rilis data ekonomi AS yang optimis. Di sisi lain, Dolar Kanada menguat karena rebound harga minyak mentah seiring dengan pertumbuhan ekonomi global yang diperkirakan akan mendorong permintaan energi. Selain itu, Bank of Canada digadung-gadung akan menjadi bank sentral pertama yang secara positif membicarakan langkah-langkah tapering dan berakhirnya stimulus ekonomi di bulan April - bergabung dengan kabar bahwa tiga provinsi terpadat di Kanada yang telah mengumumkan rencana untuk melonggarkan pembatasan. Kini, harga membukukan kenaikan kecil dengan terus konsolidasi dalam kisaran yang sangat sempit - setidaknya sambil menantikan pertemuan OPEC+ besok. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.20500 dan resistance di 1.21000.
USDCHF – Pasangan masih bergerak di belakang tajuk AS, dengan beberapa sentimen yang ikut disumbangkan dari beberapa rilis data terbaru. Data Core Personal Consumption Expenditure (PCE), dirilis melonjak 3.1% pada bulan April. Selain itu, pengeluaran pribadi AS naik 0.5% pada bulan April sejalan dengan konsensus pasar, meski pendapatan turun dibandingkan dengan ekspektasi pasar ke 13.1%. Namun, investor tampak kurang antusias dengan data tersebut karena pembacaan yang kuat merujuk pada pemulihan ekonomi dan ketakutan akan tekanan inflasi. Di sisi lain juga, Presiden AS Joe Biden mengusulkan anggaran $ 6 triliun untuk dekade berikutnya yang akan menjalankan defisit fiskal pemerintah sebesar $ 1.8 triliun meskipun ada serangkaian kenaikan pajak baru. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.89700 dan resistance di 0.90100.
USDJPY – Harga lanjut dengan pergerakan lamban sejak pertengahan pekan kemarin, di balik tarik ulur kenaikan sentimen pasar yang terus memberikan gambaran cerah tentang pertumbuhan dan pemulihan ekonomi. Dari Jepang baru-baru ini, Perdagangan Ritel Jepang untuk bulan Maret dirilis turun ke -4.5% MoM tetapi mencatat lonjakan 12% YoY. Lebih lanjut, pembacaan awal Produksi Industri April juga mengikuti dengan angka MoM dirilis di bawah ekspektasi menjadi 2.5% sedangkan data tahunan menandai kenaikan 15.4%. Di sisi lain, Yen masih menderita setelah pemerintah Jepang memangkas penilaian ekonominya untuk bulan Mei, kedua setelah Februari. Meningkatnya kasus COVID-19, keadaan darurat, dan peluncuran vaksinasi yang lebih lambat tetap menjadi area perhatian bagi Yen. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 109.500 dan resistance di 110.000.
Jam | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya | |
8:00 | CN - Manufacturing PMI | 51.0 | 51.3 | 51.1 | |
All Day | US, GB - Bank Holiday | - | - | - | |