| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.09300 | -0.38% |
GBPUSD | 1.30410 | -0.52% |
AUDUSD | 0.66360 | -0.48% |
NZDUSD | 0.60050 | -0.15% |
USDJPY | 151.610 | 0.47% |
USDCHF | 0.86320 | 0.51% |
USDCAD | 1.38240 | 0.66% |
GOLDUD | 2,742.100 | 0.10% |
COFU | 72.02 | -0.50% |
USD/IDR | 15,765 | -0.10% |
Rabu, 06 November 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish dipicu oleh keputusan Israel untuk mengganti Menteri Pertahanan yang berpotensi mengubah arah pandangan Israel terhadap konflik Gaza. Selain itu, sinyal permintaan yang lesu di pasar energi AS juga turut membatasi harga.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Senin mengumumkan pemecatan Menteri Pertahanan Yoav Gallant. Netanyahu mengatakan bahwa hubungan antara keduanya memburuk dalam beberapa bulan terakhir, dipicu oleh kesenjangan yang signifikan dalam pendekatan mereka terhadap upaya perang di Gaza. Sebagai pengganti Gallant, Netanyahu telah menunjuk Israel Katz, seorang politikus kawakan yang telah memegang beberapa posisi kabinet, termasuk menteri luar negeri, menteri keuangan, dan menteri intelijen.
Turut membebani pergerakan harga, dalam laporan mingguan terbaru yang dirilis oleh grup industri API menunjukkan stok minyak mentah melonjak naik sebesar 3,13 juta barel untuk pekan yang berakhir 1 November. Laporan API tersebut mengindikasikan permintaan yang lesu di pasar energi AS. Meski demikian, pasar masih menantikan laporan resmi versi pemerintah yang akan dirilis Rabu malam oleh badan statistik EIA.
Sementara itu, produsen minyak dan gas mulai menutup produksi Teluk Meksiko AS dan menarik pekerja dari anjungan pada hari Selasa menjelang Badai Rafael. Pusat Badai Nasional AS memperingatkan Badai Tropis Rafael diperkirakan akan menjadi badai Kategori 1 pada Rabu dini hari. Para pengamat memperkirakan potensi kehilangan dapat mencapai antara 3,1 juta hingga 4,9 juta barel minyak dan 4,56 miliar hingga 6,39 miliar kaki kubik gas alam.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $74 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $69 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
22:30 | USA - EIA Crude Oil Stocks Change |
| 1.8M | -0.515M |
22:30 | USA - EIA Gasoline Stocks Change |
| -1.65M | -2.707M |