Home
>
News
>
Publication
>
Produksi OPEC Melonjak, Harga Minyak Terpukul
Produksi OPEC Melonjak, Harga Minyak Terpukul
Wednesday, 13 March 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.09250

-0.05%

GBPUSD

1.27910

-0.03%

AUDUSD

0.66030

-0.05%

NZDUSD

0.61470

-0.05%

USDJPY

147.650

-0.15%

USDCHF

0.87720

0.01%

USDCAD

1.34910

0.04%

GOLDUD

2,157.990

-0.02%

COFU

78.06

-0.09%

USD/IDR

15,550

0.26%

Fokus Crude Oil:

  • Produksi OPEC+ bulan Februari naik sebesar 203 ribu bph di tengah pemangkasan sukarela beberapa produsen utama.
  • Output global masih kurang dari konsumsi sebesar 260 ribu bph tahun ini, ujar EIA dalam laporan Outlook Energi Jangka Pendek.

***************************************************************

Rabu, 13 Maret 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkonsolidasi pasca rilisnya laporan produksi OPEC+ bulan Februari yang menunjukkan surplus sebesar lebih dari 200 ribu bph. Meski demikian, dukungan terhadap pasar minyak datang dari laporan stok API, proyeksi jangka pendek EIA, dan potensi meluasnya konflik di jalur Gaza.

Produksi minyak mentah dari seluruh anggota OPEC secara tak terduga melonjak 203.000 bph dari bulan Januari menjadi 26,57 juta bph pada bulan Februari, ungkap data dari Laporan Pasar Minyak Bulanan OPEC yang dirilis hari Selasa. Kenaikan itu membuat pasar mempertanyakan keseriusan dari komitmen aliansi produsen tersebut, terlebih untuk surplus produksi sebesar lebih dari 200 ribu bph berasal dari Irak, produsen terbesar kedua setelah Saudi dan sekaligus salah satu anggota yang pada awal bulan ikut menyatakan akan bergabung untuk memperpanjang pengurangan produksi.

Sementara itu, laporan mingguan terbaru yang dirilis oleh grup industri American Petroleum Institute (API) untuk pekan yang berakhir 8 Maret menunjukkan stok minyak mentah dan stok bensin di AS turun masing-masing sebesar 5,52 juta barel dan 3,75 juta barel. Laporan API tersebut mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar energi AS. Meski demikian, pasar masih menantikan rilisnya data stok versi pemerintah yang akan dirilis Rabu malam oleh badan statistik Energy Information Administration (EIA).

Turut mendukung pergerakan harga minyak, EIA memproyeksikan produksi AS akan meningkat menjadi 13,19 juta bph tahun ini di tengah perpanjangan pengurangan produksi yang dilakukan OPEC+. Namun, meski terjadi peningkatan produksi di produsen non OPEC seperti AS tersebut, secara global output masih kurang dari konsumsi sebesar 260.000 bph pada tahun ini, ujar EIA dalam laporan Outlook Energi Jangka Pendek yang dirilis hari Selasa. Selain itu, EIA memproyeksikan akibat kekurangan pasokan tersebut berpotensi mendorong kenaikan harga spot minyak mentah jenis Brent menjadi rata-rata $88 per barel pada tahun 2024, naik $4 per barel dari harga bulan lalu, dan rata-rata bertahan di level 87 per barel tahun ini. 

Dari Timur Tengah dilaporkan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Selasa mengatakan bahwa Israel akan terus melanjutkan kampanye militernya ke Rafah di Jalur Gaza selatan, di tengah meningkatnya tekanan internasional. Komentar Netanyahu tersebut memicu potensi meluasnya tensi geopolitik yang terjadi saat ini di jalur Gaza karena Rafah merupakan salah satu daerah terakhir yang relatif aman karena menjadi lokasi pengungsian dari sekitar 1,5 juta warga Palestina yang mencari perlindungan.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $80 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $76 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

21:30

USA - EIA Crude Oil Stocks Change

 

1.338M

1.367M

21:30

USA - EIA Gasoline Stocks Change

 

-1.900M

-4.460M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788