| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.05100 | -0.02% |
GBPUSD | 1.27010 | 0.07% |
AUDUSD | 0.64290 | -0.05% |
NZDUSD | 0.58490 | -0.10% |
USDJPY | 150.590 | -0.15% |
USDCHF | 0.88380 | -0.03% |
USDCAD | 1.40730 | -0.04% |
GOLDUD | 2,649.670 | 0.02% |
COFU | 68.74 | -0.19% |
USD/IDR | 15,890 | 0.19% |
Kamis, 05 Desember 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish dipicu oleh sentimen dari pesimisme akan pemulihan pertumbuhan ekonomi China. Selain itu, permintaan bahan bakar yang lesu di AS, dan harapan akan tercapainya gencatan senjata Gaza turut menjadi katalis yang membebani harga minyak.
China tidak terikat untuk mencapai tingkat pertumbuhan PDB tertentu, dan laju kurang dari 5% untuk ekonomi dapat diterima, fokus ekonomi akan lebih tertuju pada peningkatan kualitatif dan pertumbuhan kuantitatif yang wajar, kata surat kabar resmi pemerintah People's Daily pada hari Rabu. Berita tersebut memicu pesimisme akan pemulihan pertumbuhan ekonomi di negara importir minyak terbesar pertama dunia itu pada masa mendatang.
Turut membebani pergerakan harga, Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, telah melakukan perjalanan ke Qatar dan Israel untuk memulai upaya diplomatik dalam membantu mencapai gencatan senjata di Gaza dan kesepakatan pembebasan sandera sebelum Trump menjabat pada 20 Januari, menurut sumber pada hari Rabu. Sumber tersebut menambahkan bahwa negosiator Hamas kemungkinan akan segera kembali ke ibu kota Qatar, Doha, untuk pembicaraan lebih lanjut. Pertemuan tersebut memicu kembali harapan akan tercapainya kesepakatan gencatan senjata Gaza setelah upaya sebelumnya di bawah arahan Presiden Biden tidak berhasil tercapai.
Dari sisi pasokan, laporan terbaru yang dirilis Rabu malam oleh badan statistik EIA menunjukkan stok minyak mentah dalam sepekan merosot turun sebesar 5,07 juta barel, melebihi prediksi awal yang memperkirakan penurunan sebesar 1 juta barel untuk pekan yang berakhir 29 November. Meski demikian, stok bensin dilaporkan melonjak naik tak terduga sebesar 2,36 juta barel, jauh lebih besar dari prediksi yang memperkirakan kenaikan sebesar 600 ribu barel. Data EIA itu mengindikasikan permintaan yang lesu meskipun di tengah berlangsungnya liburan perayaan hari Thanksgiving pada pekan tersebut.
Sementara itu, badan intelijen AS menemukan bahwa dalam beberapa minggu terakhir kelompok Hizbullah telah mulai merekrut pejuang baru dan berusaha mengisi kembali persediaan senjata melalui produksi dalam negeri maupun dengan menyelundupkan melalui Suriah, kata seorang pejabat senior AS, seorang pejabat Israel, dan dua anggota parlemen AS yang diberi pengarahan tentang intelijen tersebut pada hari Rabu. Berita tersebut memicu kekhawatiran akan membatalkan kesepakatan gencatan senjata yang telah dicapai dan mendorong konflik di Lebanon kembali memuncak.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $71 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $66 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
20:30 | USA - Trade Balance |
| $-75B | $-84.4B |
20:30 | USA - Initial Jobless Claims |
| 215K | 213K |
20:30 | USA - Continuing Jobless Claims |
| 1910K | 1907K |