Home
>
News
>
Publication
>
Minyak Bergerak Bearish Dipicu Meredanya Kekhawatiran Fundamental Pasar
Minyak Bergerak Bearish Dipicu Meredanya Kekhawatiran Fundamental Pasar
Monday, 26 June 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.08950

-0.05%

GBPUSD

1.27070

0.20%

AUDUSD

0.66650

-0.09%

NZDUSD

0.61190

-0.15%

USDJPY

143.550

0.03%

USDCHF

0.89730

-0.18%

USDCAD

1.31800

-0.14%

GOLDUD

1,923.790

0.09%

COFU

69.84

-0.69%

USD/IDR

15,000

0.13%

Fokus Crude Oil:

  • Fundamental pasar minyak global akan tetap sehat untuk sisa tahun ini, kata CEO Saudi Aramco.
  • Pertumbuhan energi terbarukan tidak akan mengurangi dominasi bahan bakar fosil pada tahun 2022.

***************************************************************

Senin, 26 Juni 2023 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak pada tren bearish dibebani oleh sentimen dari pernyataan CEO Aramco yang meredakan kekhawatiran akan fundamental di pasar minyak global, dan ditambah dengan rilisnya laporan yang menunjukkan bahwa peningkatan energi terbarukan tidak akan mengganggu pertumbuhan pasokan minyak mentah.

CEO Saudi Aramco Amin Nasser pada hari Senin mengatakan bahwa fundamental pasar minyak global diperkirakan akan tetap sehat untuk sisa tahun ini, didukung oleh permintaan yang sehat di negara-negara berkembang, terutama di China dan India. Nasser menambahkan bahwa terlepas dari risiko resesi di beberapa negara OECD, ekonomi negara berkembang – terutama China dan India – akan mendorong pertumbuhan permintaan minyak yang sehat lebih dari 2 juta barel per hari tahun ini. Selain itu, pasokan minyak mentah dari Rusia dan Iran juga bertahan meskipun ada sanksi Barat, mengimbangi pemotongan produksi oleh Arab Saudi dan anggota OPEC+ lainnya.

Turut membebani pergerakan harga lebih lanjut, permintaan energi global naik 1% tahun lalu dan rekor pertumbuhan energi terbarukan tidak mengubah dominasi bahan bakar fosil pada tahun 2022, yang masih menyumbang 82% dari pasokan, ungkap laporan Tinjauan Statistik Energi Dunia dari sisi industri yang dirilis pada hari Senin. Laporan tersebut mengindikasikan bahwa pertumbuhan energi terbarukan tidak akan sampai mengganggu pasokan di sektor energi berbasis fosil, terutama minyak mentah.

Sementara itu, OPEC memperkirakan permintaan minyak global akan meningkat menjadi 110 juta bph pada tahun 2045, 23% lebih tinggi dari level permintaan saat ini, ungkap Sekretaris Jenderal OPEC Haitham Al Ghais pada hari Senin.

Sentimen positif lainnya datang dari potensi blokade minyak Libya ke pasar minyak global setelah pihak berwenang yang berbasis di Libya timur pada hari Sabtu mengancam akan memblokade ekspor minyak atas penggunaan pendapatan energi pemerintah Tripoli.

Selain di Libya, gangguan pasokan juga berpotensi dihadapi oleh Rusia setelah pemberontakan yang gagal oleh tentara bayaran Rusia Wagner pada hari Sabtu menimbulkan kekhawatiran akan memicu ketidakstabilan politik di Rusia dan dampak potensial pada pasokan minyak dari salah satu produsen terbesar dunia tersebut.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $72 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $68 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

21:30

USA - Dallas Fed Manufacturing Index

 

-26.5

-29.1

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 4050 7788