Home
>
News
>
Publication
>
Profit Taking Tekan Emas Jelang Rilis NFP dan Inflasi AS
Profit Taking Tekan Emas Jelang Rilis NFP dan Inflasi AS
Tuesday, 10 February 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1896

0.15%

GBPUSD

1.3671

0.18%

AUDUSD

0.7076

0.27%

NZDUSD

0.6042

0.22%

USDJPY

156.29

-0.40%

USDCHF

0.7677

-0.34%

USDCAD

1.3568

-0.12%

GOLDUD

5057.53

-1.39%

USD/IDR

16,833

0.00%

Fokus Emas:

  1. Aksi ambil untung dan kehati-hatian pasar jelang rilis data ekonomi AS
  2. Ekspektasi kebijakan The Fed dan dukungan permintaan bank sentral

Selasa, 10 Februari 2026 – Harga emas turun tipis pada level US$5.057 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, seiring meningkatnya aksi profit taking setelah reli tajam sebelumnya. Tekanan jual muncul di tengah volatilitas pasar global, dengan pelaku pasar memilih bersikap hati-hati sambil menanti rangkaian rilis data ekonomi penting Amerika Serikat yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan moneter Federal Reserve.

Perhatian investor pekan ini tertuju pada laporan ketenagakerjaan AS Januari yang dijadwalkan rilis Rabu (11/2), diikuti data inflasi konsumen (CPI) pada Jumat (13/2). Berdasarkan survei Reuters, pertumbuhan nonfarm payrolls diperkirakan melambat ke sekitar 70.000 tenaga kerja, mengindikasikan stabilisasi pasar tenaga kerja. Pasar saat ini masih memperkirakan dua kali pemangkasan suku bunga The Fed masing-masing 25 bps sepanjang 2026, meski ketidakpastian meningkat pasca penunjukan Kevin Warsh sebagai calon Ketua The Fed yang dipersepsikan lebih hawkish.

Di sisi fundamental, prospek jangka menengah emas tetap mendapat penopang dari permintaan bank sentral, khususnya Tiongkok. People’s Bank of China (PBoC) kembali menambah cadangan emas pada Januari 2026, memperpanjang tren pembelian menjadi 15 bulan berturut-turut. Namun demikian, level harga yang sudah berada di area tinggi membuat pasar cenderung rentan terhadap koreksi jangka pendek, terutama jika data inflasi AS kembali menguat dan menopang penguatan dolar AS.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.756 hingga $4.547, sedangkan resistance terdekat terletak di $5.072 hingga $5.179. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.231, sementara resistance jangka menengah berada di area $5.495.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

1:30am

USD

FOMC Member Waller Speaks

-

-

-

2:30am

USD

FOMC Member Miran Speaks

-

-

-

3:15am

USD

FOMC Member Bostic Speaks

-

-

-

5:00am

USD

FOMC Member Miran Speaks

-

-

-

6:00pm

USD

NFIB Small Business Index

-

99.8

99.5

Tentative

USD

ADP Weekly Employment Change

-

-

7.8K

8:30pm

USD

Core Retail Sales m/m

-

0.3%

0.5%

8:30pm

USD

Retail Sales m/m

-

0.4%

0.6%

8:30pm

USD

Employment Cost Index q/q

-

0.8%

0.8%

8:30pm

USD

Import Prices m/m

-

0.1%

0.4%

10:00pm

USD

Business Inventories m/m

-

0.2%

0.3%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788