Home
>
News
>
Publication
>
Kuota Impor China Dinaikkan, Minyak Ikut Terdorong Menguat
Kuota Impor China Dinaikkan, Minyak Ikut Terdorong Menguat
Wednesday, 23 October 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.07970

-0.01%

GBPUSD

1.29830

-0.02%

AUDUSD

0.66820

-0.03%

NZDUSD

0.60410

-0.05%

USDJPY

151.070

0.46%

USDCHF

0.86520

0.20%

USDCAD

1.38180

-0.06%

GOLDUD

2,749.070

0.06%

COFU

71.35

0.31%

USD/IDR

15,570

0.26%

Fokus Crude Oil:

  • China akan meningkatkan kuota impor minyak mentah tahun 2025 sebesar 6% untuk importir swasta.
  • Israel umumkan telah membunuh calon pewaris pemimpin Hizbullah dalam serangan tiga minggu lalu.

***********************************************************

Rabu, 23 Oktober 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak pada tren bullish didukung oleh harapan peningkataan permintaan minyak dari China seiring dengan kenaikan kuota impor bagi importir swasta di tahun depan. Selain itu, eskalasi konflik di Timur Tengah yang terus berlanjut juga turut mendukung harga minyak.

Kementerian Perdagangan China pada hari Selasa mengumumkan kenaikan kuota impor untuk importir swasta sebesar 6% menjadi sekitar 5,14 juta bph untuk tahun depan, sehingga total kuota impor gabungan untuk perusahaan penyulingan swasta akan naik menjadi 257 juta ton dari kuota sebelumnya 243 juta ton untuk tahun 2024. Keputusan tersebut mengindikasikan potensi peningkatan permintaan minyak dari negara importir minyak terbesar pertama dunia itu.

Turut mendukung pergerakan harga, Israel tidak menunjukkan sinyal akan menuruti desakan AS untuk melakukan gencatan senjata dan meredakan konflik di Timur Tengah. Kepala militer Israel Letnan Jenderal Herzi Halevi pada hari Selasa mengumumkan telah membunuh Hashem Safieddine, calon pewaris mendiang pemimpin Hizbullah, dalam serangan Israel yang dilakukan tiga minggu lalu di pinggiran selatan Beirut. Serangan yang dilancarkan militer Israel masih berlanjut di Lebanon pada hari Selasa, termasuk salah satunya yang menyebabkan runtuhnya gedung bertingkat di dekat pusat kota Beirut. Di hari yang sama, kelompok Hizbullah mengumumkan rencana sejumlah target serangan terhadap Israel, termasuk lokasi militer Israel di dekat Haifa dan Tel Aviv.

Sementara itu, upaya stimulus terbaru yang diluncurkan oleh pemerintah China sejauh ini tidak akan meningkatkan permintaan domestik secara signifikan, kata Menteri Keuangan AS Janet Yellen dan kepala ekonom Dana Moneter Internasional Pierre-Olivier Gourinchas pada hari Selasa. Bahkan Yellen dan Gourinchas mengatakan secara terpisah bahwa mereka belum melihat kebijakan apa pun dari bank sentral China dan kementerian keuangannya yang akan meningkatkan permintaan sehingga cukup untuk menyerap kelebihan produksi dan mendorong pertumbuhan.

Dari sisi pasokan, dalam laporan mingguan terbaru yang dirilis oleh grup industri API menunjukkan stok minyak mentah mengalami peningkatan sebesar 1,64 juta barel untuk penutupan pekan yang berakhir 18 Oktober. Laporan API tersebut mengindikasikan permintaan yang lesu di pasar energi AS. Meski demikian, pelaku masih menantikan rilisnya laporan resmi versi pemerintah yang akan dirilis Rabu malam oleh badan statistik EIA.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $74 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $70 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

21:00

USA - Existing Home Sales

 

3.90M

3.86M

21:30

USA - EIA Crude Oil Stocks Change

 

0.700M

-2.192M

21:30

USA - EIA Gasoline Stocks Change

 

-1.600M

-2.201M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788