| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1112 | -0.06% |
GBPUSD | 1.3345 | 0.04% |
AUDUSD | 0.6838 | 0.07% |
NZDUSD | 0.6266 | 0.05% |
USDJPY | 143.59 | -0.06% |
USDCHF | 0.8474 | -0.08% |
USDCAD | 1.3538 | -0.10% |
GOLDUD | 2628.42 | 0.04% |
USD/IDR | 15170 | 0.10% |
Fokus EURUSD:
Selasa, 24 September 2024 - Pasangan mata uang EURUSD turun ke zona 1.1112. Kinerja mata uang Euro mengalami penurunan akibat data makro terbaru Zona Euro mengalami kontraksi yang lebih tajam dari perkiraan dalam aktivitas bisnis, seperti yang ditunjukkan oleh Indeks Manajer Pembelian (PMI). PMI turun menjadi 48,9, menandai kontraksi pertama di wilayah ini sejak Februari. Penurunan ini didorong oleh stagnasi di sektor jasa dan perlambatan manufaktur yang memburuk. Penurunan ekonomi Jerman semakin dalam, sementara Prancis, yang sempat menikmati kenaikan singkat selama Olimpiade, kembali mengalami kontraksi.
Penurunan ekonomi di Zona Euro ini telah meningkatkan kekhawatiran tentang prospek pertumbuhan kawasan ini, terutama dengan penurunan inflasi dan penurunan permintaan. PMI jasa turun menjadi 50,5 dari 52,9, jauh di bawah ekspektasi, memicu spekulasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan memangkas suku bunga lebih lanjut pada pertemuan bulan Oktober mendatang. Penurunan tajam pada pesanan bisnis baru, ditambah dengan menurunnya optimisme di antara para manajer pembelian, menggarisbawahi kondisi ekonomi zona euro yang rapuh.
Sementara itu, ekonomi AS menunjukkan stabilitas yang lebih baik, dengan PMI komposit yang tetap stabil di 54,4, menandakan berlanjutnya pertumbuhan di sektor manufaktur dan jasa. Namun, kenaikan harga, terutama untuk barang dan jasa, menunjukkan peningkatan tekanan inflasi, yang dapat mempersulit keputusan suku bunga Federal Reserve di masa depan. Perbedaan antara zona euro dan AS ini menyebabkan pergerakan mata uang yang signifikan, dengan euro melemah terhadap dolar. Karena bank-bank sentral global menghadapi tantangan yang berbeda, pasar semakin fokus pada bagaimana dinamika ekonomi ini akan mempengaruhi keputusan kebijakan moneter di masa depan.
Harga pada pasangan mata uang EURUSD menurun. Support terdekatnya di zona 1.1060 dan resistance terdekatnya di zona 1.1150. Support lanjutan di zona 1.1010 dan dilanjutkan ke zona 1.0970 Resistance lanjutan di zona 1.1190 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.1230.
GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.3345. Kinerja mata uang Pound Inggris baru-baru ini melonjak ke level tertinggi 30 bulan terhadap dollar AS, didukung oleh kombinasi beberapa faktor termasuk data ekonomi dan kebijakan-kebijakan Bank of England (BoE). Reli ini sebagian besar disebabkan oleh penjualan ritel Inggris yang lebih kuat dari perkiraan, yang mengalami lonjakan signifikan sebesar 2,5% di bulan Agustus, jauh di atas perkiraan 1,5%. Lonjakan ini menandai pertumbuhan ritel terkuat sejak Februari 2022, yang selanjutnya mendukung penguatan mata uang Poundsterling. Support terdekatnya di areal 1.3280 dan resistance terdekatnya di zona 1.3390.
AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6838. Pasangan mata uang Aussie menguat didorong oleh kombinasi faktor-faktor yang mengarah pada keputusan kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA). Ekspektasi pasar menunjukkan bahwa RBA akan mempertahankan suku bunganya tetap pada 4,35%, sebuah keputusan yang telah memberikan stabilitas pada mata uang. Tingkat suku bunga yang berkepanjangan ini ditujukan untuk mengendalikan inflasi sekaligus mendukung pemulihan ekonomi. Selain faktor domestik, AUD telah didukung oleh pelemahan relatif dolar AS, yang telah dipengaruhi oleh penurunan suku bunga baru-baru ini dari Federal Reserve AS. Kenaikan imbal hasil obligasi Australia juga berkontribusi pada kenaikan AUD, karena investor asing tertarik pada imbal hasil yang lebih tinggi dari obligasi pemerintah Australia, yang semakin meningkatkan permintaan untuk mata uang tersebut. Support terdekatnya di zona 0.6800 dan resistance terdekatnya di zona 0.6890.
NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.6266. Mata uang Kiwi terdukung oleh kinerja mata uang USD yang melemah akibat PMI Manufaktur S&P AS bulan September turun menjadi 47,0 MoM, jatuh ke level terendah sejak Juli 2023 karena sektor manufaktur AS melihat prospek aktivitas bisnis yang suram. Di sisi lain, PMI Jasa S&P AS turun menjadi 55,4 di bulan September, turun dari 55,7 di bulan Agustus namun melampaui ekspektasi di angka 55,2. Di sisi lain, angka-angka Produk Domestik Bruto (PDB) terbaru menunjukkan bahwa perekonomian Selandia Baru kembali mengalami kontraksi, turun 0,2% di kuartal kedua (Q2). “Hambatan yang sedang berlangsung, termasuk ekspektasi kami untuk pelemahan lebih lanjut di pasar tenaga kerja, menunjukkan bahwa kita tidak mungkin melihat perubahan yang cepat dalam perekonomian,” kata Kim Mundy, ekonom di ASB Bank di Auckland. Prospek ekonomi Selandia Baru yang rapuh kemungkinan akan membatasi kenaikan Kiwi dalam waktu dekat. Support terdekatnya di areal 0.6230 dan resistance terdekatnya di zona 0.6280.
USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 143.59 di tengah kehati-hatian pasar menjelang pidato Gubernur Kazuo Ueda pada hari Selasa untuk mendapatkan petunjuk mengenai kecepatan dan tingkat pengetatan. Sebelumnya, BOJ mempertahankan suku bunga tidak berubah pada hari Jumat dan mengisyaratkan pihaknya tidak terburu-buru menaikkan suku bunga lagi. Support terdekatnya di zona 142.20 dan resistance terdekatnya di zona 143.13.
USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 1.3536 terseret oleh kinerja Dolar AS.
Di sisi Kanada, fokus pasar tertuju pada pidato Gubernur Bank of Canada (BoC) Tiff Macklem, yang dijadwalkan pada hari Selasa. Pelaku pasar memperkirakan Tiff Macklem kemungkinan akan memberikan petunjuk baru mengenai seberapa besar bank sentral akan menurunkan suku bunga pada akhir tahun. Di sisi Dolar AS, beragam komentar pejabat The Fed telah menekan kinerja Dolar AS lebih lanjut. Presiden The Fed Chicago Austan Goolsbee mencatat, "Lebih banyak lagi penurunan suku bunga yang mungkin diperlukan selama tahun depan, suku bunga harus turun secara signifikan. Support terdekatnya di zona 1.3514 dan resistance terdekatnya di zona 1.3585.
USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 0.8474 pasca para pengambil kebijakan Federal Reserve AS pada Senin mengatakan penurunan suku bunga sebesar setengah poin pada minggu lalu dimaksudkan untuk mencoba mempertahankan apa yang mereka lihat sebagai keseimbangan perekonomian yang sedang berkembang dan sehat, dengan inflasi yang mengarah ke target The Fed. Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari dalam sambutannya yang dipublikasikan pagi ini dan dalam komentarnya kepada CNBC mengatakan dia setuju pemotongan setengah poin adalah tepat, meskipun dia juga bisa mendukung pengurangan seperempat poin. Support terdekatnya di zona 0.8420 dan resistance terdekatnya di zona 0.8510.
Jam | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
0:00 | USD - FOMC Member Kashkari Speaks | - | - | - | |||||
7:30 | JPY - Flash Manufacturing PMI | 49.6 | 49.9 | 49.8 | |||||
11:30 | AUD - Cash Rate |
| 4.35% | 4.35% | |||||
11:30 | ADU - RBA Rate Statement | - | - | - | |||||
12:05 | JPY - BOJ Gov Ueda Speaks | - | - | - | |||||
12:30 | AUD - RBA Press Conference | - | - | - | |||||
16:00 | EUR - German ifo Business Climate | - | 86.1 | 86.6 | |||||
20:00 | EUR - Belgian NBB Business Climate | - | -12.3 | -12.6 | |||||
20:00 | USD - S&P/CS Composite-20 HPI y/y | - | 5.9% | 6.5% | |||||
21:00 | USD - CB Consumer Confidence | - | 103.9 | 103.3 | |||||
21:00 | USD - Richmond Manufacturing Index | - | -13 | -19 | |||||
23:00 | EUR - German Buba President Nagel Speaks | - | - | - | |||||