Home
>
News
>
Publication
>
Penjualan Ritel Kanada Melambat Dorong USDCAD
Penjualan Ritel Kanada Melambat Dorong USDCAD
Monday, 24 July 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1125

-0.02%

GBPUSD

1.2855

-0.04%

AUDUSD

0.6721

-0.07%

NZDUSD

0.6162

-0.10%

USDJPY

141.68

-0.21%

USDCHF

0.8663

0.06%

USDCAD

1.3218

0.06%

GOLDUD

1961.39

-0.04%

USD/IDR

15025

0.03%

Fokus USDCAD:

  1. Penjualan Ritel Kanada m/m melemah ke 0,2%.
  2. Kinerja Dolar AS menguat di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed lebih lanjut.

Senin, 24 Juli 2023 – Pergerakan pasangan mata uang USDCAD naik ke zona 1.3218 pasca rilisnya Penjualan Ritel Kanada pada hari Jumat, yang lebih rendah dari prakiraan, 0,2% di bulan Mei dibandingkan prakiraan 0,5% dari 1,0% sebelumnya di April. Penjualan Ritel tidak termasuk Mobil juga turun di bawah ekspektasi, mencatatkan perubahan 0,0% di bulan Mei dibandingkan ekspektasi 0,3% dan kenaikan 1,2% yang tercatat di bulan April. Data Penjualan Ritel yang lebih rendah dari prakiraan membebani kinerja loonie sehingga pergerakan pasangan mata uang ini terdorong oleh kinerja Dolar AS, karena data ini mengindikasikan penurunan belanja konsumen yang mungkin akan menyebabkan inflasi lebih rendah dan suku bunga lebih rendah.

Data Indeks Harga Perumahan Baru Kanada, dirilis pada saat yang sama, mencatat kenaikan 0,1% pada bulan Juni, yang lebih tinggi dari prakiraan 0,0% tetapi sama dengan 0,1% sebelumnya. Pada perdagangan sebelumnya, tingkat inflasi tahunan Kanada turun lebih dari yang diharapkan ke level terendah 27 bulan sebesar 2,8% YoY pada bulan Juni dibanding 3,0% yang diharapkan dan 3,4% sebelumnya, dipimpin oleh harga energi yang lebih rendah. Selain itu, Bank of Canada telaah menaikan suku bunga ke level tertinggi 22 tahun sebesar 5,0%, kenaikan suku bunga kesepuluh sejak Maret tahun lalu, dan mengatakan dapat menaikkannya lebih lanjut jika data baru menunjukkan inflasi terhenti di atas targetnya dan bank sentral kanada memperkirakan inflasi akan tetap sekitar 3% selama tahun depan sebelum turun ke target 2% bank pada pertengahan 2025.

Di sisi Dolar AS, pelaku pasar memperkirakan satu lagi kenaikan suku bunga dari The Fed sangat diperlukan karena inflasi inti masih persisten dan akan memakan waktu cukup lama untuk kembali ke 2%. Selain itu, kondisi pasar tenaga kerja masih panas karena klaim pengangguran awal turun minggu lalu. Selain itu, pasar menantikan rilisnya Indeks Manajer Pembelian (PMI) untuk menjadi pandangan kondisi ekonomi AS. US Manufacturing PMI diproyeksi di level 46.4 dari 46.3 laporan sebelumnya sementara US Services PMI diperkirakan menjadi 54 dari 54.4 data sebelumnya. Fokus pasar kedepan menanti keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed), yang akan diumumkan pada 27 Juli.

Harga pada pasangan mata uang ini turun. Support terdekatnya di zona 1.3180 dan resistance terdekatnya di zona 1.3230. Support lanjutan di zona 1.3145 dan dilanjutkan ke zona 1.3100. Resistance lanjutan di zona 1.3275 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.3325.

EURUSD - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.1125. Penurunan kinerja mata uang Euro ditekan oleh karena Dolar AS yang menguat menyambut cetakan Penjualan Ritel AS yang optimis pada pekan lalu. Disisi lain, para pedagang Euro disibukkan oleh beberapa data penting yang akan rilis pada hari ini, PMI sektor swasta awal untuk Prancis, Jerman, dan Zona Euro. Dengan kekhawatiran resesi yang berkepanjangan, pertumbuhan sektor jasa yang lebih lambat dan kontraksi yang lebih nyata di seluruh sektor manufaktur akan menguji selera pembeli. Perekonomian Jerman akan menjadi fokus lagi pada hari Selasa dan Kamis, dengan angka sentimen bisnis dan konsumen kemungkinan akan berpengaruh signifikan untuk mata uang Euro. Support terdekatnya di zona 1.1080 dan resistance terdekatnya di zona 1.1170.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke areal 1.2855. Penjualan ritel Inggris rebound pada bulan Juni setelah Mei yang lesu karena penobatan Raja Charles, yang mengurangi pengeluaran konsumen. Penjualan ritel naik 0,7% m/m di bulan Juni, naik tajam dari kenaikan 0,1% di bulan Mei (direvisi turun dari 0,3%). Penjualan ritel inti melonjak 0,8% di bulan Juni, naik dari 0,0% di bulan Mei (direvisi turun dari 0,1%). Selanjutnya, Keyakinan Konsumen GfK merosot ke -30 di bulan Juli, turun dari -24 di bulan Juni dan di bawah konsensus -26. Ini menandai pertama kalinya kepercayaan konsumen menurun sejak Januari. Suku bunga yang tinggi dan tingkat inflasi yang mendekati 8% telah merusak mood konsumen. Bank of England telah berjuang untuk mengekang inflasi meskipun ada pengetatan yang agresif, dan Inggris membanggakan rekor inflasi tertinggi yang tidak diinginkan di antara ekonomi utama. Support terdekatnya di areal 1.2800 dan resistance terdekatnya di zona 1.2880.

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6721.  Mata uang Aussie terjatuh akibat penguatan yang terjadi pada Indeks Dolar AS walaupun rilis mengesankan dari angka Manufaktur dalam negeri.  PMI Manufaktur Australia meningkat menjadi 49,6 dari 48,2 sebelumnya tetapi IMP Jasa turun di bawah level 50,0 menjadi 48,0 dibandingkan 50,3 sebelumnya, menunjukkan kontraksi dalam aktivitas. Dengan ini, PMI Komposit Global S&P untuk bulan Juli turun menjadi 48,3 dari 50,1. Selanjutnya, data inflasi Q2 yang sangat penting akan keluar pada hari Rabu di mana konsensus memperkirakan perlambatan menjadi 6,2% tahun-ke-tahun dari 7% y/y yang dicetak di Q1. Bahkan ekspektasi untuk CPI median yang dipangkas RBA yang kurang stabil yang dirilis pada hari yang sama diturunkan menjadi 6% y/y untuk Q2 dari 6,6% y/y di Q1. Data inflasi terbaru ini akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam membentuk ekspektasi prospek keputusan kebijakan moneter untuk pertemuan RBA berikutnya pada 1 Agustus. Support terdekatnya di zona 0.6680 dan resistance terdekatnya di zona 0.6740.

NZDUSD – Pasangan mata uang Kiwi turun ke areal 0.6162. Buruknya Neraca Perdagangan Selandia Baru membuat kinerja mata uang Kiwi merosot.Sesuai dengan angka perdagangan luar negeri Selandia Baru (NZ) terbaru dari Statistik Selandia Baru, Neraca Perdagangan utama turun menjadi $9M MoM di bulan Juni dibandingkan $52M sebelumnya (direvisi). Namun, defisit perdagangan tahunan berkurang menjadi $15,98 miliar untuk bulan tersebut dibandingkan dengan $-17,12 miliar angka sebelumnya (direvisi dari $-15,64 miliar). Rincian lebih lanjut menunjukkan bahwa Ekspor turun ke $6,31 miliar selama bulan tersebut versus $6,97 miliar (direvisi) sebelumnya sedangkan Impor juga sedikit lebih rendah ke $6,3 miliar dibandingkan dengan $6,91 miliar pada pembacaan sebelumnya. Neraca Perdagangan yang dirilis oleh Statistik Selandia Baru adalah ukuran jumlah keseimbangan antara impor dan ekspor, dan diterbitkan dalam dolar Selandia Baru. Nilai positif menunjukkan surplus perdagangan sedangkan nilai negatif menunjukkan defisit perdagangan. Setiap variasi dalam angka mempengaruhi perekonomian domestik. Jika permintaan yang stabil dalam pertukaran ekspor terlihat, itu akan berubah menjadi pertumbuhan positif dalam neraca perdagangan, dan itu akan menjadi positif untuk mata uang Kiwi. Support terdekatnya di areal 0.6130 dan resistance terdekatnya di zona 0.6180.

USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 141.68 akibat penguatan mata uang yen setelah inflasi yang telah melampaui target BOJ selama lebih dari satu tahun, pasar telah bergejolak dengan spekulasi bahwa bank sentral dapat mengubah kontrol kurva imbal hasil (YCC) pada pertemuan 27-28 Juli. Di bawah YCC, BOJ memandu suku bunga jangka pendek di -0,1% dan imbal hasil obligasi 10 tahun sekitar 0% sebagai bagian dari upaya untuk merefleksikan pertumbuhan dan mencapai target inflasi 2% secara berkelanjutan. Support terdekatnya di zona 141.20 dan resistance terdekatnya di zona 141.95.

USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 0.8663 terdorong oleh kinerja Dolar AS. Di sisi Swiss Franc, dalam berita yang beredar, Ketua SNB Thomas J. Jordan menyampaikan bahwa konsekuensi dari inflasi yang lebih tinggi lebih buruk daripada skenario inflasi yang lebih rendah, sehingga pelaku pasar menilai lebih banyak kenaikan suku bunga dari Swiss National Bank (SNB) diantisipasi. Inflasi ekonomi Swiss mencapai 1,7% pada bulan Juni tetapi membutuhkan stabilisasi. Support terdekatnya di zona 0.8630 dan resistance terdekatnya di zona 0.8725.

Data Ekonomi Hari Ini

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

6:45

NZD - Trade Balance

9M

235M

52M

7:00

AUD - Flash Manufacturing PMI

49.6

-

48.2

7:00

AUD - Flash Services PMI

48.0

-

50.3

8:30

JPY - Flash Manufacturing PMI

49.4

50.1

49.8

11:00

NZD - Credit Card Spending y/y

-

-

3.3%

15:15

EUR - French Flash Manufacturing PMI

-

46.1

46.0

15:15

EUR - French Flash Services PMI

-

48.5

48.0

15:30

EUR - German Flash Manufacturing PMI

-

40.9

40.6

15:30

EUR - German Flash Services PMI

-

53.2

54.1

16:00

EUR - Flash Manufacturing PMI

-

43.5

43.4

16:00

EUR - Flash Services PMI

-

51.7

52.0

16:30

GBP - Flash Manufacturing P

-

46.1

46.5

16:30

GBP - Flash Services PMI

-

53.1

53.7

Tentative

EUR - EU Economic Forecasts

-

-

-

21:45

USD - Flash Manufacturing PMI

-

46.1

46.3

21:45

USD - Flash Services PMI

-

54.0

54.4

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788