Home
>
News
>
Publication
>
Perkasa Dollar AS, Bungkam Kinerja Mata Uang Aussie
Perkasa Dollar AS, Bungkam Kinerja Mata Uang Aussie
Tuesday, 22 October 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0814

-0.04%

GBPUSD

1.2980

-0.06%

AUDUSD

0.6658

-0.12%

NZDUSD

0.6031

-0.18%

USDJPY

150.83

0.03%

USDCHF

0.8661

0.18%

USDCAD

1.3831

0.06%

GOLDUD

2719.55

0.36%

USD/IDR

15505

0.29%

Fokus AUDUSD:

  1. Kinerja DXY menguat ke level 103.90
  2. PBoC memangkas suku bunga acuannya

Selasa, 22 Oktober 2024  - Pasangan mata uang AUDUSD turun ke zona 0.6660 Pasangan Aussie mengalami penurunan tajam, dipicu oleh penguatan Dolar AS (USD) yang didorong oleh peningkatan imbal hasil obligasi AS dan data ekonomi yang solid. Kenaikan yield Treasury AS, yang melonjak lebih dari 2%, mencerminkan ekspektasi inflasi yang masih tinggi dan prospek perlambatan dalam kebijakan pemangkasan suku bunga Federal Reserve. Data ketenagakerjaan AS yang kuat, termasuk penurunan klaim pengangguran dan kenaikan penjualan ritel di atas ekspektasi, semakin memperkuat posisi USD di pasar. Dengan Federal Reserve yang menegaskan pendekatan kebijakan berbasis data, tekanan terhadap AUD diperkirakan akan terus berlanjut dalam waktu dekat, terutama menjelang rilis Purchasing Managers Index (PMI) AS yang dapat memberikan indikasi lebih lanjut tentang kesehatan ekonomi AS.

Dari perspektif domestik Australia, Reserve Bank of Australia (RBA) tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 4.35%, meskipun data ekonomi menunjukkan kondisi yang lebih baik dari perkiraan, khususnya dalam sektor ketenagakerjaan. Kenaikan signifikan dalam jumlah pekerjaan pada bulan September menunjukkan kekuatan pasar tenaga kerja, yang mengurangi tekanan bagi RBA untuk segera memangkas suku bunga. Meskipun pasar awalnya mengantisipasi pemangkasan suku bunga sebelum akhir tahun, inflasi yang masih berada di level 3.8% menjadi faktor penghambat utama. Bank sentral kemungkinan akan tetap hati-hati dalam menentukan langkah selanjutnya, mengingat tingkat inflasi masih jauh di atas target, sementara pertumbuhan ekonomi juga terus diawasi ketat.

Pengaruh dari China juga menjadi elemen penting dalam pergerakan AUDUSD. Sebagai mitra dagang utama Australia, setiap perubahan dalam kebijakan ekonomi China memiliki dampak langsung terhadap AUD. Pada hari Senin, Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) memutuskan untuk memangkas Loan Prime Rate (LPR) satu tahun sebesar 25 basis poin (bps) dari 3,35% menjadi 3,10% dan memangkas LPR lima tahun dari 3,85% menjadi 3,60%. Kekhawatiran terkait ketidakpastian ekonomi China, terutama di sektor properti dan efektivitas stimulus yang sedang berjalan, terus membebani AUD. Sentimen pasar akan sangat bergantung pada perkembangan selanjutnya dari upaya pemulihan ekonomi China, yang tetap menjadi salah satu katalis utama bagi pergerakan mata uang Australia di pasar global.

Harga pada pasangan mata uang AUDUSD menurun. Support terdekatnya di zona 0.6590 dan resistance terdekatnya di zona 0.6730. Support lanjutan di zona 0.6550 dan dilanjutkan ke zona 0.6500 Resistance lanjutan di zona 0.6760 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.6790.

EURUSD - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.0820. Penurunan kinerja pasangan mata uang Euro masih tertekan oleh kebijakan moneter European Central Bank (ECB) yang baru-baru ini memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, langkah ketiga tahun ini dalam upaya menekan inflasi. Laporan inflasi September menunjukkan penurunan ke level 1.7%, di bawah target 2% ECB untuk pertama kalinya sejak 2021. Anggota Dewan Gubernur ECB, Peter Kazimir, menekankan keyakinan bahwa proses disinflasi berjalan stabil dan memproyeksikan inflasi akan mencapai target 2% pada 2025. Namun, risiko inflasi dari pertumbuhan upah dan sektor jasa masih menjadi perhatian, meskipun ekspektasi pasar mengarah pada penurunan suku bunga lebih lanjut hingga Maret 2025. Pelemahan Euro datang dari data ekonomi Jerman, di mana harga produsen turun 1.4% secara tahunan pada September, lebih tajam dari yang diperkirakan. Penurunan harga energi, termasuk minyak dan gas, menjadi pendorong utama penurunan ini, mencerminkan melemahnya permintaan di seluruh kawasan Eropa. Kondisi ini menambah kekhawatiran mengenai prospek ekonomi Jerman dan Zona Euro secara keseluruhan, yang berpotensi memaksa ECB untuk melakukan pelonggaran moneter lebih lanjut pada Desember jika inflasi terus melemah. Support terdekatnya di zona 1.0760 dan resistance terdekatnya di zona 1.0870.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke area 1.2990. Pasangan mata uang Poundsterling tertekan oleh penguatan mata uang USD. Kenaikan ini dipicu oleh tanda-tanda ketahanan perekonomian dan meningkatnya kekhawatiran terhadap potensi kebangkitan kembali inflasi di Amerika Serikat, sehingga memperkuat ekspektasi akan kebijakan moneter yang lebih ketat. Di sisi lain, faktor dari Inggris juga turut menambah tekanan pada GBP. Pekan ini, perhatian pasar tertuju pada komentar dari Gubernur Bank of England, Andrew Bailey, yang dijadwalkan berpidato di Forum Regulasi Global Bloomberg pada hari Selasa. Selain itu, data Purchasing Managers Index (PMI) yang akan dirilis pada hari Kamis diprediksi menunjukkan sedikit perlambatan di sektor jasa dan manufaktur Inggris. PMI sektor jasa diproyeksikan turun dari 52.4 menjadi 52.2, sementara sektor industri turun dari 51.5 menjadi 51.4, menambah kekhawatiran terhadap prospek ekonomi Inggris yang lebih lemah di tengah ketidakpastian kebijakan moneter BoE. Support terdekatnya di area 1.2930 dan resistance terdekatnya di zona 1.3060.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke area 0.6030. Kinerja mata uang Kiwi menghadapi tekanan karena kemungkinan penurunan suku bunga lebih lanjut pada bulan November oleh Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) semakin meningkat, dengan berkurangnya inflasi dan output perekonomian yang masih lesu. Disisi lain, Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) memutuskan untuk memangkas Loan Prime Rate (LPR) satu tahun sebesar 25 basis poin (bps) dari 3,35% menjadi 3,10% dan memangkas LPR lima tahun dari 3,85% menjadi 3,60% . Langkah terbaru Tiongkok untuk menghidupkan kembali pertumbuhan dan melawan deflasi kemungkinan besar akan mendukung Selandia Baru (NZD) karena Tiongkok adalah mitra dagang utama bagi Selandia Baru. Support terdekatnya di area 0.6000 dan resistance terdekatnya di zona 0.606.

USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 150.83 di tengah pasar masih mencerna ketidakpastian kenaikan tingkat suku bunga BoJ. Pada pertemuan sebelumnya Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengisyaratkan bahwa bank sentral tidak terburu-buru untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut dan menekankan perlunya fokus pada dampak ekonomi dari pasar yang tidak stabil dan risiko luar negeri. Sejalan dengan itu, Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba menambah ketidakpastian terhadap kebijakan moneter terbaru pada kemungkinan kenaikan tingkat suku bunga yang membuat yen terbeban, sehingga pergerakan pasangan mata uang ini terbawa oleh kenaikan kinerja Dolar AS. Support terdekatnya di zona 150.50 dan resistance terdekatnya di zona 150.95.

USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 1.3831 di tengah ekspektasi pasar terhadap spekulasi penurunan tingkat suku bunga BoC setelah rilisnya angka inflasi konsumen domestik yang lebih rendah. Fokus pasar ke depan menunggu Keputusan jalur tingkat suku bunga yang akan diambil oleh BoC pada Rabu malam. Support terdekatnya di zona 1.3780 dan resistance terdekatnya di zona 1.3855.

USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang ini ke zona 0.8661 di tengah Dolar AS yang menguat karena data ekonomi AS yang optimis sehingga membuat kemungkinan The Fed tidak menurunkan tingkat suku bunga. Selain itu, komentar-komentar baru-baru ini dari sejumlah anggota FOMC yang berpengaruh menegaskan kembali ekspektasi pasar untuk pelonggaran kebijakan yang tidak terlalu agresif oleh bank sentral AS. Support terdekatnya di zona 0.8630 dan resistance terdekatnya di zona 0.8580.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

0:00

USD

FOMC Member Kashkari Speaks

-

-

-

4:05

USD

FOMC Member Schmid Speaks

-

-

-

4:45

NZD

Trade Balance

-2108M

-

-2306M

5:40

USD

FOMC Member Daly Speaks

-

-

-

13:00

GBP

Public Sector Net Borrowing

-

17.4B

13.7B

Tentative

CNY

Foreign Direct Investment ytd/y

-

-

-31.50%

Day 1

All

BRICS Summit

-

-

-

19:30

CAD

IPPI m/m

-

-0.40%

-0.80%

19:30

CAD

RMPI m/m

-

-1.70%

-3.10%

20:35

GBP

BOE Gov Bailey Speaks

-

-

-

20:45

GBP

MPC Member Greene Speaks

-

-

-

21:00

USD

FOMC Member Harker Speaks

-

-

-

21:00

USD

Richmond Manufacturing Index

-

-19

-21

Day 2

All

IMF Meetings

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788