| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.07010 | -0.08% |
GBPUSD | 1.26370 | -0.05% |
AUDUSD | 0.66460 | -0.21% |
NZDUSD | 0.60820 | -0.28% |
USDJPY | 160.740 | 0.13% |
USDCHF | 0.89850 | 0.11% |
USDCAD | 1.36990 | 0.16% |
GOLDUD | 2,327.500 | 0.08% |
COFU | 81.86 | 0.28% |
USD/IDR | 16,390 | 0.09% |
Jumat, 28 Juni 2024 - Pada penutupan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak bullish didukung oleh eskalasi tensi di Timur Tengah yang dipicu oleh isyarat peningkatan intensitas serangan Israel ke Kota Gaza. Meski demikian, pesimisme pertumbuhan ekonomi China dan penyelidikan terhadap produsen minyak AS membatasi pergerakan harga lebih lanjut.
Pasukan Israel pada Kamis sore menyerbu masuk ke pemukiman warga Palestina di distrik Shejaia di utara Kota Gaza dan memerintahkan warga mengungsi ke selatan agar menghindari operasinya yang dikatakan sebagai tahap akhir operasi melawan kelompok Hamas. Berita tersebut mengindikasikan potensi peningkatan intensitas serangan Israel di kota Gaza dalam beberapa waktu mendatang.
Masih dari Timur Tengah, sebuah kapal dagang yang menuju kota Dammam di Arab Saudi dilaporkan terkena serangan rudal di Laut Merah di lepas pantai Yaman pada hari Kamis. Ketegangan di jalur Laut Merah akibat serangan dari kelompok Houthi Yaman tersebut berpotensi meningkat seiring dengan intensitas serangan Israel ke Kota Gaza dalam beberapa hari terakhir.
Sementara itu, dalam sebuah survei yang dilakukan Reuters terhadap 19 ekonom pada hari Kamis, diperkirakan aktivitas manufaktur di China kemungkinan akan mengalami kontraksi untuk bulan kedua pada bulan Juni. Pesimisme hasil survei itu dipicu oleh rilisnya beberapa data ekonomi China yang suram baru-baru ini serta meningkatnya ketegangan perdagangan antara China dengan UE dan AS.
Sentimen negatif lainnya datang dari Komite Anggaran Senat AS yang pada hari Kamis melakukan penyelidikan terhadap produsen minyak dalam negeri terkait atas tuduhan kolusi harga dengan OPEC. Produsen yang diselidiki termasuk Exxon Mobil, Chevron, ConocoPhillips, BP, Shell dan 12 perusahaan energi lainnya. Tindakan tersebut menguatkan pernyataan sebelumnya dari pejabat AS bahwa Presiden Biden ingin melakukan segala upaya guna memastikan harga bahan bakar tetap rendah menjelang pemilihan Presiden AS pada bulan November mendatang.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $84 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $80 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
19:30 | USA - PCE Price Index YoY |
| 2.6% | 2.7% |
19:30 | USA - Personal Income MoM |
| 0.4% | 0.3% |
19:30 | USA - Personal Spending MoM |
| 0.3% | 0.2% |
20:45 | USA - Chicago PMI |
| 40 | 35.4 |
21:00 | USA - Michigan Consumer Sentiment Final |
| 65.8 | 69.1 |
23:00 | USA - Fed Bowman Speech |
|
|
|