| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.07750 | 0.04% |
GBPUSD | 1.25990 | 0.09% |
AUDUSD | 0.65270 | 0.15% |
NZDUSD | 0.61190 | 0.23% |
USDJPY | 150.080 | -0.08% |
USDCHF | 0.88020 | -0.02% |
USDCAD | 1.34850 | -0.05% |
GOLDUD | 2,012.900 | 0.36% |
COFU | 78.34 | -0.56% |
USD/IDR | 15,630 | -0.10% |
Senin, 19 Februari 2024 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak bearish di tengah berlangsungnya libur di pasar AS dalam rangka perayaan President Day.
Para pembuat kebijakan Federal Reserve pada hari Jumat mengisyaratkan sinyal menunggu untuk penurunan suku bunga pasca rilisnya data ekonomi AS yang mengecewakan selama seminggu terakhir, termasuk inflasi yang lebih kuat dari perkiraan dan melemahnya belanja, serta ditambah dengan indeks harga produsen yang menunjukkan kondisi inflasi yang luar biasa.
Sentimen negatif lainnya datang dari rencana Dewan Keamanan PBB yang kemungkinan akan melakukan pemungutan suara pada hari Selasa mengenai desakan Aljazair agar badan beranggotakan 15 negara itu menuntut gencatan senjata kemanusiaan segera dalam konflik Israel-Hamas, kata para diplomat. Untuk dapat disetujui, resolusi Dewan Keamanan PBB memerlukan setidaknya sembilan suara setuju dan tidak ada veto dari AS, Inggris, Perancis, China atau Rusia. Namun, AS sejauh ini mengisyaratkan akan memvetonya.
Sementara itu, sebuah kapal kargo yang terdaftar di Inggris dilaporkan diserang di Selat Bab al-Mandab di lepas pantai Yaman pada hari Minggu, kata perusahaan keamanan maritim Inggris Ambrey. Rencananya kapal tersebut berangkat dari Khor Fakkan, UEA, dan akan menuju ke Varna, Bulgaria. Kelompok Houthi Yaman telah berulang kali melancarkan serangan melalui rudal dan drone yang menargetkan setiap kapal komersial internasional yang melalui Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab sejak pertengahan November lalu, yang akhirnya memaksa beberapa perusahaan memilih rute yang lebih panjang dan lebih mahal melalui Afrika.
Masih dari wilayah Timur Tengah, AS dilaporkan telah melancarkan lima serangan sebagai pertahanan diri di wilayah Yaman yang saat ini dikuasai kelompok Houthi, kata Komando Pusat AS pada hari Minggu.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $79 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $75 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
All Day | USA - Presidents' Day |
|
|
|