Home
>
News
>
Publication
>
Konflik Israel - Hamas Terus Memuncak, Minyak Waspada Menanti Dampak Konflik
Konflik Israel - Hamas Terus Memuncak, Minyak Waspada Menanti Dampak Konflik
Monday, 16 October 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.05050

-0.05%

GBPUSD

1.21350

-0.04%

AUDUSD

0.62890

-0.14%

NZDUSD

0.58850

-0.08%

USDJPY

149.460

0.02%

USDCHF

0.90150

0.04%

USDCAD

1.36690

-0.04%

GOLDUD

1,932.770

-0.65%

COFU

87.72

-0.01%

USD/IDR

15,690

0.14%

Fokus Crude Oil:

  • Israel dan AS serukan agar Hamas harus dilenyapkan; Iran peringatkan akan ambil tindakan.
  • Bank Sentral China akan meningkatkan dukungan likuiditas melalui pinjaman kebijakan, suku bunga tidak berubah.

***************************************************************

Senin, 16 Oktober 2023 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak terkonsolidasi dibayangi oleh ketidakpastian ekonomi yang terjadi seiring memuncaknya eskalasi tensi konflik antara Israel dan Hamas.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Minggu mengatakan pasukannya siap bergerak ke Jalur Gaza dalam upaya menghancurkan militan Hamas melalui pengeboman sebagai balasan atas serangan Hamas delapan hari lalu yang menewaskan sekitar 1.300 warga Israel, sebagian besar warga sipil. Senada dengan Israel, Presiden AS Joe Biden pada hari Minggu juga mengatakan bahwa kelompok militan Harmas harus dilenyapkan, tetapi perlu ada otoritas dari Palestina. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan pada hari Minggu bahwa penyeberangan perbatasan ke Gaza yang dikontrol Mesir akan dibuka kembali dan AS akan bekerja sama dengan Mesir, Israel, dan PBB untuk mendapatkan bantuan melalui jalur tersebut.

Meski demikian, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian pada hari Minggu memperingatkan bahwa negaranya dapat bertindak, dan mengatakan kepada al Jazeera bahwa mereka telah menyampaikan pesan kepada para pejabat Israel bahwa “jika mereka tidak menghentikan kekejaman mereka di Gaza, Iran tidak bisa hanya menjadi pengamat.” Selain itu, jika cakupan perang meluas, maka AS juga kan mengalami kerugian yang signifikan.

Turut membebani pergerakan harga lebih lanjut, Irak telah meluncurkan tiga kontrak energi dengan Crescent Petroleum yang berbasis di UEA untuk mengembangkan tiga ladang minyak dan gas di di provinsi Basra dan Diyala Irak di timur laut Bagdad. Irak, kata kementerian perminyakan pada hari Minggu. Berita tersebut mengindikasikan tambahan pasokan minyak ke pasar global.

Sementara itu, Bank Sentral China pada hari Minggu berjanji akan meningkatkan dukungan likuiditas pada sistem perbankan seiring dengan perpanjangan pinjaman kebijakan jangka menengah pada hari Senin, namun mempertahankan suku bunga tidak berubah seperti yang diharapkan. Bulan ini, banyak pemerintah daerah di China, termasuk Liaoning dan Chongqing, bergegas menerbitkan obligasi refinancing khusus untuk melunasi kewajiban mereka, seiring dengan upaya China untuk mengurangi meningkatnya risiko utang yang masih menjadi kekhawatiran bagi investor. Berita tersebut menjadi katalis positif di tengah upaya China untuk menjaga likuiditas dan memulihkan perekonomiannya.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $92 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $85 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

22:00

USA - EIA Crude Oil Stocks Change

 

0.492M

-2.224M

22:00

USA - EIA Gasoline Stocks Change

 

-0.800M

6.481M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788