| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.04690 | 0.11% |
GBPUSD | 1.25370 | 0.46% |
AUDUSD | 0.64960 | 0.58% |
NZDUSD | 0.58320 | 0.50% |
USDJPY | 154.230 | -0.38% |
USDCHF | 0.89090 | -0.15% |
USDCAD | 1.39730 | -0.26% |
GOLDUD | 2,714.350 | 0.02% |
COFU | 71.44 | -0.55% |
USD/IDR | 15,865 | 0.00% |
Senin, 25 November 2024 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak bearish tertekan oleh sentimen dari isyarat Iran memulai kembali pembicaraan nuklir dan rencana Rusia untuk mencabut larangan ekspor bensin lebih awal.
Iran berencana bertemu dengan tiga negara Eropa di Jenewa pada 29 November nanti untuk membahas mengenai program nuklir pasca pengawas atom PBB merilis resolusi nuklir terhadap Iran, ungkap kementerian luar negeri Iran pada hari Minggu. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengonfirmasi bahwa wakil menteri luar negeri Iran, Prancis, Jerman, dan Inggris akan ambil bagian dalam perundingan tersebut, yang katanya akan membahas isu-isu regional serta program nuklir. Isyarat Iran untuk melakukan pembicaraan nuklir tersebut memberikan harapan arah kesepakatan pakta nuklir yang telah tertunda sejak tahun 2018, dan pelonggaran sanksi dari Barat terhadap sektor minyak Iran.
Turut membebani pergerakan harga, Rusia bersiap mencabut larangan ekspor bensin dan dokumen yang diperlukan akan siap dalam waktu dekat, kata Wakil Perdana Menteri Alexander Novak pada hari Jumat. Sebelumnya pada bulan Agustus, Rusia mengatakan bahwa larangan ekspor bensin akan diperpanjang hingga akhir tahun. Keputusan Rusia untuk mencabut larangan ekspor lebih awal mengindikasikan potensi tambahan pasokan bahan bakar di pasar global.
Sementara itu, kelompok Hizbullah asal Lebanon menembakkan 250 roket ke Israel pada hari Minggu, yang menyebabkan kebakaran dan kerusakan di kota Nahariya di Israel utara. Serangan Hizbullah itu merupakan balasan atas serangan udara Israel yang menewaskan sedikitnya 29 orang di pusat kota Beirut sehari sebelumnya. Aksi saling serang tersebut meredupkan harapan tercapainya kesepakatan gencatan senjata di Lebanon yang tengah diupayakan saat ini oleh AS.
Sentimen positif lainnya, sehari setelah serangan rudal balasan untuk pertama kalinya ke Ukraina, Presiden Vladimir Putin pada hari Jumat mengatakan bahwa Rusia akan terus menguji rudal hipersonik Oreshnik barunya dalam pertempuran dan memiliki stok yang siap digunakan, sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan mitra Baratnya untuk mengembangkan sistem udara untuk melawan senjata tersebut. Ketegangan antara Rusia dengan Ukraina serta negara Barat kian meningkat setelah pasukan Rusia dilaporkan menangkap seorang tentara Inggris yang ikut bertempur dengan tentara Ukraina di wilayah Kursk, kata sumber yang dikutip kantor berita negara Rusia, RIA, pada hari Minggu.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $73 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $69 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
20:30 | USA - Chicago Fed National Activity Index |
| -0.15 | -0.28 |
22:30 | USA - Dallas Fed Manufacturing Index |
| -1 | -3 |