| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0924 | 0.02% |
GBPUSD | 1.2716 | 0.02% |
AUDUSD | 0.6473 | 0.28% |
NZDUSD | 0.5954 | 0.13% |
USDJPY | 146.21 | -0.22% |
USDCHF | 0.8779 | -0.05% |
USDCAD | 1.3532 | -0.02% |
GOLDUD | 1942.11 | 0.25% |
COFU | 81.70 | 0.05% |
USD/IDR | 15220 | 0.10% |
Kamis, 31 Agustus 2023 – Pergerakan harga minyak mentah mengalami kenaikan pada pagi ini ke level $81.70 didukung oleh berkurangnya pasokan minyak mentah AS di tengah perlemahan kinerja Dolar AS dan fokus pada aktivitas pabrik Tiongkok yang dirilis pada hari ini.
Stok Minyak Mentah Mingguan API menandai penurunan terbesar sejak September 2016 dengan mencatatkan penurunan sebesar 11,486 juta barel ke dalam persediaan dibandingkan penurunan pekan sebelumnya sebesar -2,418 juta. Hal tersebut menunjukkan habisnya persediaan minyak yang lebih cepat dan tantangan untuk mengisi ulang tangki cadangan, yang pada gilirannya menandakan lebih banyak permintaan energy. Selain itu, Persediaan minyak mentah turun sebesar 10,6 juta barel pada minggu lalu, lebih besar dari perkiraan didukung oleh kuatnya ekspor dan kuatnya permintaan dari kilang, menurut data dari Badan Informasi Energi.
Dalam berita yang beredar, badai Idalia sedang menuju Florida dan telah berubah menjadi Badai yang mengancam jiwa. Produksi dan pasokan untuk bagian Timur Amerika Serikat dapat berada di bawah tekanan karena lebih sedikit pasokan yang tersedia dalam waktu singkat.
Data ekonomi AS melaporkan, estimasi kedua dari laporan PDB AS Kuartal 2 mengalami penurunan menjadi 2,1% pada kuartal terakhir, dari laju 2,4% yang dilaporkan bulan lalu. Selain itu, Automatic Data Processing, Inc. mengungkapkan bahwa ADP Employment Change AS turun menjadi 177 Ribu pada bulan Agustus dari 371 Ribu pada bulan Juli dan meleset dari ekspektasi pasar sebesar 195 Ribu.
Di sisi China, Indeks manajer pembelian resmi (PMI) menunjukkan bahwa aktivitas bisnis di sektor manufaktur Tiongkok mencatat sedikit peningkatan di bulan Agustus, meskipun tetap berada di wilayah kontraksi selama lima bulan berturut-turut di bulan Agustus sebesar 49,4 pada bulan Agustus, sedikit peningkatan dari 49,3 yang tercatat pada bulan Juli.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $82.30 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $78.50 per barel.
Jam | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
19:30 | USD - Core PCE Price Index m/m | - | 0.2% | 0.2% | |||||
19:30 | USD - Unemployment Claims | - | 236K | 230K | |||||