Home
>
News
>
Publication
>
Potensi Pasokan Berlebih Buat Harga Minyak Meredup
Potensi Pasokan Berlebih Buat Harga Minyak Meredup
Friday, 13 February 2026

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1870

-0.07%

GBPUSD

1.3619

-0.06%

AUDUSD

0.7097

-0.23%

NZDUSD

0.6039

-0.22%

USDJPY

152.70

0.42%

USDCHF

0.7683

0.18%

USDCAD

1.3608

0.06%

GOLDUD

4,888.31

2.06%

COFU

62.99

-0.19%

USD/IDR

16,821

0.00%

Fokus Crude Oil:

  • IEA proyeksikan surplus pasokan tahun ini menjadi kelebihan rata-rata tahunan terbesar.
  • Presiden Trump berharap kesepakatan dengan Iran dapat tercapai dalam bulan depan.

************************************************************

Jumat, 13 Februari 2026 - Pada penutupan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak bearish tertekan oleh sentimen dari potensi pasokan berlebih pasca dirilisnya proyeksi terbaru IEA dan alokasi lahan produksi baru Venezuela dalam waktu dekat. Selain itu, sinyal meredanya tensi AS dengan Iran pasca komentar positif Trump juga turut membatasi pergerakan minyak.

Pasar minyak global diproyeksikan akan menghadapi surplus sedikit di atas 3,7 juta barel per hari (bpd) pada tahun 2026, atau setara dengan hampir 4% dari permintaan dunia dan sekaligus menjadi kelebihan rata-rata tahunan terbesar yang pernah tercatat, ungkap IEA dalam laporan bulanan terbaru yang dirilis hari Kamis. Di sisi permintaan, IEA memperkirakan akan meningkat sebesar 850.000 bph tahun ini, turun 80.000 bph dari proyeksi bulan lalu.

Potensi kelebihan pasokan juga diperkuat oleh berita Venezuela yang sedang bersiap mengalokasikan lahan produksi minyak tambahan kepada Chevron dan Repsol, paling cepat minggu ini, ungkap sumber yang dikutip Bloomberg pada hari Kamis. Di hari yang sama, Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan AS akan segera mengeluarkan lisensi tambahan yang memungkinkan perusahaan energi AS mengembangkan bisnis di sektor minyak Venezuela secara besar-besaran.

Turut membebani harga, Presiden AS Donald Trump pada hari Kamis mengatakan bahwa AS harus mencapai kesepakatan dengan Iran, dan berharap kesepakatan itu dapat dicapai dalam bulan depan. Komentar Trump tersebut meredakan ketegangan antara AS dengan Iran yang sebelumnya telah meningkat akibat topik program nuklir dan rudal Teheran.

Sementara itu, Pemerintahan Trump telah menunda larangan terhadap teknologi China, termasuk larangan terhadap operasi telekomunikasi China, penjualan peralatan untuk pusat data AS, dan impor kendaraan listrik buatan China, kata sumber pada hari Kamis. Penundaan tersebut sekaligus mengisyaratkan keinginan AS untuk meredakan ketegangan dagang dengan China.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $65 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $60 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

20:30

USA - Inflation Rate MoM

 

0.3%

0.3%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788