| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1871 | -0.27% |
GBPUSD | 1.3705 | -0.32% |
AUDUSD | 0.6970 | -0.72% |
NZDUSD | 0.6033 | -0.68% |
USDJPY | 154.82 | 0.44% |
USDCHF | 0.7716 | 0.40% |
USDCAD | 1.3602 | 0.40% |
GOLDUD | 4,833.89 | -5.15% |
COFU | 64.72 | -2.75% |
USD/IDR | 16,791 | 0.00% |
Senin, 02 Februari 2026 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak bearish terbebani oleh sentimen dari keputusan OPEC+ untuk mempertahankan produksi di tengah kenaikan harga yang telah mencapai rekor tertinggi enam bulan. Selain itu, isyarat de-eskalasi antara AS dengan Iran juga turut menjadi katalis yang membebani harga.
OPEC+ sepakat untuk mempertahankan produksi minyaknya tidak berubah pada bulan Maret, kata aliansi produsen itu pada pertemuan hari Minggu, meskipun harga minyak mentah telah mencapai level tertinggi enam bulan. Kedelapan anggota yang bertemu termasuk Arab Saudi, Rusia, Uni Emirat Arab, Kazakhstan, Kuwait, Irak, Aljazair, dan Oman, menaikkan kuota produksi sekitar 2,9 juta bph dari April hingga Desember 2025, atau setara dengan 3 persen dari permintaan global. Hasil pertemuan hari Minggu itu sekaligus menegaskan kembali keputusan tersebut untuk bulan Maret, setelah pertemuan sebelumnya melakukan hal yang sama untuk Januari dan Februari.
Turut membebani harga, Presiden AS Donald Trump pada hari Sabtu mengatakan bahwa Iran telah berbicara serius dengan Washington, tepat beberapa jam setelah pejabat keamanan tertinggi Teheran, Ali Larijani, mengatakan di X bahwa pengaturan untuk negosiasi sedang berlangsung. Berita tersebut mengisyaratkan sinyal de-eskalasi konflik yang lebih luas antara AS dengan Iran.
Sementara itu, aktivitas pabrik Asia meningkat pada bulan Januari karena permintaan global yang kuat mendorong pesanan ekspor, ungkap hasil survei sektor swasta yang dirilis pada hari Senin. Sektor manufaktur di ekonomi terbesar Asia, China, menunjukkan ketahanan pada bulan Januari, dengan produksi dan industri teknologi tinggi tetap dalam mode ekspansi. Jepang dan Korea Selatan mengalami pertumbuhan aktivitas manufaktur dengan laju tertinggi dalam beberapa tahun.
Dari Timur Tengah, kementerian dalam negeri Suriah pada hari Minggu mengatakan bahwa mereka telah menahan sebuah kelompok di balik serangan roket baru-baru ini di bandara militer Mezzeh di Damaskus, dan senjata yang digunakan dalam serangan tersebut berasal dari Hizbullah Lebanon. Selain itu, pihak kementerian juga mengatakan telah menyita sejumlah drone yang sedang dipersiapkan kelompok tersebut untuk digunakan dalam operasi selanjutnya.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $65 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $60 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
21:45 | USA - S&P Global Manufacturing PMI Final |
| 51.9 | 51.8 |
22:00 | USA - ISM Manufacturing PMI |
| 48.3 | 47.9 |