Home
>
News
>
Publication
>
Pemotongan Suku Bunga Terbaru ECB Hembus Mata Uang Euro Menguat
Pemotongan Suku Bunga Terbaru ECB Hembus Mata Uang Euro Menguat
Friday, 13 September 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1072

0.14%

GBPUSD

1.3124

0.18%

AUDUSD

0.6721

0.07%

NZDUSD

0.6179

0.06%

USDJPY

141.81

-0.48%

USDCHF

0.8509

-0.20%

USDCAD

1.3580

-0.07%

GOLDUD

2556.22

0.27%

USD/IDR

15395

0.03%

Fokus EURUSD:

  1. Kebijakan terbaru ECB
  2. Data Inflasi Produsen AS

Jumat, 13 September 2024 - Pasangan mata uang Euro menguat ke zona 1.1080. Pasangan mata uang Euro mengalami penguatan signifikan setelah ECB mengumumkan kebijakan pemotongan suku bunganya sebesar sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,5%, sesuai perkiraan pasar. Namun, suku bunga refinancing dipotong sebesar 60 bps lebih besar menjadi 3,65% dalam sebuah penyesuaian teknikal yang telah lama terjadi.“Kami akan memutuskan pertemuan demi pertemuan,” kata Lagarde dalam sebuah wawancara setelah keputusan tersebut di tengah melambatnya inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Disisi USD, tekanan pada mata uang USD juga membantu penguatan pasangan mata uang EURUSD. Hal ini diakibatkan oleh rilis angka Indeks Harga Produsen (PPI) AS mengalami kenaikan 0,2%, yang mencerminkan kenaikan moderat dalam harga grosir. Pertumbuhan ini sedikit di bawah ekspektasi tetapi tetap mengindikasikan tekanan inflasi yang sedang berlangsung dalam perekonomian. PPI inti, yang tidak termasuk harga-harga makanan dan energi yang bergejolak, naik 0,3%, melampaui perkiraan dan menunjukkan bahwa tren inflasi meluas di luar sektor energi dan makanan.

Kenaikan PPI inti yang lebih kuat dari perkiraan menandakan bahwa inflasi mungkin lebih bertahan dari yang diantisipasi sebelumnya. Hal ini dapat berimplikasi pada kebijakan moneter di masa depan, karena Federal Reserve menilai apakah langkah-langkah tambahan diperlukan untuk mengelola inflasi. Data ini menyoroti tantangan-tantangan yang dihadapi oleh para pembuat kebijakan dalam menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan stabilitas harga.

Harga pada pasangan mata uang ini meningkat. Support terdekatnya di zona 1.1050 dan resistance terdekatnya di zona 1.1130. Support lanjutan di zona 1.1010 dan dilanjutkan ke zona 1.0980. Resistance lanjutan di zona 1.1170 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.1210. 

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.3140. Pasangan mata uang Poundsterling mendapatkan keuntungan dari rilis data penting AS yang lain, namun gagal memberikan gambaran ringkas mengenai faktor-faktor pertumbuhan harga AS, namun masih mempertahankan ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga Federal Reserve (Fed) yang akan datang. Sebelumnya, Indeks Harga Konsumen (CPI) menunjukkan penurunan tingkat kenaikan harga tahunan, meningkatkan harapan bahwa Federal Reserve (Fed) dapat memperlambat laju kenaikan suku bunga. Akibatnya, pasar keuangan mengantisipasi penurunan suku bunga sebesar hanya 0,25% pada tahun 2024. Sikap konservatif ini mencerminkan tekanan inflasi yang sedang berlangsung dan komitmen bank sentral untuk menjaga stabilitas keuangan. Support terdekatnya di areal 1.3090 dan resistance terdekatnya di zona 1.3200.

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6720. Pasangan mata uang Aussie terdukung oleh kinerja mata uang USD yang melemah pasca rilis Indeks Harga Produsen (PPI) pertumbuhan melambat di AS, yang membebani USD sehingga memberikan kekuatan pada AUDUSD. Laporan PPI menunjukkan pertumbuhan PPI tahunan lebih lambat sebesar 1,7% (vs perkiraan 1,8%). Inflasi produsen inti meningkat sebesar 2,4%, di bawah ekspektasi sebesar 2,5%. Inflasi produsen yang lebih lambat menunjukkan lesunya belanja konsumen, sehingga mendorong spekulasi penurunan suku bunga The Fed. Disisi AUD, Mantan Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Bernie Fraser mengkritik Dewan RBA saat ini karena terlalu fokus pada inflasi dan mengorbankan pasar kerja. Fraser menyarankan agar Dewan menurunkan tingkat suku bunga, memperingatkan adanya "risiko resesi" yang dapat berdampak buruk terhadap lapangan kerja. Support terdekatnya di zona 0.6680 dan resistance terdekatnya di zona 0.6760

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.6180. Kekuatan yang didapat oleh pasangan mata uang ini berasal dari pelemahan yang terjadi pada Indeks Dolar AS pasca rilis data Inflasi Produsen yang meningkat. Disisi NZD, Sektor manufaktur Selandia Baru sedang lesu, karena PMI manufaktur telah mencatat penurunan 17 kali berturut-turut. PMI pada hari Jumat diperkirakan akan meningkat menjadi 47 pada bulan Agustus, naik dari 44 pada bulan Juli (angka di bawah 50 poin menuju kontraksi). Perekonomian Selandia Baru telah memburuk dan pada bulan Agustus Reserve Bank of New Zealand merespons dengan penurunan suku bunga pertamanya sejak Maret 2020. RBNZ telah bergabung dengan kelompok tersebut, karena sebagian besar bank sentral utama telah menurunkan suku bunga dan Federal Reserve siap untuk melakukan hal yang sama berikutnya. pekan. Support terdekatnya di areal 0.6130 dan resistance terdekatnya di zona 0.6220.

USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 141.81 di tengah mata uang yen yang menguat karena mendapat dukungan dari sinyal hawkish Bank of Japan (BoJ), yang mengindikasikan bahwa mereka akan menaikkan suku bunga lebih lanjut jika prospek ekonomi sesuai dengan prakiraan. Faktanya, anggota dewan BoJ Naoki Tamura mengatakan pada hari Kamis bahwa jalan untuk mengakhiri kebijakan yang longgar masih sangat panjang. Di sisi Dolar AS, klaim pengangguran mingguan meningkat sedikit sebesar 2.000 menjadi 230.000, menunjukkan pasar tenaga kerja yang stabil meskipun terjadi perlambatan dalam perekrutan. Klaim tunjangan pengangguran yang berkelanjutan naik 5.000 menjadi 1,85 juta. Selain itu, harga produsen AS naik 0,2% pada bulan Agustus, menandai kenaikan 1,7% tahun-ke-tahun, terutama didorong oleh biaya jasa yang lebih tinggi. Support terdekatnya di zona 142.10 dan resistance terdekatnya di zona 142.63.

USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 1.3580 terseret oleh kinerja Dolar AS pasca rilisnya Laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang penting mengindikasikan bahwa harga konsumen di AS menurun secara keseluruhan. Meskipun begitu, IHK inti menunjukkan bahwa inflasi yang mendasari tetap tinggi dan memupuskan harapan untuk penurunan suku bunga yang lebih besar, sebesar 50 basis poin (bp) oleh Federal Reserve (The Fed) pekan depan. Support terdekatnya di areal 1.3557 dan resistance terdekatnya di zona 1.3615.

USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 0.8509 setelah rilisnya data ekonomi AS yang menunjukan Indeks Harga Konsumen AS turun ke 2,5% para basis tahunan pada bulan Agustus, dari sebelumnya 2,9%. Indeks tersebut telah turun di bawah ekspektasi 2,6%. Sementara itu, IHK umum di 0,2% MoM. IHK inti tidak termasuk Makanan & Energi, tetap tidak berubah di 3,2% YoY. Pada basis bulanan, IHK inti naik ke 0,3% dari sebelumnya 0,2%. Di sisi Swiss, Inflasi Swiss turun ke 1,1% pada bulan Agustus, yang semakin mengintensifkan spekulasi penurunan suku bunga dalam waktu dekat oleh SNB. Pasar mengantisipasi penurunan suku bunga 25 basis poin pada pertemuan di bulan September, dengan total pelonggaran sebesar 55 basis poin diperkirakan pada akhir tahun. Support terdekatnya di zona 0.8420 dan resistance terdekatnya di zona 0.8510.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

0:01

USD - 30-y Bond Auction

4.02|2.4

-

4.31|2.3

5:30

NZD - BusinessNZ Manufacturing Index

45.8

-

44.4

11:30

JPY - Revised Industrial Production m/m

-

2.8%

2.8%

13:45

EUR - French Final CPI m/m

-

0.6%

0.6%

15:50

GBP - Consumer Inflation Expectations

-

-

2.8%

16:00

EUR - Industrial Production m/m

-

-0.6%

-0.1%

Day 1

EUR - ECOFIN Meetings

-

-

-

All Day

EUR - Eurogroup Meetings

-

-

-

19:30

CAD - Capacity Utilization Rate

-

78.8%

78.5%

19:30

CAD - Wholesale Sales m/m

-

-1.1%

-0.6%

19:30

USD - Import Prices m/m

-

-0.2%

0.1%

21:00

USD - Prelim UoM Consumer Sentiment

-

68.3

67.9

21:00

USD - Prelim UoM Inflation Expectations

-

-

2.8%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788