Home
>
News
>
Publication
>
Ketegangan Timur Tengah Dorong Permintaan Safe Haven, Emas Naik
Ketegangan Timur Tengah Dorong Permintaan Safe Haven, Emas Naik
Thursday, 05 March 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1626

0.18%

GBPUSD

1.3363

0.18%

AUDUSD

0.7064

0.35%

NZDUSD

0.5933

0.25%

USDJPY

157.09

-0.41%

USDCHF

0.7799

-0.27%

USDCAD

1.3647

-0.12%

GOLDUD

5152.48

0.70%

USD/IDR

16,906

0.00%

Fokus Emas:

  1. Konflik AS–Iran dan meningkatnya permintaan safe haven
  2. Pelemahan dolar AS serta antisipasi data ketenagakerjaan AS (NFP)

Kamis, 05 Maret 2026 – Harga emas naik ke kisaran US$5.152 per troy ons pada awal sesi perdagangan setelah ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya. Kenaikan ini terutama dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang kembali mendorong minat investor terhadap aset safe haven. Eskalasi konflik terjadi setelah laporan bahwa kapal selam militer Amerika Serikat menenggelamkan kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka yang menewaskan sedikitnya 80 orang, sementara sistem pertahanan udara NATO dilaporkan berhasil menghancurkan rudal balistik Iran yang diarahkan ke wilayah Turki.

Di sisi lain, pelemahan dolar AS turut memberikan ruang penguatan bagi harga emas. Kondisi ini meningkatkan daya tarik logam mulia tersebut di pasar global. Dalam kondisi volatilitas geopolitik yang tinggi, emas yang bersifat non-yielding asset cenderung diminati sebagai instrumen lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi maupun potensi tekanan inflasi yang dapat muncul dari gangguan rantai pasok energi global.

Dari sisi fundamental ekonomi, pelaku pasar juga mencermati perkembangan data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang akan dirilis pada akhir pekan ini. Laporan ADP Employment menunjukkan jumlah pekerja sektor swasta AS pada Februari meningkat lebih tinggi dari perkiraan. Sementara itu, berdasarkan survei Reuters, nonfarm payrolls (NFP) diperkirakan hanya bertambah sekitar 59.000 pekerjaan pada Februari, lebih rendah dibandingkan kenaikan 130.000 pekerjaan pada Januari. Data ini akan menjadi indikator penting bagi arah kebijakan suku bunga Federal Reserve, yang pada akhirnya berpotensi mempengaruhi pergerakan dolar AS dan prospek harga emas dalam jangka pendek.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $5.095 hingga $5.049, sedangkan resistance terdekat terletak di $5.196 hingga $5.251. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.948, sementara resistance jangka menengah berada di area $5.352.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

2:00am

USD

Beige Book

-

-

-

7:30pm

USD

Challenger Job Cuts y/y

-

-

117.8%

8:30pm

USD

Unemployment Claims

-

215K

212K

8:30pm

USD

Import Prices m/m

-

0.3%

0.1%

8:30pm

USD

Prelim Nonfarm Productivity q/q

-

1.9%

4.9%

8:30pm

USD

Prelim Unit Labor Costs q/q

-

2.0%

-1.9%

10:30pm

USD

Natural Gas Storage

-

-122B

-52B

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788