Home
>
News
>
Publication
>
Minyak Melandai Seiring Kembali Pulihnya Produksi Ladang Sverdrup
Minyak Melandai Seiring Kembali Pulihnya Produksi Ladang Sverdrup
Wednesday, 20 November 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.05940

0.06%

GBPUSD

1.26800

0.06%

AUDUSD

0.65310

0.03%

NZDUSD

0.59110

0.02%

USDJPY

154.650

-0.03%

USDCHF

0.88210

-0.05%

USDCAD

1.39550

-0.10%

GOLDUD

2,631.850

0.35%

COFU

69.28

-0.09%

USD/IDR

15,820

-0.01%

Fokus Crude Oil:

  • Produksi ladang minyak Sverdrup telah kembali pulih hingga dua pertiga kapasitasnya pada hari Selasa pagi, kata juru bicara Equinor.
  • Ukraina menggunakan rudal buatan AS pertama kalinya untuk menyerang wilayah Rusia; Putin tandatangani doktrin nuklir baru.

***********************************************************

Rabu, 20 November 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkonsolidasi dibebani oleh sentimen dari pemulihan produksi ladang Sverdrup yang lebih cepat dari perkiraan, dan ditambah dengan laporan terbaru API serta sinyal optimis gencatan senjata di Lebanon. Meski demikian, potensi eskalasi konflik lebih lanjut di Ukraina membatasi penurunan harga lebih lanjut.

Equinor telah melanjutkan kembali produksi di ladang minyak Johan Sverdrup di Laut Utara setelah pemadaman listrik, mencapai dua pertiga kapasitas pada pertengahan pagi pada hari Selasa, kata juru bicara perusahaan. Pemadaman listrik yang disebabkan oleh panas berlebih di stasiun konverter listrik di Kaarstoe di Norwegia barat daya itu memaksa Equinor menghentikan produksi secara total pada hari Senin. Pekerjaan perbaikan yang lebih cepat dari perkiraan itu meredakan kekhawatiran gangguan pasokan lebih lanjut di ladang minyak terbesar di Eropa Barat tersebut.

Sentimen negatif lainnya, dalam laporan mingguan terbaru yang dirilis oleh grup industri API menunjukkan stok minyak mentah AS melonjak naik sebesar 4,75 juta barel untuk pekan yang berakhir 15 November. Laporan itu mengindikasikan permintaan yang sedang lesu. Meski demikian, pasar masih menantikan rilisnya laporan resmi versi pemerintah yang akan dirilis pada Rabu malam oleh badan statistik EIA.

Turut membebani harga, utusan Gedung Putih Amos Hochstein pada hari Selasa menyatakan optimis bahwa gencatan senjata di Lebanon akan segera tercapai, setelah pembicaraan dengan Ketua Parlemen Nabih Berri di Beirut. Selain itu, harapan meredanya konflik di Timur Tengah juga didukung oleh rencana pertemuan antara AS dan Israel pada awal Desember mendatang untuk membahas situasi konflik Gaza.

Sementara itu, Ukraina untuk pertama kalinya menggunakan rudal balistik jarak jauh buatan AS dalam menyerang fasilitas militer Rusia di wilayah Bryansk pada hari Selasa, menyusul persetujuan dari Presiden Biden pada akhir pekan lalu. Sumber pemerintah Ukraina dan seorang pejabat AS mengonfirmasi bahwa rudal balistik yang digunakan adalah jenis ATACMS buatan AS. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov melontarkan peringatan keras atas penggunaan ATACMS itu merupakan sinyal yang jelas bahwa Barat ingin meningkatkan konflik. Pada hari yang sama, Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani doktrin nuklir baru yang memungkinkan Rusia menggunakan senjata nuklir untuk menanggapi serangan yang mengancam integritas teritorialnya.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $71 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $67 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

22:30

USA - EIA Crude Oil Stocks Change

 

0.8M

2.089M

22:30

USA - EIA Gasoline Stocks Change

 

1.6M

-4.407M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788