Home
>
News
>
Publication
>
Pasca Rilisnya CPI AS, Kinerja Aussie Dibungkam USD
Pasca Rilisnya CPI AS, Kinerja Aussie Dibungkam USD
Thursday, 14 September 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0727

-0.07%

GBPUSD

1.2484

-0.03%

AUDUSD

0.6424

-0.06%

NZDUSD

0.5916

-0.10%

USDJPY

147.44

-0.18%

USDCHF

0.8931

0.07%

USDCAD

1.3553

-0.04%

GOLDUD

1906.18

-0.08%

USD/IDR

15360

0.03%

Fokus AUDUSD:

  1. Rilis angka CPI AS mengingkat
  2. Angka tenaga kerja Australia Solid

Kamis, 14 September 2023 - Pasangan mata uang AUDUSD turun ke zona 0.6424. Penurunan kinerja Aussie masih disebabkan oleh sentimen yang berasal dari penguatan kinerja mata uang USD. Hal ini disebabkan pasca rilisnya angka statistik terbaru dari AS, rilis Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk bulan Agustus naik 0,6% MoM dari 0,2% pada pembacaan sebelumnya sementara angka tahunan sebesar naik 3,7% dari 3,2%, mengalahkan ekspektasi pasar . CPI inti tahunan sebesar 4,3% dibandingkan 4,7% sebelumnya. Inflasi AS mendorong pasar untuk mengevaluasi kembali kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut dari Federal Reserve (Fed), meskipun The Fed akan mempertahankan kecepatannya kebijakannya. Lonjakan inflasi telah menarik perhatian para pejabat Federal Reserve, sehingga mendorong mereka untuk memikirkan solusi jangka panjang. Sejak Maret 2022, bank sentral telah menaikkan suku bunga pinjaman acuan sebesar 5,25 poin persentase. Langkah ini merupakan respons terhadap tingkat inflasi yang melonjak ke level tertinggi dalam 40 tahun selama musim panas tahun 2022. Belakangan ini, wacana di kalangan pejabat beralih ke sikap yang lebih konservatif. Sebelumnya, meskipun ada kecenderungan menuju pengetatan kebijakan moneter yang agresif, pertimbangan saat ini menunjukkan sikap hati-hati mengenai kenaikan suku bunga di masa depan.

Di Sisi positif untuk Aussie, Biro Statistik Australia melaporkan bahwa jumlah orang yang bekerja meningkat sebesar 64,9 ribu pada bulan Agustus dibandingkan dengan perkiraan 23 ribu dan penurunan sebesar 14,6 ribu pada bulan sebelumnya. Akibatnya, tingkat pengangguran Australia meningkat dari 3,5% menjadi 3,7%.  Tingkat partisipasi meningkat menjadi 67,0%, sementara jam kerja bulanan menurun. Lapangan kerja melonjak sebesar 63,9 ribu sementara lapangan kerja penuh naik sebesar 2,8 ribu. Kondisi pasar tenaga kerja yang lebih lemah berdampak pada belanja konsumen dan aktivitas sektor jasa. Konsumsi barang jadi dan jasa menyumbang 70% perekonomian Australia. Tren peningkatan pengangguran yang terus berlanjut akan mengurangi konsumsi dan berdampak pada aktivitas sektor jasa, sehingga perekonomian Australia rentan terhadap risiko resesi.

Harga pada pasangan mata uang AUDUSD turun. Support terdekatnya di zona 0.6390 dan resistance terdekatnya di zona 0.6450. Support lanjutan di zona 0.6360 dan dilanjutkan ke zona 0.6330 Resistance lanjutan di zona 0.6470 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.6500.

EURUSD - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.0727. Penurunan kinerja mata uang ini disebabkan oleh suasana kehati-hatian pasar Zona Eropa menjelang kebijakan suku bunga oleh ECB. Bank Sentral Eropa akan mengadakan pertemuan pada hari Kamis malam ini, ekspektasi bahwa ECB akan meningkatkan suku bunga semakin besar, tetapi para pelaku pasar masih memperkirakan apakah ECBn akan menaikkan suku bunga sebesar seperempat poin atau bahkan melakukan kebijakan ekstrim dengan berhenti sejenak untuk pertama kalinya setelah sembilan kenaikan berturut-turut. Sebelumnya, Komisi Eropa memperkirakan pertumbuhan ekonomi zona euro akan melambat pada tahun ini dan tahun depan. Meskipun Jerman, sebagai kekuatan ekonomi terbesar di Eropa, diperkirakan akan mengalami kontraksi sebesar 0,4%, pertumbuhan Perancis dan Spanyol mungkin melampaui perkiraan sebelumnya. Komisi juga memproyeksikan inflasi konsumen zona euro sebesar 5,6% pada tahun 2023, yang secara signifikan melebihi target ECB sebesar 2%. Support terdekatnya di zona 1.0680 dan resistance terdekatnya di zona 1.0760.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke areal 1.2484. Penurunan kinerja mata uang Pound Sterling diakibatkan oleh Perekonomian Inggris yang mengalami kontraksi sebesar 0,5% pada bulan Juli, penurunan terbesar tahun ini. Angka tersebut membalikkan kenaikan 0,5% di bulan Juni dan meleset dari estimasi konsensus sebesar 0,5%. Laporan PDB menunjukkan kelemahan di seluruh perekonomian, dengan penurunan di sektor jasa, manufaktur, dan konstruksi. Tidak diragukan lagi bahwa kenaikan tajam suku bunga pinjaman telah mendinginkan perekonomian, namun terdapat ketidakpastian mengenai tindakan apa yang akan diambil Bank of England pada pertemuan tanggal 21 September. Pasar telah memperkirakan kenaikan suku bunga sebesar seperempat poin sebesar 75%, yang berarti ada kemungkinan jeda kenaikan suku bunga. Perekonomian Inggris mungkin sudah berada dalam resesi dan kenaikan suku bunga berikutnya akan memberikan tekanan lebih lanjut pada perekonomian. Di sisi lain, perjuangan melawan inflasi masih jauh dari selesai, dan dengan inflasi yang berada pada angka 6,8%, BoE perlu berbuat lebih banyak untuk membawa inflasi mendekati target 2%. Laporan pekerjaan Inggris pada hari Selasa adalah pengingat bahwa inflasi masih hidup dan meningkat. Perekonomian mengalami penurunan sebesar 207.000 jiwa dalam tiga bulan hingga bulan Juli, karena pasar tenaga kerja menunjukkan adanya kesenjangan yang lebih besar.  Support terdekatnya di areal 1.2440 dan resistance terdekatnya di zona 1.2530.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke areal 0.5916. Penurunan kinerja mata uang Kiwi masih dibungkam oleh kinerja Indeks Dolar AS yang menguat pasca rilisnya angka CPI AS yang meningkat. Hal ini menyebabkan buyarnya konsentrasi The Fed terhadap kebijakan yang akan di ambil pada pertemuan mendatang. Disisi dalam negeri, Pembacaan PMI Manufaktur Business NZ bulan Agustus pada hari Jumat diperkirakan akan tetap berada di wilayah kontraksi selama enam bulan berturut-turut. Kondisi bisnis akan mulai menunjukkan tanda-tanda membaik, namun produsen kemungkinan akan tetap berhati-hati. Data aktivitas Tiongkok seharusnya memberikan beberapa bukti bahwa perekonomian sedang stabil. Produksi industri dan penjualan ritel akan menunjukkan sedikit perbaikan. Support terdekatnya di areal 0.5890 dan resistance terdekatnya di zona 0.5940.

USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 147.44 ditengah pengutan mata uang yen akibat perkiraan pasar adanya perubahan besar-besaran dalam outlook kebijakan moneter Bank of Japan (BoJ) menyusul sejumlah komentar hawkish dari Gubernur BoJ Kazuo Ueda yang disampaikan di akhir pekan. Gubernur BoJ Ueda menyatakan pada hari Senin dalam sebuah wawancara bahwa bank sentral dapat keluar dari kebijakan suku bunga negatif ketika target inflasi 2% sudah dekat dan mereka akan memiliki bukti yang cukup pada akhir tahun untuk mengevaluasi apakah suku bunga harus tetap negative. Selain itu, pada perdagangan hari ini, Yoshitaka Shindo selaku Menteri Ekonomi Jepang yang baru saja ditunjuk, mengatakan ia "akan mengerahkan semua langkah kebijakan yang memungkinkan untuk mendukung perekonomian." Shindo mengatakan bahwa ia "bertujuan untuk mencapai pertumbuhan yang baik dan distribusi kekayaan sambil berusaha untuk mencapai reformasi fiskal." ).” Support terdekatnya di zona 147.20 dan resistance terdekatnya di zona 147.85.

USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 1.3553 akibat kinerja Loonie yang menguat setelah kenaikan harga minyak mentah terkait komoditas utama karena kekhawatiran terhadap pengetatan pasokan global. Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan pada hari Rabu, Arab Saudi dan Rusia telah memperpanjang pengurangan produksi sebesar 1,3 juta barel per hari (bpd) minyak mentah yang dijadwalkan untuk sisa tahun 2023. Fokus pasar ke depan ke rilis data yang akan datang dari AS, termasuk Indeks Harga Produsen (IHP) Inti dan Penjualan Ritel untuk bulan Agustus. Data-data ini akan memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai aktivitas ekonomi di AS. Support terdekatnya di zona 1.3530 dan resistance terdekatnya di zona 1.3585.

USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 0.8931 setelah Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang lebih baik dari prakiraan dari Amerika Serikat (AS). IHK AS (YoY) naik menjadi 3,7% dari angka sebelumnya 3,2%, melampaui konsensus pasar sebesar 3,6% di bulan Agustus. IHK inti bulanan naik ke 0,3% dari 0,2% sebelumnya, yang diprakirakan tidak berubah. Namun, tingkat inti tahunan mencetak angka 4,3% seperti yang diharapkan dari angka 4,7% sebelumnya. Hal ini memperkuat pengetatan kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan selanjutnya. Ke depan, para pelaku pasar akan fokus pada Harga Produsen dan Impor Swiss untuk bulan Agustus yang akan dirilis pada hari ini. Support terdekatnya di zona 0.8900 dan resistance terdekatnya di zona 0.8950.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

2:00

USD - Federal Budget Balance

89.3B

-251.0B

-220.8B

7:01

GBP - RICS House Price Balance

-68%

-55%

-55%

7:50

JPY - Core Machinery Orders m/m

-1.1%

-0.7%

2.7%

9:00

AUD - MI Inflation Expectations

4.60%

-

4.9%

9:30

AUD - Employment Change

64.9K

25.4K

-14.6K

9:30

AUD - Unemployment Rate

3.7%

3.7%

3.7%

14:30

CHF - PPI m/m

-

0.1%

0.1%

20:15

EUR - Main Refinancing Rate

-

4.25%

4.25%

20:15

EUR - Monetary Policy Statement

-

-

-

20:30

CAD - Wholesale Sales m/m

-

1.2%

-2.8%

20:30

USD - Core PPI m/m

-

0.2%

0.3%

20:30

USD - Core Retail Sales m/m

-

0.4%

1.0%

20:30

USD - PPI m/m

-

0.4%

0.3%

20:30

USD - Retail Sales m/m

-

0.1%

0.7%

20:30

USD - Unemployment Claims

-

226K

216K

20:45

EUR - ECB Press Conference

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788