Home
>
News
>
Publication
>
Pertumbuhan Ekonomi AS Yang Positif Membungkam Kinerja Euro
Pertumbuhan Ekonomi AS Yang Positif Membungkam Kinerja Euro
Friday, 28 July 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0976

-0.07%

GBPUSD

1.2796

-0.06%

AUDUSD

0.6708

-0.37%

NZDUSD

0.6182

-0.34%

USDJPY

139.44

0.09%

USDCHF

0.8690

0.05%

USDCAD

1.3223

0.06%

GOLDUD

1941.99

-0.10%

USD/IDR

15050

0.17%

Fokus EURUSD:

  1. Rilis data ekonomi AS yang optimis
  2. ECB menaikan suku bunga 25 bps

Jumat, 28 Juli 2023 – Pasangan mata uang EURUSD turun ke zona 1.0976. Turunnya kinerja pasangan mata uang Euro diakibatkan oleh penguatan yang terjadi pada Indeks Dolar AS pasca rilis data pertumbuhan ekonomi yang positif untuk kuartal ke 2. Produk Domestik Bruto (PDB) AS yang disetahunkan untuk kuartal kedua (Q2) meningkat menjadi 2,4% dari 2,0% sebelumnya, dibandingkan perkiraan pasar 1,8%. Pada baris yang sama, Pesanan Barang Tahan Lama AS juga melonjak 4,7% untuk bulan Juni dibandingkan dengan ekspektasi 1,0% dan ekspektasi 1,8% (direvisi). Dari data yang lain, Klaim Pengangguran Awal turun ke 221K untuk pekan yang berakhir pada 21 Juli versus 235K sebelumnya dan estimasi analis 228K. Perlu diperhatikan bahwa Penjualan Rumah Tertunda AS untuk bulan Juni juga meningkat menjadi 0,3% MoM dibandingkan -0,5% yang diharapkan dan -2,5% sebelumnya (direvisi). Namun, estimasi pertama Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti Q2 AS turun menjadi 3,8% QoQ dari 4,9% sebelumnya dan perkiraan pasar 4,0% sedangkan Indeks Harga PDB turun menjadi 2,6% dari 4,1% pembacaan sebelumnya dan 3,0% diharapkan.

Dari dalam negeri, Bank Sentral Eropa menaikkan suku bunga utama ke level tertinggi sejak awal 2001 pada hari Kamis karena melawan inflasi yang membandel tetapi membuka pintu untuk menghentikan kampanye kenaikan suku bunga yang agresif. Dengan kenaikan 25 bps, suku bunga acuan deposit menjadi 3,75% dan menjadi tingkat tertinggi sejak Mei 2001 dan sama dengan rekor tertinggi sebelumnya. Biaya pinjaman telah meningkat dengan kecepatan tercepat dalam siklus kenaikan bank selama setahun untuk melawan inflasi. Secara keseluruhan, suku bunga utama telah meningkat sebesar 4,25 poin persentase sejak ECB melakukan langkah pertamanya pada Juli tahun lalu setelah invasi Rusia ke Ukraina membuat harga energi dan makanan melonjak. Harga konsumen di zona euro naik 5,5 persen pada Juni dan masih jauh di atas target dua persen ECB. Tetapi Lagarde mengatakan ECB akan tetap "berpikiran terbuka" ketika sampai pada keputusan suku bunga di masa depan perubahan yang ditandai dari nada hawkish masa lalunya, yang menurut para analis membuka pintu untuk potensi jeda pada pertemuan bank sentral berikutnya pada bulan September.

Harga pada pasangan mata uang EURUSD turun. Support terdekatnya di zona 1.0930 dan resistance terdekatnya di zona 1.1030. Support lanjutan di zona 1.0900 dan dilanjutkan ke zona 1.0880. Resistance lanjutan di zona 1.1070 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.1090.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke areal 1.2796. Mata uang Pound melemah pasca rilis data ekonomi AS yang optimis yang sejalan dengan rencana hawkish The Fed sehingga menguatkan kinerja mata uang USD. Disisi Inggris, adanya berita yang menunjukkan ketidaksukaan di antara penasihat Kanselir Inggris Jeremy Hunt untuk kenaikan suku bunga BoE mengingat kekhawatiran akan perlambatan ekonomi. Berita tersebut menandakan ketakutan penasihat akan resesi jika BoE mempercepat lintasan kenaikan suku bunga. Selanjutnya yang akan diperhatikan adalah Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti (PCE) untuk bulan Juni, diharapkan 4,2% YoY versus 4,6% sebelumnya, menjadi penting untuk diperhatikan untuk arah yang jelas. Support terdekatnya di areal 1.2730 dan resistance terdekatnya di zona 1.2840.

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6708. Tenggelamnya kinerja mata uang ini disebabkan oleh faktor data dalam negeri yang suram, serta tekanan dari mata uang Dolar AS yang menguat akibat statistik data yang rilis mendukung rencana hawkish The Fed. Dari data dalam negeri, Penjualan Ritel Australia merosot 0,8% MoM di bulan Juni dibandingkan perkiraan 0,0% dan pertumbuhan sebelumnya sebesar 0,7%. Perlu dicatat bahwa data Indeks Harga Produsen (PPI) kuartal kedua telah mengecewakan dengan angka 3,9% YoY dan 0,5% QoQ. Indeks Harga Ekspor Australia merosot ke -8,5% QoQ sementara Indeks Harga Impor meningkat menjadi -0,8% QoQ dibandingkan sebelumnya masing-masing 1,6% dan -4,2%. Yang mengatakan, Laba Industri China untuk periode Januari-Juni meningkat menjadi -16,8% dibandingkan dengan angka -18,8% yang ditandai untuk lima bulan pertama tahun 2023, menurut data Biro Statistik Nasional (NBS) China. Support terdekatnya di zona 0.6620 dan resistance terdekatnya di zona 0.6720.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke areal 0.6182. Kinerja Kiwi masih dipengaruhi oleh kinerja mata uang Aussie dan USD akibat kurangnya data yang signifikan dari domestic Selandia Baru. Sehingga penyebab penurunan kinerja mata uang Kiwi adalah data makro ekonomi Australia yang suram, serta kinerja Indeks Dolar AS yang menguat didukung oleh rilis data terbaru yang mendukung rencana hawkish The Fed. Support terdekatnya di areal 0.6130 dan resistance terdekatnya di zona 0.6210.

USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 139.44 ditengah meningkatnya spekulasi bahwa Bank of Japan dapat mengubah kebijakan pengendalian kurva imbal hasil di kemudian hari. Bank of Japan (BoJ) akan mengumumkan keputusan rapat kebijakan moneter Pada hari ini. Setelah keputusan suku bunga tersebut, Gubernur BoJ Kazuo Ueda akan menghadiri konferensi pers, untuk menyampaikan alasan di balik langkah kebijakan terbaru. Support terdekatnya di zona 139.10 dan resistance terdekatnya di zona 140.65.

USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 1.3223 terdorong oleh kinerja Dolar AS setelah rilisnya data ekonomi AS yang positif. Selain itu, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan pada hari Rabu bahwa Fed tidak lagi memperkirakan resesi AS, tetapi tidak mengesampingkan kenaikan suku bunga lainnya, mengatakan Fed akan mengikuti data ekonomi di masa depan. Fokus pasar menunggu rilis indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti (PCE) AS, pengukur inflasi yang lebih disukai oleh The Fed. Angka inflasi diprakirakan turun dari 4,6% ke 4,2% per tahun. Support terdekatnya di zona 1.3200 dan resistance terdekatnya di zona 1.3250.

USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 0.8960 terdorong oleh kinerja Dolar AS pasca data positif ekonomi AS. PDB q/q AS mengalami peningkatan sebesar 2,4%, di atas ekspektasi 1,8% dan juga lebih tinggi dari konsensus pasar 2%. Selain itu, Pesanan Barang Tahan Lama naik 4,7% secara bulanan menjadi $302,5 miliar. Klaim Tunjangan Pengangguran Awal turun 7.000 menjadi 221.000 pada pekan yang berakhir pada tanggal 22 Juli. Di sisi Swiss Franc, data Swiss ZEW Survey Expectations oleh Centre for European Economic Research melaporkan bahwa angkanya berada di -32,6 dibandingkan -30,8 sebelumnya dan lebih buruk dari ekspektasi 31,1. Support terdekatnya di zona 0.8920 dan resistance terdekatnya di zona 0.8985.

Data Ekonomi Hari Ini

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

7:30

JPY - Tokyo Core CPI y/y

3.0%

2.9%

3.2%

9:30

AUD - PPI q/q

0.5%

0.9%

1.0%

9:30

AUD - Retail Sales m/m

-0.8%

0.0%

0.7%

Tentative

JPY - BOJ Outlook Report

-

-

-

Tentative

JPY - Monetary Policy Statement

-

-

-

Tentative

JPY - BOJ Policy Rate

-

-0.10%

-0.10%

All Day

EUR - German Prelim CPI m/m

-

0.3%

0.3%

Tentative

JPY - BOJ Press Conference

-

-

-

15:00

CHF - KOF Economic Barometer

-

90.0

90.8

15:00

EUR - Spanish Flash CPI y/y 

-

1.7%

1.9%

20:30

CAD - GDP m/m

-

0.3%

0.0%

20:30

USD - Core PCE Price Index m/m

-

0.2%

0.3%

20:30

USD - Employment Cost Index q/q

-

1.1%

1.2%

22:00

USD - Revised UoM Consumer Sentiment

-

72.6

72.6

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788