| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0469 | 0.11% |
GBPUSD | 1.2537 | 0.46% |
AUDUSD | 0.6496 | 0.58% |
NZDUSD | 0.5832 | 0.50% |
USDJPY | 154.23 | -0.38% |
USDCHF | 0.8909 | -0.15% |
USDCAD | 1.3973 | -0.26% |
GOLDUD | 2714.35 | 0.02% |
USD/IDR | 15865 | 0.00% |
Fokus EURUSD:
Senin, 25 November 2024 - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.0470. Kenaikan pasangan mata uang ini dapat dikaitkan dengan koreksi Dolar AS (USD), meskipun data awal Purchasing Managers' Index (PMI) S&P Global AS yang dirilis pada Jumat cukup kuat. S&P Global US Composite PMI naik menjadi 55,3 pada November, mencerminkan pertumbuhan sektor swasta yang kuat, terutama di sektor jasa, yang melonjak ke 57,0. Optimisme ini semakin diperkuat oleh penurunan klaim pengangguran dan data inflasi yang tetap tangguh, mengindikasikan bahwa Federal Reserve mungkin memperlambat pemotongan suku bunga atau bahkan mempertahankan suku bunga saat ini lebih lama. Dinamika ini, ditambah dengan ketidakpastian geopolitik yang mendorong aliran aset safe-haven, memperkuat dominasi Dolar, dengan Indeks USD (DXY) mendekati level tertinggi dalam beberapa tahun.
Disisi Euro, mata uang ini menghadapi tantangan khususnya terhadap Dolar AS, disebabkan oleh data PMI yang menunjukkan penurunan aktivitas ekonomi di Zona Euro. HCOB Flash Eurozone Composite PMI untuk November turun tajam ke level 48,1, di bawah ambang batas netral 50,0, yang mengindikasikan kontraksi. Penurunan tajam terlihat pada PMI sektor jasa (49,2) dan manufaktur (45,2), mencerminkan tekanan ekonomi yang serius, terutama di Prancis dan Jerman. PMI jasa Prancis merosot ke 45,7, sementara PMI manufaktur Jerman hanya naik tipis ke 43,2, keduanya menunjukkan tren resesi yang mendalam. Data ini meningkatkan ekspektasi pelonggaran moneter agresif oleh Bank Sentral Eropa (ECB), yang semakin menekan nilai Euro.
Ke depan, perbedaan narasi ekonomi antara Zona Euro dan AS menunjukkan perbedaan kebijakan dan pertumbuhan yang semakin lebar, yang kemungkinan akan terus menekan EURUSD. Sementara Euro menghadapi kontraksi ekonomi dan ekspektasi kebijakan dovish dari ECB, Dolar AS mendapatkan keuntungan dari momentum pertumbuhan dan sikap suku bunga yang lebih moderat. Dengan investor yang menantikan data ekonomi berikutnya, termasuk laporan ketenagakerjaan dan inflasi AS, serta mempertimbangkan risiko geopolitik, jalur pemulihan Euro tampak semakin sulit.
Harga pada pasangan mata uang EURUSD menguat. Support terdekatnya di zona 1.0320 dan resistance terdekatnya di zona 1.0540. Support lanjutan di zona 1.0280 dan dilanjutkan ke zona 1.0240. Resistance lanjutan di zona 1.0590 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.0630.
GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.2590. Pemulihan pasangan mata uang ini didukung oleh berkurangnya ekspektasi pemotongan suku bunga oleh Bank of England (BoE), menyusul data yang menunjukkan inflasi Inggris melonjak menjadi 2,3% pada Oktober, melampaui target BoE. Data inflasi yang kuat ini mengindikasikan bahwa BoE kemungkinan akan lebih berhati-hati dalam mengambil langkah pelonggaran moneter. Selain itu, sentimen risiko di pasar global, yang didorong oleh laporan kemungkinan gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah, turut mendukung penguatan Pound terhadap Dolar AS yang melemah. Sementara itu, Dolar AS menghadapi tekanan karena Indeks Dolar (DXY) mundur dari level tertinggi dua tahunnya akibat aksi ambil untung oleh investor dan penurunan imbal hasil obligasi AS. Support terdekatnya di area 1.252 dan resistance terdekatnya di zona 1.2650.
AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6530. Pasangan mata uang dolar Australia menunjukkan penguatan terhadap Dolar AS meski data PMI Australia November mencatat kontraksi pada angka 49,4, peningkatan pada sektor manufaktur dari 47,3 ke 49,4 membantu mengimbangi pelemahan di sektor jasa. Sementara itu, Dolar AS tetap berada di bawah tekanan meski data PMI AS mencatat hasil positif, dengan PMI Komposit naik menjadi 55,3 di November dari 54,1 pada bulan sebelumnya. Kenaikan pada sektor jasa menjadi pendorong utama, melampaui ekspektasi dengan angka 57,0. Namun, penurunan imbal hasil obligasi AS dan meningkatnya keyakinan bahwa Federal Reserve akan lebih berhati-hati dalam memangkas suku bunga membuat investor mengurangi ekspektasi kenaikan besar untuk Dolar. Support terdekatnya di zona 0.6500 dan resistance terdekatnya di zona 0.6560
NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.5860. Naiknya performa mata uang Kiwi didukung oleh pelemahan Dolar AS. Perhatian pasar kini tertuju pada keputusan suku bunga Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) yang dijadwalkan Rabu. Data dari Statistics New Zealand menunjukkan penurunan penjualan ritel sebesar 0,1% QoQ pada kuartal ketiga (Q3), lebih baik dari penurunan 1,2% pada kuartal sebelumnya. Meski demikian, penurunan dua kuartal berturut-turut ini menandakan bahwa tingginya suku bunga terus menekan sentimen konsumen, mengindikasikan bahwa ekonomi Selandia Baru mungkin telah berada dalam resesi pertengahan tahun ini. Ekspektasi pemangkasan suku bunga agresif oleh RBNZ, dengan potensi pengurangan 50 hingga 75 basis poin, turut memengaruhi pergerakan Kiwi. Support terdekatnya di area 0.5840 dan resistance terdekatnya di zona 0.5890.
USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 154.23. Disisi Jepang, data menunjukkan pada hari Jumat bahwa inflasi inti Jepang pada bulan Oktober bertahan di atas target bank sentral sebesar 2% dan indeks utama menghilangkan dampak percepatan bahan bakar. Pelaku pasar menilai hal ini sebagai kemungkinan bank sentral untuk menaikkan suku bunga yang masih rendah. Pada pertemuan sebelumnya BoJ telah mengambil kebijakan untuk mengakhiri tingkat suku bunga negatif pada pertemuan bulan Maret dengan menaikan tingkat suku bunga menjadi 0,25% pada bulan Juli dengan harapan BoJ dapat mencapai target inflasi sebesar 2%. Support terdekatnya di zona 154.00 dan resistance terdekatnya di zona 154.65.
USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 1.3973 terseret oleh kinerja Dolar AS, Di sisi Kanada, data ekonomi pada hari Jumat menunjukan Penjualan ritel Kanada naik 0,4% di bulan September dari bulan Agustus karena konsumen menghabiskan lebih banyak uang di toko kelontong dan supermarket, sementara data awal menunjukkan kenaikan di bulan Oktober sebesar 0,7%. Selain itu, ekspektasi pasar masih tertuju kepada penurunan suku bunga sebesar setengah poin persentase oleh Dewan Komisaris pada pertemuan ke depan setelah sebelumnya bank sentral melakukan pemotongan sebesar itu pada bulan Oktober. Support terdekatnya di zona 1.3950 dan resistance terdekatnya di zona 1.4035.
USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 0.8909 terseret oleh kinerja Dolar AS pasca rilisnya S&P Global telah merilis pembacaan pendahuluan Indeks Manajer Pembelian (IMP) untuk AS. IMP Manufaktur masih dalam kontraksi, meskipun naik kei 48,8 dari sebelumnya 48,5 pada bulan Oktober. Selain itu, IMP Jasa menunjukkan peningkatan ke 57,0, mengalahkan estimasi 55,3 dan naik dari 55,0 yang terlihat pada bulan Oktober. Di sisi lain, pasar tetap memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) oleh The Fed pada pertemuan Desember. Support terdekatnya di zona 0.8890 dan resistance terdekatnya di zona 0.8959.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
4:45 AM | NZD | Retail Sales q/q | -0.1% | -0.5% | -1.2% |
4:45 AM | NZD | Core Retail Sales q/q | -0.8% | -0.3% | -1.0% |
4:45 AM | NZD | Trade Balance | -1544M | -1760M | -2154M |
4:00 PM | EUR | German ifo Business Climate | - | 86.1 | 86.5 |
4:00 PM | GBP | MPC Member Lombardelli Speaks | - | - | - |
5:30 PM | GBP | MPC Member Dhingra Speaks | - | - | - |
8:30 PM | CAD | Corporate Profits q/q | - | - | 1.5% |
9:00 PM | CNY | CB Leading Index m/m | - | - | -0.2% |
9:00 PM | EUR | Belgian NBB Business Climate | - | -12.7 | -12.8 |