Home
>
News
>
Publication
>
Melambatnya Vaksinasi Picu Minyak Kembali Terpukul
Melambatnya Vaksinasi Picu Minyak Kembali Terpukul
Friday, 04 June 2021

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.21270

-0.04%

GBPUSD

1.41030

-0.05%

AUDUSD

0.76560

-0.01%

NZDUSD

0.71440

-0.04%

USDJPY

110.280

-0.09%

USDCHF

0.90330

0.06%

USDCAD

1.21100

0.10%

GOLDUD

1870.320

-0.47%

COFR

984724

-0.64%

USD/IDR

14290

0.07%

Fokus Crude Oil:

  1. Arab Saudi naikkan harga minyak untuk pengiriman bulan Juli ke India dan negara-negara Asia lainnya.
  2. Tren perlambatan vaksinasi Covid-19 mulai terlihat di sejumlah negara. 


Jumat, 04 Juni 2021 - Pada penutupan pekan pagi ini, harga minyak terpantau terkoreksi ke zona bearish di kisaran harga IDR 976,000 - 985,000 per barel. Meski penurunan pasokan dan keputusan Saudi menaikkan harga jual minyak memberikan dukungan pada pasar minyak, namun kekhawatiran akan kembali turunnya permintaan bahan bakar setelah liburan musim panas membebani pergerakan harga minyak.

Badan statistik AS, Energy Information Administration (EIA) pada hari Rabu melaporkan data mingguan produksi minyak mentah AS yang turun ke level 10.80 juta barel untuk pekan yang berakhir 28 Mei, dari posisi di pekan lalu di level 11.00 juta barel. Selain data produksi, EIA juga melaporkan data stok minyak mentah yang turun sebesar 5.08 juta barel. Penurunan tersebut jauh lebih besar dari prediksi sebelumnya yang memperkirakan stok akan turun sebesar 2.44 juta barel. Meski demikian, untuk stok bensin dilaporkan naik sebesar 1.5 juta barel, diluar prediksi pasar yang sebelumnya memperkirakan akan terjadi penurunan sebesar 1.48 juta barel.

Turut mendukung harga minyak, Arab Saudi mengumumkan kenaikan harga minyak mentah untuk pengiriman bulan Juli ke Asia sebesar 20 sen, yang dipicu oleh keyakinan bahwa stok minyak global akan menurun dengan cepat mulai Agustus karena pelonggaran pembatasan di negara-negara ekonomi utama dunia dan aktifitas perjalanan yang meningkat. Asia merupakan pasar utama untuk minyak Saudi, dimana 60% dari total ekspor minyak Saudi ditujukan kesana dengan China, India, Korea Selatan, dan Jepang sebagai pembeli terbesar.

Sementara itu, program vaksinasi yang melambat mulai terlihat di sejumlah negara seperti Prancis, AS dan Inggris. Beberapa negara bagian AS bahkan menawarkan sejumlah insentif untuk mendorong agar warganya mau divaksinasi. Tren perlambatan vaksinasi tersebut memicu kekhawatiran bahwa permintaan bahan bakar akan kembali meredup pasca berakhirnya liburan musim panas ini.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 1,000,000 - 1,020,000 per barel serta kisaran Support di IDR 960,000 - 940,000 per barel.

 

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30
USA - Non Farm Payrolls
-
650K
266K
19:30
USA - Unemployment Rate
-
5.9%
6.1%
21:00
USA - Factory Orders MoM
-
-0.2%
1.1%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788