| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1076 | -0.04% |
GBPUSD | 1.3164 | -0.01% |
AUDUSD | 0.6796 | -0.06% |
NZDUSD | 0.6256 | -0.11% |
USDJPY | 144.95 | -0.13% |
USDCHF | 0.8466 | 0.08% |
USDCAD | 1.3481 | 0.03% |
GOLDUD | 2520.59 | 0.08% |
USD/IDR | 15415 | 0.26% |
Fokus Emas:
Jumat, 30 Agustus 2024 – Harga emas meningkat ke zona $2520 per troy ons, dengan sentimennya relatif terpengaruh akibat data ekonomi AS yang rilis pada hari Kamis (29/8) dan ekspektasi penurunan tingkat suku bunga The Fed pada pertemuan September.
Ekonomi AS menunjukkan pertumbuhan yang stabil, didukung oleh peningkatan pada estimasi awal growth domestic product (GDP) untuk kuartal kedua tahun ini dan penurunan klaim pengangguran mingguan di AS. Data estimasi awal GDP untuk kuartal kedua tahun ini meningkat sebesar 3,0% pada tingkat tahunan, setelah data yang dilaporkan bulan lalu menunjukkan peningkatan sebesar 2,8%. Sementara itu, jumlah klaim pengangguran di AS untuk minggu ini turun sebesar 2.000, yaitu berada di level 231.000. Meskipun begitu, isu perlambatan di pasar tenaga kerja masih menghantui AS hingga saat ini pasca tingkat pengangguran AS pada bulan Juli meningkat ke level tertinggi sejak Oktober 2021, yaitu di angka 4.3%. Pasar tenaga kerja memang menjadi perhatian khusus The Fed selama beberapa minggu ke belakang, di mana Ketua The Fed, Jerome Powell, pada hari Jumat lalu mengisyaratkan akan berpotensi mengambil kebijakan penurunan suku bunga dalam waktu dekat untuk menanggapi kekhawatiran di pasar tenaga kerja. Kebijakan tersebut diharapkan dapat melonggarkan kebijakan moneter dan mengembalikan momentum di pasar tenaga kerja.
Sentimen lain yang mendorong penguatan emas datang dari, ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang kembali berlanjut, pasca Israel mengklaim telah membunuh komandan pasukan Jihad Islam dan empat militan lainnya dalam baku tembak di sebuah masjid di West Bank. Israel memulai operasi militernya untuk memerangi pasukan Jihad Islam dan Hamas pada Rabu dini hari, melibatkan ratusan tentara Israel dan didukung oleh helikopter, pesawat nirawak, dan mobil lapis baja. Israel menargetkan serangannya ke kota Tulkarm, Jenin, dan daerah-daerah lainnya di Lembah Yordan. Konflik yang semakin memanas tersebut menarik perhatian dunia, di mana Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, menyatakan bahwa operasi militer berskala besar yang dilakukan Israel tersebut sangat memprihatinkan dan menyerukan agar operasi militer tersebut segera dihentikan. Kondisi ini menjadi sentimen positif bagi emas, yang cenderung digunakan sebagai aset investasi yang aman di tengah ketidakpastian geopolitik.
Fokus pasar ke depan menunggu dengan kehati-hatian rilisnya Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditure/PCE) inti, pengukur inflasi yang lebih disukai oleh The Fed, diprakirakan menunjukkan peningkatan 2,7% YoY di bulan Juli, dibandingkan dengan 2,6% di bulan Juni. Pelaku pasar menanti data ini sebagai gambaran mengenai potensi besaran penurunan suku bunga oleh The Fed dalam pertemuan bulan September mendatang.
Harga emas meningkat dengan support saat ini beralih ke area $2500 dan resistance terdekat berada di area $2530. Support terjauhnya berada di area $2485 hingga ke area $2475, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area $2535 hingga ke area $2540.
Jam | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
2:30 | US - FOMC Member Bostic Speaks | - | - | - | |||||
19:30 | US - Core PCE Price Index m/m | - | 0.2% | 0.2% | |||||
20:45 | US - Chicago PMI | - | 45.0 | 45.3 | |||||
21:00 | US - Revised UoM Consumer Sentiment | - | 68.0 | 67.8 | |||||