Home
>
News
>
Publication
>
Melemahnya Optimisme Pasar Paksa Emas Mengalami Koreksi
Melemahnya Optimisme Pasar Paksa Emas Mengalami Koreksi
Tuesday, 14 May 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0725

-0.02%

GBPUSD

1.2533

-0.02%

AUDUSD

0.6562

-0.11%

NZDUSD

0.5958

-0.08%

USDJPY

153.64

0.19%

USDCHF

0.9101

0.03%

USDCAD

1.3672

0.09%

GOLDUD

2302.82

0.23%

USD/IDR

16060

0.03%

Fokus Emas :

  1. Data Perekonomian Amerika
  2. Melemahnya Optimisme Penurunan Suku Bunga

Selasa, 14 Mei 2024 –  Emas menjumpai koreksi setelah rally pada dua hari berturut-turut sebelumnya. Saat ini harga emas berada pada level $2338 dipengaruhi reaksi pasar terhadap beberapa indikator perekonomian Amerika yang akan rilis minggu ini. Jika laporan tersebut berindikasi negatif terhadap laju inflasi AS, maka hal ini berpotensi mengurangi daya tarik emas sebagai safe-haven terlepas masih berlanjutnya ketegangan geopolitik.

Sorotan utama akan berada pada laporan CPI AS. Jika laporan tersebut menunjukkan adanya perlambatan inflasi lebih lanjut, maka hal ini dapat memperkuat ekspektasi Bank Sentral AS yang akan bersikap dovish, terutama mengingat melemahnya kondisi pasar tenaga kerja baru-baru ini. Skenario ini biasanya akan meningkatkan daya tarik emas sebagai lindung nilai terhadap devaluasi mata uang dan mengurangi opportunity cost dari kepemilikan aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Survei Sentimen Konsumen oleh Universitas Michigan pada hari Jumat menunjukkan penurunan sentimen yang mengejutkan sementara pada saat yang sama ekspektasi inflasi lebih tinggi. Indeks Sentimen Konsumen awal Universitas Michigan untuk bulan Mei turun menjadi 67,4 dari 77,2 ketika para ekonom memperkirakan penurunan yang lebih ringan menjadi 76,0. Pada saat yang sama, komponen ekspektasi inflasi jangka panjang naik menjadi 3,1% dari sebelumnya 3,0%. Ekspektasi inflasi yang lebih tinggi menunjukkan Fed mungkin terus menunda langkah penurunan suku bunga yang diharapkan. Hal ini berdampak negatif bagi Emas karena suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan ketertarikan pelaku pasar untuk mengalihkan dananya ke asset dengan imbal hasil.

Sebelumnya, Wakil Ketua Fed Philip Jefferson berbicara kepada media dalam sesi tanya jawab di Cleveland Fed. Dia berkata, “Kami terus mencari bukti tambahan bahwa inflasi akan kembali ke target 2% kami.” Sementara itu, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) diperkirakan akan merilis data inflasi produsen dan konsumen untuk bulan April pada tanggal 14 dan 15 Mei. Jika tekanan harga kembali meningkat, The Fed dapat mempertahankan suku bunga diangka yang tinggi lebih lama.

Menijau dari sisi teknis, harga emas berpotensi menemui resistance terdekat pada level $2405, namun apabila menemui katalis negatif, maka harga emas berpotensi menemui support terdekat pada level $2269

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USD - Core PPI m/m

-

0.2%

0.2%

19:30

USD - PPI m/m

-

0.3%

0.2%

20:10

USD - FOMC Member Cook Speaks

-

-

-

21:00

USD - Fed Chair Powell Speaks

-

-

-

-

USD - Mortgage Delinquencies

-

-

3.88%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788