Home
>
News
>
Publication
>
Minyak Meredup Dibayangi Keraguan Ekonomi Eropa Serta China
Minyak Meredup Dibayangi Keraguan Ekonomi Eropa Serta China
Friday, 28 July 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.09760

-0.07%

GBPUSD

1.27960

-0.06%

AUDUSD

0.67080

-0.37%

NZDUSD

0.61820

-0.34%

USDJPY

139.440

0.09%

USDCHF

0.86900

0.05%

USDCAD

1.32230

0.06%

GOLDUD

1,941.990

-0.10%

COFU

79.84

-0.25%

USD/IDR

15,050

0.17%

Fokus Crude Oil:

  • AS tuding China kemungkinan memasok teknologi militer ke Rusia, ungkap laporan intelijen AS.
  • Kinerja perekonomian AS pada kuartal II tumbuh lebih cepat dari yang diharapkan.

***************************************************************

Jumat, 28 Juli 2023 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak bearish tertekan oleh beberapa sentimen negatif antara lain potensi ketegangan baru antara AS dengan China, kekhawatiran resesi ekonomi di Eropa, serta kebijakan pemangkasan upah di China. Meski demikian, data positif ekonomi AS membatasi penurunan harga lebih lanjut.

Dalam sebuah laporan intelijen yang dirilis hari Kamis, AS menuding China telah membantu Rusia untuk menghindari sanksi Barat dan kemungkinan juga memberi Moskow teknologi militer dan penggunaan ganda untuk digunakan dalam perang di Ukraina. Tudingan AS tersebut berpotensi memicu ketegangan baru antara AS dan China yang dapat menghambat proses pemulihan ekonomi global.

Turut membebani pergerakan harga lebih lanjut, Bank Sentral Eropa (ECB) pada hari Kamis memutuskan untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, menjadikan suku bunga deposito ECB mencapai 3.75% atau level tertinggi sejak tahun 2000. Kenaikan yang sekaligus merupakan kali kesembilan berturut-turut tersebut meningkatkan kekhawatiran akan potensi resesi ekonomi di Uni Eropa.

Sentimen negatif lainnya datang dari kebijakan terbaru pemerintah China yang pada hari Kamis mengumumkan kebijakan terbaru yaitu pemangkasan upah terutama bagi pekerja kerah putih di China dengan total mencapai $57 triliun. Para ekonom menilai langkah penghematan tersebut akan membebani kepercayaan konsumen dan meningkatkan risiko deflasi di ekonomi terbesar kedua dunia itu.

Sementara itu, Departemen Perdagangan AS pada hari Kamis melaporkan bahwa PDB kuartal II AS tumbuh sebesar 2.4%, melebihi ekspektasi awal di 1.8%, yang mengindikasikan bahwa kinerja ekonomi AS bertumbuh lebih cepat dari yang diharapkan dan sekaligus meredam kekhawatiran akan ancaman resesi di negara ekonomi terbesar pertama dunia itu.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $82 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $78 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - Core PCE Price Index MoM

 

0.2%

0.3%

19:30

USA - Personal Income MoM

 

0.5%

0.4%

19:30

USA - Personal Spending MoM

 

1.1%

1.2%

21:00

USA - Michigan Consumer Sentiment Final

 

72.6

64.4

21:00

USA - Michigan Consumer Expectations Final

 

69.4

61.5

21:00

USA - Michigan Inflation Expectations Final

 

3.4%

3.3%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788