| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0752 | -0.04% |
GBPUSD | 1.2484 | -0.03% |
AUDUSD | 0.6424 | -0.22% |
NZDUSD | 0.5900 | -0.05% |
USDJPY | 147.05 | 0.20% |
USDCHF | 0.8909 | 0.10% |
USDCAD | 1.3552 | 0.07% |
GOLDUD | 1913.05 | -0.13% |
COFU | 88.75 | 0.36% |
USD/IDR | 15350 | 0.05% |
Rabu, 13 September 2023 – Pergerakan harga minyak mentah mengalami kenaikan pada pagi ini ke level $88.75 didukung oleh prediksi OPEC dan Badan Informasi Energi AS (EIA) mengenai penurunan persediaan minyak global sehingga memperkuat pandangan pasar mengenai pengetatan pasokan di masa depan.
Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) merilis laporan bulanan pada hari selasa dengan mengatakan pasar minyak akan mengetat lebih lanjut tahun ini di tengah permintaan yang kuat dan produksi yang lebih rendah. Hal ini terjadi di atas pengurangan pasokan yang lebih dalam yang diumumkan oleh Arab Saudi dan Rusia dua produsen Minyak terbesar di dunia untuk sisa tahun 2023. (OPEC) tetap berpegang pada perkiraannya mengenai pertumbuhan permintaan minyak global yang kuat pada tahun 2023 dan 2024. Laporan bulanan OPEC memperkirakan permintaan minyak dunia akan meningkat sebesar 2,25 juta barel per hari (bpd) pada tahun 2024, dibandingkan dengan pertumbuhan sebesar 2,44 juta barel per hari pada tahun 2023. Kedua proyeksi tersebut tidak berubah dari bulan sebelumnya.
US Energy Information Administration (EIA) memprakirakan bahwa produksi minyak global akan meningkat dari 99,9 juta barel per hari (bph) pada tahun 2022 menjadi 101,2 juta bph pada tahun 2023 dan 102,9 juta bph pada tahun 2024, sementara permintaan global akan meningkat dari 99,2 juta bph pada tahun 2022 menjadi 101,0 juta bph pada tahun 2023 dan 102,3 juta bph pada tahun 2024.
Data persediaan minyak, American Petroleum Institute (API) menunjukkan peningkatan 1,174 juta barel dalam persediaan minyak mentah AS untuk pekan yang berakhir pada 8 September dibandingkan dengan minggu sebelumnya yang sebesar -5,521 juta barel.
Fokus pasar selanjutnya, menunggu laporan penting Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang akan dirilis pada hari ini, pasar memprakirakan Indeks Harga Konsumen (IHK) utama menunjukkan kenaikan 0,5% bulanan, mewakili perbaikan dari periode sebelumnya 0,2%. Sementara angka IHK Inti diprakirakan tidak berubah di 0,2%. Data ini akan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai prospek inflasi dan memberikan kejelasan mengenai apakah Federal Reserve sudah selesai melakukan pengetatan suku bunga. Selain itu pasar menunggu pasokan-permintaan dari Badan Energi Internasional (IEA) pada hari ini.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $90.50 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $85.50 per barel.
Jam | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
3:30 | US - API Crude Oil Stock Change | 1.174M | -2.000M | -5.521M | |||||
19:30 | US - EIA Crude Oil Stock Change | - | -1.191M | -6.307M | |||||
19:30 | US - EIA Crude Oil Import Change | - | - | -0.251M | |||||
19:30 | US - Core CPI m/m | - | 0.2% | 0.2% | |||||
19:30 | US - CPI m/m | - | 0.6% | 0.2% | |||||
19:30 | US - CPI y/y | - | 3.6% | 3.2% | |||||