Home
>
News
>
Publication
>
Minyak Bergerak Tertekan Pasca Rilisnya Proyeksi Terbaru IEA
Minyak Bergerak Tertekan Pasca Rilisnya Proyeksi Terbaru IEA
Wednesday, 16 October 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.08900

-0.01%

GBPUSD

1.30730

-0.02%

AUDUSD

0.67030

-0.22%

NZDUSD

0.60810

-0.35%

USDJPY

149.190

-0.07%

USDCHF

0.86170

0.03%

USDCAD

1.37740

-0.03%

GOLDUD

2,662.780

0.24%

COFU

70.99

-0.23%

USD/IDR

15,530

-0.08%

Fokus Crude Oil:

  • IEA melihat permintaan China yang di bawah ekspektasi akan menjadi hambatan utama bagi pertumbuhan minyak global.
  • Ekonomi China diperkirakan tumbuh 4,8% tahun ini, dan berpotensi turun lebih lanjut hingga 4,5% pada tahun 2025.

***********************************************************

Rabu, 16 Oktober 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish tertekan oleh sentimen dari proyeksi pesimis IEA akan pertumbuhan permintaan minyak, dan ditambah dengan estimasi melesunya ekonomi China. Meski demikian, eskalasi konflik di Lebanon antara Israel dengan kelompok Hizbullah yang terus berlanjut memberikan dukungan pada harga minyak.

International Energy Agency (IEA) pada hari Selasa merilis Laporan Pasar Minyak bulan Oktober yang memperkirakan permintaan minyak global tahun ini sebesar 862.000 bph, turun dari estimasi sebelumnya sebesar 903.000 bph, yang sekaligus menandai pemangkasan proyeksi untuk bulan ketiga berturut-turut. Melemahnya permintaan dari China berkontribusi besar terhadap penurunan tersebut, di mana IEA melihat permintaan dari negara importir terbesar pertama dunia itu hanya akan tumbuh sebesar 150.000 bph di tahun ini, setelah konsumsi turun sebesar 500.000 bph pada bulan Agustus dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, penurunan selama empat bulan berturut-turut. Sementara estimasi pertumbuhan untuk tahun depan sedikit dinaikkan menjadi 998.000 bph dari 954.000 bph.

Turut membebani pergerakan lebih lanjut, perekonomian China diperkirakan akan tumbuh 4,8% pada tahun 2024, lebih rendah dari target pemerintah, dan pertumbuhan tersebut dapat menurun lebih lanjut hingga 4,5% pada tahun 2025, menurut hasil survei terbaru yang dilakukan Reuters pada hari Selasa. Selain itu, hasil survei juga menunjukkan PDB diperkirakan naik 4,5% pada kuartal ketiga dari tahun sebelumnya, melambat dari 4,7% pada kuartal kedua dan mencapai yang terlemah sejak kuartal pertama 2023. Pemerintah China akan merilis data PDB kuartal ketiga dan penjualan ritel September, produksi industri, dan data investasi pada pukul 02.00 GMT pada 18 Oktober.

Sementara itu, selain serangan udara secara intens yang dilancarkan ke Lebanon, Israel juga terpantau bersiap untuk memperluas serangan via darat di wilayah Timur Tengah tersebut. Pasukan militer Israel dilaporkan telah melakukan pembersihan ranjau darat dan membangun penghalang baru di perbatasan antara Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel dan jalur demiliterisasi yang berbatasan dengan Suriah, kata beberapa sumber pada hari Selasa. Seorang sumber keamanan senior Lebanon mengatakan operasi pembersihan ranjau dapat memungkinkan pasukan Israel untuk mengepung Hizbullah dari timur.

Sentimen positif lainnya datang dari berita kebakaran di di kilang minyak kecil Pars Petro Shushtar di provinsi Khuzestan, Iran, kutip media pemerintah pada hari Selasa. Insiden tersebut saat ini sedang diselidiki oleh pemerintah setempat.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $73 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $68 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - Export Prices MoM

 

-0.4%

-0.7%

19:30

USA - Import Prices MoM

 

-0.4%

-0.3%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788