Home
>
News
>
Publication
>
Meningkatnya Peluang The Fed Pangkas Suku Bunga Dorong Kinerja Emas
Meningkatnya Peluang The Fed Pangkas Suku Bunga Dorong Kinerja Emas
Thursday, 28 November 2024

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0565

0.05%

GBPUSD

1.2679

0.04%

AUDUSD

0.6496

0.08%

NZDUSD

0.5893

0.03%

USDJPY

151.05

-0.03%

USDCHF

0.8815

-0.06%

USDCAD

1.4029

-0.14%

GOLDUD

2635.45

0.04%

USD/IDR

15850

-0.03%

Fokus Emas:

  1. Gencatan senjata antara Israel dan kelompok bersenjata Hizbullah berhasil ditegakan
  2. PCE Inti naik 0,3%; naik 2,8% pada basis tahun ke tahun

Kamis, 28 November 2024 – Harga emas meningkat ke zona $2635 per troy ons di tengah melemahnya Dolar AS setelah tertekan oleh oleh data ekonomi yang menunjukkan inflasi masih berada di atas target Federal Reserve. Pelemahan ini terjadi menjelang akhir pekan panjang Thanksgiving.

Di sisi Data ekonomi AS, Data Produk Domestik Bruto (PDB) pendahuluan AS untuk kuartal ketiga naik 2,8% seperti prakiraan dan sama dengan kuartal sebelumnya. Namun, Pesanan Barang Tahan Lama AS pada bulan Oktober 0,2%, gagal memenuhi ekspektasi 0,5%, meskipun penurunan 0,8% bulan sebelumnya direvisi lebih tinggi menjadi turun 0,4%. Di sisi tenaga kerja, Klaim Pengangguran Awal untuk pekan yang berakhir pada 22 November dan Klaim Lanjutan untuk pekan 15 November lebih rendah dari yang diprakirakan.

Selain itu, Biro Analisis Ekonomi AS melaporkan pada hari Rabu bahwa Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE) AS naik 2,3% YoY di bulan Oktober, dibandingkan dengan kenaikan 2,1% di bulan September. Indeks Harga PCE inti, yang tidak termasuk harga makanan dan energi yang bergejolak, naik 2,8% di periode yang sama, naik dari 2,7% di bulan September. Data ini memperkuat ekspektasi bahwa Fed mungkin akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember, meskipun langkah tersebut dilakukan dengan kehati-hatian. Pelaku pasar menilai kurangnya keberhasilan dalam mengembalikan inflasi ke target Federal Reserve sebesar 2%, bersamaan dengan prospeknya tarif yang lebih tinggi pada barang-barang impor dari pemerintahan Trump yang akan datang, dapat mempersempit ruang lingkup penurunan suku bunga dari bank sentral AS.

Di sisi geopolitik, dalam berita yang beredar, gencatan senjata antara Israel dan kelompok bersenjata Hizbullah Lebanon berhasil ditegakkan pada hari Rabu, menyusul kesepakatan yang dimediasi oleh Amerika Serikat (AS) dan Prancis. Gencatan senjata ini telah memungkinkan orang-orang di daerah perbatasan, yang telah hancur akibat konflik selama 14 bulan, untuk mulai kembali ke rumah mereka. Namun, Israel tetap melanjutkan operasi militernya terhadap Hamas di Jalur Gaza.

Harga emas meningkat dengan support saat ini beralih ke area $2600 dan resistance terdekat berada di area $2654. Support terjauhnya berada di area $2585 hingga ke area $2540, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area $2685 hingga ke area $2745.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

All Day

US - Bank Holiday

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788