Home
>
News
>
Publication
>
Ragam Katalis Picu Kenaikan USDCAD
Ragam Katalis Picu Kenaikan USDCAD
Wednesday, 18 December 2024

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0498

-0.07%

GBPUSD

1.2701

0.06%

AUDUSD

0.6337

-0.16%

NZDUSD

0.5753

-0.07%

USDJPY

153.44

0.14%

USDCHF

0.8927

-0.04%

USDCAD

1.4302

0.08%

GOLDUD

2645.5

0.17%

USD/IDR

16085

-0.03%

Fokus USDCAD:

  1. DXY naik ke zona 106.90.
  2. Angka CPI Kanada

Rabu, 18 Desember 2024 – Mata uang USDCAD naik ke zona 1.4320. Mata uang Loonie mengalami penguatan di tengah ketegangan politik di Kanada. Dolar Kanada (CAD) jatuh ke level terendah sejak April 2020, didorong oleh pengunduran diri Wakil Perdana Menteri Chrystia Freeland, yang mengkritik kebijakan tarif Donald Trump serta memicu seruan agar Perdana Menteri Justin Trudeau mundur. Ketidakstabilan politik ini menambah tekanan pada CAD, di samping ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (Fed).

Data inflasi Kanada menunjukkan gambaran campuran, dengan CPI inti tetap tinggi di 2,7% YoY, meskipun CPI utama turun di bawah 2%. Hal ini meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut dari Bank of Canada (BoC) pada Januari 2025, meskipun Gubernur BoC, Tiff Macklem, memperingatkan bahwa laju pemangkasan akan lebih lambat. Selain itu, kenaikan harga sewa dan kebutuhan pokok terus memberikan tekanan pada daya beli masyarakat Kanada.

Sementara itu, Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin dalam pertemuan Desember, dengan pasar mencermati konferensi pers dan proyeksi ekonomi terbaru. Data penjualan ritel AS yang naik 0,7% di bulan November memberikan dukungan pada USD, sementara pelemahan CAD dan ketidakpastian inflasi memperburuk prospek USDCAD.

Harga pada pasangan mata uang USDCAD naik. Support terdekatnya di zona 1.4240 dan resistance terdekatnya di zona 1.4360. Support lanjutan di zona 1.4190 dan dilanjutkan ke zona 1.4150. Resistance lanjutan di zona 1.4390 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.4420..

EURUSD - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.0490. Mata uang Euro melemah menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve (Fed), yang diperkirakan akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin dengan nada kebijakan yang cenderung hawkish. Data Retail Sales AS yang naik 0,7% secara bulanan memicu spekulasi bahwa Fed mungkin tidak akan terlalu agresif dalam pemotongan suku bunga ke depannya. Sementara itu, euro tertekan oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa (ECB) hingga pertengahan 2025 di tengah pelemahan data ekonomi zona euro. Ketidakpastian politik di Jerman juga menambah tekanan pada euro, dengan parlemen meloloskan mosi tidak percaya terhadap Kanselir Olaf Scholz, membuka jalan untuk pemilu pada Februari mendatang. Selain itu, survei sentimen IFO Jerman mencatat pelemahan pada Indeks Iklim Bisnis dan Ekspektasi, sementara penilaian kondisi saat ini sedikit membaik. Pernyataan dovish dari pejabat ECB, termasuk Christine Lagarde, mengindikasikan langkah pelonggaran lebih lanjut untuk memastikan inflasi kembali ke target 2%. Support terdekatnya di zona 1.0450 dan resistance terdekatnya di zona 1.0540.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.2700. Pasangan Poundsterling menunjukkan kekuatan di tengah data Inggris yang solid dan berkurangnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Bank of England (BoE) dalam pertemuan kebijakan minggu ini. Kenaikan Indeks Pendapatan Rata-rata Inggris mencapai 5,2% dalam tiga bulan terakhir hingga Oktober, melampaui perkiraan 4,6%, menandakan tekanan inflasi yang masih tinggi, terutama di sektor jasa. Meskipun BoE diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan di 4,75%, inflasi inti yang tetap tinggi menahan ruang untuk pelonggaran kebijakan lebih lanjut. Namun, pasangan ini menghadapi risiko penurunan lebih lanjut karena dua faktor utama: potensi pelonggaran kebijakan yang lebih agresif oleh BoE pada musim semi 2025 dan kekuatan Dolar AS yang didorong oleh keputusan suku bunga Federal Reserve (Fed) yang akan datang. Data ekonomi AS, termasuk lonjakan penjualan ritel dan PMI jasa yang kuat, memperkuat pandangan bahwa Fed dapat mengambil sikap kebijakan yang kurang dovish, sehingga mendukung penguatan Dolar AS. Support terdekatnya di area 1.2640 dan resistance terdekatnya di zona 1.2750.

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6310. Dolar Australia (AUD) melemah terhadap Dolar AS (USD) untuk hari kedua berturut-turut, dipengaruhi oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin. AUD juga tertekan karena pasar memperkirakan Reserve Bank of Australia (RBA) akan segera memotong suku bunga di tengah data sentimen konsumen domestik yang melemah 2% pada Desember. Tekanan juga datang dari kekhawatiran pertumbuhan ekonomi Tiongkok akibat tarif AS yang akan diberlakukan. Di sisi lain, penguatan USD didukung oleh data penjualan ritel AS yang meningkat 0,7% pada November, melampaui ekspektasi. Sentimen pasar yang hati-hati menjelang keputusan Fed dan kekhawatiran terhadap pertumbuhan global terus mempengaruhi pasar. Dengan kondisi ini, AUD tetap berada di bawah tekanan, mencerminkan ketidakpastian kebijakan moneter RBA dan dampak ekonomi global yang meluas. Support terdekatnya di zona 0.6280 dan resistance terdekatnya di zona 0.6370

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke area 0.5740. Turunnya kinerja mata uang Kiwi di tengah kekhawatiran pasar menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve (Fed). Meski data ekonomi AS yang beragam tidak mempengaruhi ekspektasi pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Desember, nada hati-hati terkait pemotongan lebih lanjut dapat mendukung Dolar AS dan menekan NZD/USD. Data penjualan ritel AS yang naik 0,7% MoM pada November menambah sentimen positif bagi USD. Defisit transaksi berjalan Selandia Baru menyempit menjadi $10,581 miliar pada kuartal ketiga, tetapi kekhawatiran terkait tarif AS terhadap Tiongkok dan lemahnya data penjualan ritel Tiongkok menekan Kiwi. Sebagai mitra dagang utama, perlambatan ekonomi Tiongkok membebani prospek NZD. Support terdekatnya di area 0.5700 dan resistance terdekatnya di zona 0.5770.

USDJPY – Pasangan mata uang USDJPY naik ke zona 153.60. Kenaikan imbal hasil obligasi AS mendukung penguatan Dolar AS (USD). Data penjualan ritel AS yang tumbuh 0,7% pada November menegaskan daya tahan ekonomi AS, meski ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve sebesar 25 basis poin masih bertahan. Fokus pasar kini tertuju pada hasil kebijakan Fed dan BoJ untuk arah pergerakan USD/JPY selanjutnya. Disisi Yen Jepang (JPY) kembali melemah pada sesi Asia Rabu setelah pemulihan kecil sebelumnya, di tengah ekspektasi bahwa Bank of Japan (BoJ) akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Kamis mendatang. Ekspektasi ini diperkuat oleh data perdagangan Jepang yang menunjukkan lemahnya permintaan domestik, meskipun defisit perdagangan mengecil menjadi ¥117,6 miliar pada November, didorong peningkatan ekspor 3,8%. Namun, penurunan impor 3,8% dan kekhawatiran akan tarif AS tetap membebani JPY. Support terdekatnya di area 153.10 dan resistance terdekatnya di zona 154.00.

USDCHF - Pasangan mata uang Swiss naik ke zona 0.8920. Hal ini didukung oleh permintaan Dolar AS (USD) yang kuat. Fokus pasar kini tertuju pada pertemuan kebijakan Federal Reserve (Fed) Rabu, di mana pasar memperkirakan pemotongan suku bunga sebesar 25 bps menjadi 4,25%-4,50%. Sementara itu, data Swiss menunjukkan penurunan Indeks Harga Produsen dan Impor sebesar 0,6% MoM pada November, lebih lemah dari ekspektasi kenaikan 0,2%. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah juga dapat meningkatkan aliran safe-haven, mendukung Franc Swiss (CHF). Support terdekatnya di area 0.8870 dan resistance terdekatnya di zona 0.8960.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

3:00 AM

NZD

Westpac Consumer Sentiment

90.8

97.5

90.8

4:45 AM

NZD

Current Account

-10.58B

-10.45B

-4.70B

6:30 AM

AUD

MI Leading Index m/m

0.1%

-

0.2%

6:50 AM

JPY

Trade Balance

-0.38T

-0.45T

-0.23T

2:00 PM

GBP

CPI y/y

-

2.6%

2.3%

2:00 PM

GBP

Core CPI y/y

-

3.6%

3.3%

2:00 PM

GBP

PPI Input m/m

-

0.2%

0.1%

2:00 PM

GBP

PPI Output m/m

-

0.2%

0.0%

2:00 PM

GBP

RPI y/y

-

3.7%

3.4%

4:30 PM

EUR

German Buba President Speaks

-

-

-

4:30 PM

GBP

HPI y/y

-

3.1%

2.9%

5:00 PM

EUR

Final Core CPI y/y

-

2.7%

2.7%

5:00 PM

EUR

Final CPI y/y

-

2.3%

2.3%

6:00 PM

GBP

CBI Industrial Order Expectations

-

-22

-19

8:30 PM

USD

Building Permits

-

1.43M

1.42M

8:30 PM

USD

Current Account

-

-286B

-267B

8:30 PM

USD

Housing Starts

-

1.35M

1.31M

9:00 PM

CHF

SNB Quarterly Bulletin

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788