Home
>
News
>
Publication
>
Ketegangan Politik Amerika-China Menekan Harga Minyak
Ketegangan Politik Amerika-China Menekan Harga Minyak
Wednesday, 28 June 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0959

0.05%

GBPUSD

1.2751

0.09%

AUDUSD

0.6684

-0.73%

NZDUSD

0.6167

-0.73%

USDJPY

144.03

0.33%

USDCHF

0.8936

0.07%

USDCAD

1.319

0.16%

GOLDUD

1,915.50

0.64%

COFU 

68.2

-0.62%

USD/IDR

14990

0.03%

Fokus Crude Oil:

  • Kehati-hatian pedagang jelang forum Bank Sentral.
  • Pemerintah Amerika perimbangkan ekspor dengan China.

***************************************************************

Rabu, 28 Juni 2023 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak mundur akibat beberapa katalis negatif di pasar mulai dari forum pertemuan bank sentral hingga ketegangan politik China-Amerika.

Tekanan pada harga minyak mentah berasal dari transisi ekonomi di AS dan China bergabung dengan ketegangan China-Amerika. Selain itu, suasana kehati-hatian pedagang komoditas menjelang pidato bank sentral utama di Forum Bank Sentral Eropa (ECB) di Sintra juga memberikan tekanan penurunan pada sektor energi. optimisme ekonomi yang didukung oleh data AS yang optimis dan berita utama risiko positif dari Tiongkok, terutama seputar perbaikan Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) dan obrolan tentang lebih banyak stimulus, membela optimisme pasar.  Presiden AS Joe Biden mengatakan Selasa malam bahwa China memiliki masalah yang sangat besar. Komentarnya diikuti oleh berita Wall Street Journal (WSJ) yang mengatakan, “Pemerintahan Biden sedang mempertimbangkan pembatasan baru pada ekspor chip kecerdasan buatan ke China, karena meningkatnya kekhawatiran atas kekuatan teknologi di tangan saingan AS, menurut untuk orang-orang yang mengetahui situasinya.”

Selanjutnya, cetakan mingguan dari data inventaris Minyak American Petroleum Institute (API) masuk sebagai -2,408 juta versus -1,246 juta sebelum meletakkan dasar di bawah Harga Minyak. Di baris yang sama adalah dorongan produsen Minyak global untuk lebih banyak pengurangan produksi dan kegelisahan ekonomi makro. Serta data inventaris minyak resmi mingguan, yang dirilis oleh Administrasi Informasi Energi (EIA), diperkirakan -1,467 juta versus -3,83 juta sebelumnya dapat menghibur para pedagang Minyak. 

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $70 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $66 per barel.

Data Ekonomi Hari Ini

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USD - Goods Trade Balance

-

-93.3B

-96.8B

19:30

USD - Prelim Wholesale Inventories m/m

-

-0.1%

-0.1%

20:30

USD - Fed Chair Powell Speaks

-

-

-

21:30

USD - Crude Oil Inventories

-

-1.4M

-3.8M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 4050 7788