| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.05650 | 0.05% |
GBPUSD | 1.26790 | 0.04% |
AUDUSD | 0.64960 | 0.08% |
NZDUSD | 0.58930 | 0.03% |
USDJPY | 151.050 | -0.03% |
USDCHF | 0.88150 | -0.06% |
USDCAD | 1.40290 | -0.14% |
GOLDUD | 2,635.450 | 0.04% |
COFU | 68.77 | -0.13% |
USD/IDR | 15,850 | -0.03% |
Kamis, 28 November 2024 - Harga minyak terpantau bergerak pada tren bearish, tertahan di bawah level $70 per barel, di tengah berlangsungnya libur perayaan Hari Thanksgiving di AS hari ini. Sinyal positif dari dimulainya gencatan senjata di Lebanon dan data ekonomi terbaru China yang suram menjadi katalis yang membebani pergerakan harga minyak.
Kesepakatan gencatan senjata antara Israel dengan kelompok Hizbullah berhasil tercapai pasca kedua belah pihak menyepakati untuk melakukan gencatan mulai hari Rabu. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi pada hari Rabu menyambut baik kesepakatan damai tersebut dan berharap gencatan senjata di Lebanon akan bersifat permanen. Tercapainya kesepakatan yang ditengahi oleh AS dan Prancis itu meredakan risiko geopolitik di wilayah Timur Tengah tersebut.
Dari China, Biro Statistik Nasional (NBS) pada hari Rabu merilis data ekonomi terbaru yang menunjukkan laba industri bulan Oktober di negara importir minyak terbesar pertama dunia itu turun sebesar 10% secara yoy. Meskipun tidak setajam penurunan pada bulan September yang mencapai 27%, namun ancaman tarif tambahan yang akan dijalankan oleh AS berpotensi menghambat pertumbuhan sektor industri China lebih lanjut pada tahun depan.
Sementara itu, eskalasi konflik di Ukraina masih terus berlanjut. Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Rabu mengatakan telah menguasai wilayah permukiman Nova Illinka, dekat dengan kota Kurakhove di wilayah Donetsk, dan berencana menjadikan kota Kurakhove dan Pokrovsk lebih jauh ke utara di wilayah Donetsk, sebagai target berikutnya. Dua pejabat AS pada hari Rabu mengatakan bahwa saat ini tim administrasi Biden tengah mempersiapkan paket bantuan senjata senilai $725 juta untuk Ukraina, yang akan diajukan secara resmi kepada Kongres paling cepat pada hari Senin nanti.
Turut mendukung harga, dari sisi pasokan, badan statistik EIA pada Rabu malam merilis laporan mingguan yang menunjukkan stok minyak mentah turun sebesar 1,84 juta barel untuk pekan yang berakhir 22 November, lebih besar dari estimasi awal yang memperkirakan penurunan sebesar 1,1 juta barel. Untuk stok bensin melonjak naik sebesar 3,31 juta barel, jauh melebihi prediksi awal yang memperkirakan kenaikan sebesar 200 ribu barel. Laporan EIA tersebut mengindikasikan permintaan minyak yang kuat di pasar energi AS, dan sekaligus mengantisipasi lonjakan permintaan bahan bakar seiring dengan dimulainya libur perayaan Hari Thanksgiving di AS pada pekan ini.
Masih dari AS, perusahaan layanan jasa energi Baker Hughes merilis laporan mingguan pada hari Rabu yang menunjukkan jumlah rig minyak dan gas AS turun menjadi 582 rig untuk pekan yang berakhir 27 November, penurunan pertama sejak awal Oktober dan sekaligus merupakan level terendah sejak September. Laporan tersebut dirilis dua hari lebih awal karena dimulainya perayaan libur Hari Thanksgiving di AS pada hari Kamis. Penurunan jumlah rig mengindikasikan potensi penurunan pasokan di AS dalam masa mendatang.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
All Day | USA - Thanksgiving Day |
|
|
|