| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.08480 | 0.06% |
GBPUSD | 1.26830 | 0.03% |
AUDUSD | 0.65400 | -0.08% |
NZDUSD | 0.61730 | -0.26% |
USDJPY | 150.690 | -0.14% |
USDCHF | 0.88000 | -0.03% |
USDCAD | 1.35070 | -0.01% |
GOLDUD | 2,030.790 | 0.13% |
COFU | 77.62 | -0.15% |
USD/IDR | 15,640 | 0.10% |
Selasa, 27 Februari 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish dipicu oleh potensi meredanya ketegangan Israel - Hamas seiring dengan menguatnya sinyal gencatan senjata di jalur Gaza. Meski demikian, beberapa katalis positif memberi dukungan pada harga minyak, antara lain peningkatan aktifitas penerbangan China ke AS, isyarat untuk tidak menurunkan suku bunga AS dalam waktu dekat, dan situasi di Laut Merah yang masih terus memanas.
Presiden AS Joe Biden pada hari Senin mengatakan bahwa ia berharap gencatan senjata dalam konflik Israel-Hamas di Gaza dapat dimulai pada hari Senin depan ketika pihak-pihak yang bertikai tampaknya mencapai kesepakatan selama negosiasi di Qatar yang difasilitasi oleh Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. Pasca pertemuan, pemimpin Hamas mengatakan kelompoknya telah menerima upaya untuk mengakhiri perang. Menyusul setelahnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga mengatakan Israel siap untuk mencapai kesepakatan. Sinyal positif dari kedua pemimpin tersebut memberikan harapan akan segera terjadinya gencatan senjata segera dan permanen di Jalur Gaza.
Sementara itu, maskapai penerbangan penumpang China akan diizinkan untuk meningkatkan jumlah penerbangan pulang-pergi mingguan mereka ke AS menjadi 50 mulai tanggal 31 Maret, naik dari saat ini sebanyak 35, kata Departemen Transportasi AS pada hari Senin, mengembalikan pasar ke hampir sepertiga dari tingkat sebelum pandemi. Di samping itu, rute penerbangan lain yang melibatkan China telah dibuka kembali jauh lebih cepat, dengan kapasitas kursi antara China dan Inggris pada bulan ini melebihi tingkat sebelum pandemi sebesar 30%, dan China - Singapura sebesar 6%, menurut penyedia data penerbangan OAG. Berita tersebut menjadi katalis positif bagi harga minyak, terlebih mengingat posisi industri penerbangan yang berkontribusi terhadap 7,8% dari konsumsi minyak secara global.
Turut mendukung pergerakan harga minyak, pada pidato pertama Presiden The Fed Bank Kansas City, Jeffrey Schmid, pada hari Senin membahas mengenai kebijakan suku bunga yang akan diambil kurang lebih sama seperti sebagian besar rekan bank sentralnya, yaitu tidak terburu-buru untuk menurunkan suku bunga. Biaya pinjaman yang tinggi berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi dan mengurangi permintaan minyak.
Sentimen positif lainnya datang dari serangan kelompok Houthi terhadap kapal-kapal tanker yang melalui jalur Laut Merah memicu peningkatan terhadap tarif logistik serta memperpanjang waktu pengiriman kargo. Sejauh ini serangan balik dari pasukan AS dan Inggris yang menargetkan beberapa fasilitas milik Houthi masih belum mampu menghentikan aksi yang dilakukan oleh kelompok Houthi.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $79 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $75 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
20:30 | USA - Durable Goods Orders MoM |
| -4.5% | 0.0% |
21:00 | USA - House Price Index MoM |
|
| 0.3% |
22:00 | USA - CB Consumer Confidence |
| 115.0 | 114.8 |
22:00 | USA - Richmond Fed Manufacturing Index |
|
| -15 |
22:00 | USA - Richmond Fed Services Index |
|
| 4.0 |
22:30 | USA - Dallas Fed Services Index |
|
| -9.3 |