Home
>
News
>
Publication
>
Memuncaknya Ketegangan Timur Tengah Buat Minyak Kembali Bangkit
Memuncaknya Ketegangan Timur Tengah Buat Minyak Kembali Bangkit
Monday, 23 September 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.11610

-0.01%

GBPUSD

1.33160

0.07%

AUDUSD

0.68010

-0.16%

NZDUSD

0.62350

-0.03%

USDJPY

143.930

0.28%

USDCHF

0.85000

0.11%

USDCAD

1.35610

0.01%

GOLDUD

2,621.360

0.37%

COFU

71.31

0.29%

USD/IDR

15,120

0.30%

Fokus Crude Oil:

  • Militer Israel siap untuk pertempuran berikutnya dengan Hizbullah, yang akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
  • Israel sedang mengkaji rencana untuk mengepung sisa pasukan Hamas di Gaza utara hingga mereka menyerah.

***********************************************************

Senin, 23 September 2024 - Pada pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak menguat dipicu oleh sentimen dari memuncaknya ketegangan di Timur Tengah antara Israel dengan kelompok Hizbullah dan Hamas. Selain itu, kekhawatiran akan meluasnya konflik ke Iran turut meningkatkan ketegangan lebih lanjut di Timur Tengah.

Konflik antara Israel dengan kelompok Hizbullah asal Lebanon telah meningkat tajam dalam seminggu terakhir, kedua belah pihak dilaporkan melakukan aksi saling tembak pada hari Minggu. Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan operasi akan terus berlanjut hingga para pengungsi aman untuk kembali. Dalam sebuah pernyataan yang dirilis hari Minggu, Kepala Staf Umum Israel Herzi Halevi mengatakan bahwa militer telah dipersiapkan dengan baik untuk tahap pertempuran berikutnya, yang akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Masih dari Timur Tengah, harapan kesepakatan gencatan senjata Gaza semakin meredup pasca Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada hari Minggu mengatakan bahwa Israel sedang mengkaji rencana untuk menggunakan taktik pengepungan terhadap sekitar 5.000 anggota Hamas yang tersisa di Gaza utara sampai mereka menyerah. Dalam rencana yang diusulkan oleh pensiunan komandan militer dan beberapa anggota parlemen itu, warga sipil Palestina akan diinstruksikan untuk mengungsi dari Gaza utara, kemudian akan dinyatakan sebagai zona militer tertutup.

Dari Iran, Pasukan Garda Revolusi pada hari Minggu mengumumkan telah menangkap 12 orang di enam provinsi berbeda, dengan tuduhan telah menjadi agen yang bekerja sama dengan Israel untuk merencanakan tindakan yang merugikan keamanan negara Iran. Garda Revolusi juga menambahkan potensi konflik di Timur Tengah yang sedang berlangsung antara Israel dengan Gaza dan Lebanon, meluas ke Iran dengan adanya serangkaian tindakan yang direncanakan oleh Barat melalui agen yang ditangkap tersebut.

Sementara itu, tensi antara AS dengan China berpotensi meningkat setelah Departemen Perdagangan AS mengusulkan untuk melarang perangkat lunak maupun keras pada kendaraan buatan China karena kekhawatiran masalah keamanan nasional, ungkap dua sumber pada hari Senin. Publik AS diberikan waktu selama 30 hari untuk berkomentar sebelum proses finalisasi aturan tersebut.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $74 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $69 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:00

USA - Fed Bostic Speech

 

 

 

20:45

USA - S&P Global Manufacturing PMI Flash

 

48.5

47.9

20:45

USA - S&P Global Services PMI Flash

 

55.2

55.7

21:45

USA - Fed Goolsbee Speech

 

 

 

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788