| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.08580 | 0.13% |
GBPUSD | 1.27680 | 0.08% |
AUDUSD | 0.66520 | 0.20% |
NZDUSD | 0.61440 | 0.26% |
USDJPY | 156.830 | -0.06% |
USDCHF | 0.91360 | -0.19% |
USDCAD | 1.36350 | -0.12% |
GOLDUD | 2,351.860 | 0.06% |
COFU | 77.81 | 1.26% |
USD/IDR | 16,065 | 0.06% |
Selasa, 28 Mei 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau masih bergerak pada tren bullish pasca rilisnya proyeksi permintaan minyak dari Goldman Sachs, serta ditambah dengan eskalasi konflik di Timur Tengah yang terus memuncak dipicu oleh serangan Israel di Gaza dan meluasnya wilayah serangan Houthi terhadap kapal yang menuju pelabuhan Israel.
Dalam laporan yang dirilis hari Senin, diproyeksikan bahwa permintaan minyak global pada tahun 2030 akan meningkat menjadi 108,5 juta bph dari 106 juta bph, dan mencapai puncaknya pada tahun 2034 di angka 110 juta bph akibat dari melambatnya penggunaan kendaraan listrik, ujar analis dari Goldman Sachs. Setelah itu, permintaan minyak diperkirakan akan stabil hingga sekitar tahun 2040, tambahnya.
Turut mendukung pergerakan harga lebih lanjut, serangan udara Israel yang dilancarkan pada Minggu malam di sebuah kamp tenda di kota Rafah, Gaza, memicu kebakaran yang menewaskan 45 warga sipil. Dalam pernyataan resminya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Senin mengatakan bahwa serangan tersebut tidak dimaksudkan untuk menimbulkan korban sipil dan akan diselidiki. Meski demikian, tidak ada isyarat dari Israel untuk menghentikan aksinya, meskipun insiden itu telah memicu protes dari para pemimpin global yang mendesak penerapan perintah Pengadilan Dunia untuk menghentikan serangan Israel di Gaza.
Masih dari Timur Tengah, kelompok Houthi Yaman pada hari Senin mengatakan bahwa pihaknya telah melancarkan serangan terhadap tiga kapal di Samudera Hindia dan Laut Merah, dan dua kapal perusak AS di Laut Merah. Aksi tersebut dilakukan sebagai tindakan solidaritas terhadap warga Palestina dalam perang Israel di Gaza, ungkap juru bicara militer Houthi, Yahya Saree. Selain itu, mereka menambahkan akan menyerang kapal mana pun yang berlayar menuju pelabuhan Israel, bahkan di Laut Mediterania.
Sementara itu, data ekonomi terbaru China yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional (NBS) pada hari Senin menunjukkan keuntungan perusahaan industri di negara raksasa ekonomi terbesar kedua dunia itu naik 4,3% dalam kurun empat bulan pertama tahun 2024 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $81 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $76 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
20:00 | USA - House Price Index MoM |
| 0.5% | 1.2% |
20:55 | USA - Fed Kashkari Speech |
|
|
|
21:00 | USA - CB Consumer Confidence |
| 96.0 | 97.0 |
21:30 | USA - Dallas Fed Manufacturing Index |
| -14.0 | -14.5 |